“Kita prioritaskan perbaikan 34 ruas jalan dan 1 jembatan. Sudah dimulai sejak bulan Juni kemarin, dan mudah-mudahan di bulan September semuanya selesai tepat waktu,” ujar Jeje.
Ia menjelaskan bahwa akses jalan yang layak memiliki peran penting dalam memperlancar aktivitas masyarakat. Selain mempermudah mobilitas warga, kondisi jalan yang baik juga mendukung distribusi hasil pertanian serta membuka akses menuju kawasan yang memiliki potensi ekonomi, termasuk sektor pariwisata.
Jeje menilai kawasan selatan Kabupaten Bandung Barat memiliki peluang besar untuk berkembang apabila didukung infrastruktur yang memadai. Oleh sebab itu, peningkatan kualitas jalan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.
“Perbaikan jalan ini tentunya akan meningkatkan ekonomi daerah masing-masing, dan itu sangat penting dilakukan,” katanya.
Meski demikian, Jeje mengakui masih banyak ruas jalan yang mengalami kerusakan dan menjadi keluhan masyarakat. Ia meminta warga bersabar karena proses pembangunan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung Barat.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan