dok

Selain itu fasilitas berwisata yang aman, nyaman, dan berkesan tetap menjadi bagian utama yang harus diperhatikan.

‎Untuk kegiatan IHTF sendiri kata Adi, tidak hanya menjadi sarana penjualan paket perjalanan wisata ke luar negeri, termasuk haji dan umrah, tetapi juga menjadi momentum untuk mempromosikan Bandung sebagai destinasi wisata ramah Muslim.
Dan Pemkot Bandung menyambut baik penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Selama ini pembinaan terhadap destinasi wisata ramah Muslim di Kota Bandung terus dilakukan. Bahkan ada penilaian maupun perlombaan yang jadi pemicu bagi pengelola destinasi untuk meningkatkan kualitas fasilitas dan layanan, jika sudah memenuhi standar diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi.

‎”Mulai dari tempat kuliner, akomodasi penginapan, hingga pusat perbelanjaan. Termasuk juga kampung wisata kreatif dan objek wisata lainnya itu semua bisa menjadi destinasi ramah muslim,” katanya.

Rizki Oktaviani
Editor