Ia memaparkan, kondisi HIV di Kota Bandung saat ini berada pada fase terkontrol dengan tren pengendalian yang positif, meskipun belum sepenuhnya stabil.
Pada tahun 2025, sekitar 80 persen orang dengan HIV di Kota Bandung telah mengetahui statusnya, sementara 63 persen menjalani pengobatan dan 45 persen telah mencapai viral load tersupresi.
“Target utama adalah mencapai 95-95-95 pada 2030, yaitu 95% ODHIV mengetahui statusnya, 95% dari mereka menjalani pengobatan, dan 95% dari yang diobati mencapai supresi virus masih menjadi tantangan. Salah satunya dipengaruhi oleh kepatuhan pengobatan dan kendala pemeriksaan viral load,” ujarnya.
Selain itu, jumlah tes HIV di fasilitas kesehatan Kota Bandung terus meningkat sebagai indikator kesadaran masyarakat.
Hingga November 2025, tercatat lebih dari 100 ribu tes HIV telah dilakukan dengan tingkat positivitas sekitar 1,04 persen, dan mayoritas kasus ditemukan pada kelompok usia produktif 20–49 tahun.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan