Menurutnya, pemerintah terus melakukan pendataan dan penyusunan prioritas agar penanganan infrastruktur dapat berjalan secara terencana. Sejumlah ruas jalan yang sebelumnya telah ditinjau, termasuk di wilayah selatan, juga telah masuk dalam rencana perbaikan.

“Jadi jalan rusak yang dikeluhkan masyarakat itu sangat banyak, dan sebagian sudah masuk ke rencana perbaikan. Cuma kan semua butuh proses, ada penginputan dan tahapan lainnya. Beberapa bulan lalu, kita sudah cek yang di wilayah selatan, juga akan diperbaiki,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bandung Barat, Fauzan Azima, menyampaikan bahwa seluruh program rehabilitasi infrastruktur tahun ini disusun berdasarkan hasil pemetaan di lapangan. Selain mengacu pada data teknis, pemerintah juga mempertimbangkan berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat mengenai kondisi jalan di wilayahnya.

Ananditha Nursyifa
Editor