Kurangi Pengangguran Kelurahan Pelindung Hewan Gelar Padat Karya

BANDUNG – Kurangi pengangguran sekaligus membersihkan drainase dari tumpukan sampah dan sedimen, Kelurahan Pelindung Hewan Kecamatan Astana Anyar mengajukan program Kegiatan Perluasan Kesempatan Kerja (Padat Karya) ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung.
Pengajuan tersebut diakomodir dan 55 warga yang tidak memiliki pekerjaan tetap bisa mengikuti program Padat Karya Disnaker.
“Yang pertama disini daerahnya padat penduduk jadi penganggurannya juga sangat lumayan dilihat dari DTKS Kelurahan Pelindung Hewan. Terus lihat situasi infrastruktur apalagi masih ada daerah banjir seperti di Inhoftank dan Nyengseret RW 03, 05, dan 06,” jelas Lurah Pelindung Hewan Hendra Yulianto usai apel Padat Karya, di halaman kelurahan, Rabu (22/2/2023).
Masih kata Hendra, selain banjir juga terjadi pendangkalan saluran drainase di Jalan Peta yang lumayan cukup berat.
“Makanya saya sebagai lurah mengusulkan mengajukan padat karya kepada dinas tenaga kerja yaitu untuk mengurangi pengangguran yang ada. Agar bisa sedikitnya membantu masyarakat khususnya yang tidak mempunyai pekerjaan sama sekali,” bebernya.
Jumlah pengangguran sendiri diakuinya ada sekitar 1000 lebih dari jumlah penduduk hampir sekitar 17 ribu lebih kepala keluarga (KK).
“7 – 8 ribu jiwa usia mulai dari 17 tahun keatas. Yang terserap hari ini 50 orang sesuai dengan pengajuan tingkat RW 5 orang per RW sesuai kebutuhan,” pungkasnya.
Di tempat yang sama Camat Astana Anyar Sabar Syukur mengatakan tahun ini pihaknya hanya mengusulkan satu kelurahan saja.
“Kelurahan Pelindung Hewan ini mengusulkan atau masuk di musrembang tahun lalu. Tahun depan semua mengusulkan, mudah mudahan semua bisa. Sebenarnya kelurahannyang pengajuan ada 3, baru ini satu,” jelas Sabar usai apel.
Lanjutnya, Kelurahan Pelindung Hewan ini terdapat banyak saluran merupakan terusan aliran dari hilir sungai. Sehingga sering terjadi penumpukan sampah ataupun peningkatan sedimen cukup tinggi sehingga sering terjadi penyempitan.
“Harapab kami ekonomi masyarakat ada tambahan lingkungan lebih baik. Dan terpenting pemeliharan, insyaallah pemeliharan nantinya oleh Gober ada 5 titik sasaran padat karya ini diantaranya jalan BKR dan jalan Inhoftank,” tutupnya.(kai)








