Kurangi Pengangguran Kelurahan Pelindung Hewan Gelar Padat Karya

BANDUNG – Kurangi pengangguran sekaligus membersihkan drainase dari tumpukan sampah dan sedimen, Kelurahan Pelindung Hewan Kecamatan Astana Anyar mengajukan program Kegiatan Perluasan Kesempatan Kerja (Padat Karya) ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung.

Pengajuan tersebut diakomodir dan 55 warga yang tidak memiliki pekerjaan tetap bisa mengikuti program Padat Karya Disnaker.

“Yang pertama disini daerahnya padat penduduk jadi penganggurannya juga sangat lumayan dilihat dari DTKS Kelurahan Pelindung Hewan. Terus lihat situasi infrastruktur apalagi masih ada daerah banjir seperti di Inhoftank dan Nyengseret RW 03, 05, dan 06,” jelas Lurah Pelindung Hewan Hendra Yulianto usai apel Padat Karya, di halaman kelurahan, Rabu (22/2/2023).

Masih kata Hendra, selain banjir juga terjadi pendangkalan saluran drainase di Jalan Peta yang lumayan cukup berat.

“Makanya saya sebagai lurah mengusulkan mengajukan padat karya kepada dinas tenaga kerja yaitu untuk mengurangi pengangguran yang ada. Agar bisa sedikitnya membantu masyarakat khususnya yang tidak mempunyai pekerjaan sama sekali,” bebernya.

Jumlah pengangguran sendiri diakuinya ada sekitar 1000 lebih dari jumlah penduduk hampir sekitar 17 ribu lebih kepala keluarga (KK).

“7 – 8 ribu jiwa usia mulai dari 17 tahun keatas. Yang terserap hari ini 50 orang sesuai dengan pengajuan tingkat RW 5 orang per RW sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

Di tempat yang sama Camat Astana Anyar Sabar Syukur mengatakan tahun ini pihaknya hanya mengusulkan satu kelurahan saja.

“Kelurahan Pelindung Hewan ini mengusulkan atau masuk di musrembang tahun lalu. Tahun depan semua mengusulkan, mudah mudahan semua bisa. Sebenarnya kelurahannyang pengajuan ada 3, baru ini satu,” jelas Sabar usai apel.

Lanjutnya, Kelurahan Pelindung Hewan ini terdapat banyak saluran merupakan terusan aliran dari hilir sungai. Sehingga sering terjadi penumpukan sampah ataupun peningkatan sedimen cukup tinggi sehingga sering terjadi penyempitan.

“Harapab kami ekonomi masyarakat ada tambahan lingkungan lebih baik. Dan terpenting pemeliharan, insyaallah pemeliharan nantinya oleh Gober ada 5 titik sasaran padat karya ini diantaranya jalan BKR dan jalan Inhoftank,” tutupnya.(kai)




Ruang Diskusi Kajian Kita, Jaring Aspirasi Warga

Ruang Diskusi Kajian Kita

KOTA BEKASI, Prolite – Pemerintah Kota Bekasi berkolaborasi dengan Jaringan Telusur menggelar kegiatan Ruang Diskusi Kajian Kita Mendengar dari Warga di Aula Kecamatan Jatisampurna pada Rabu (15/2) pagi.

Hadir pada kegiatan ini Wakil Ketua I DPRD Kota Bekasi Anim Imanuddin, Asisten Pemerintahan Lintong Dianto Putra, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Taufiq R Hidayat, Kapala Bagian Humas Setda Kota Bekasi Amsiyah, Plt. Camat Jatisampurna Nata Wijaya dan Lurah se-Kecamatan Jatisampurna.

Dalam sambutannya ketua pelaksana Michael Lengkong menyampaikan bahwa Jaringan Telusur terdiri dari beberapa Media yang berkolaborasi dengan Pemerintah daerah untuk dapat menjaring aspirasi langsung dari warga masyarakat dalam rangka peningkatan pelayanan publik.

Kegiatan ini merupakan kegiatan perdana dan nantinya kegiatan seperti ini akan diadakan di 12 kecamatan lainnya dengan beberapa kegiatan berupa Ruang Diskusi, Atraksi Seni Budaya, Bakti Sosial dan Bazar UMKM ujarnya

Hari ini kegiatan dibagi menjadi 2 sesi, sesi pertama kami mengangkat tema Pelayanan Publik Terpadu di Kecamatan dan sesi kedua nanti kami akan mengadakan dialog interaktif dengan tema UMKM, Perijinan dan Permodalan tambahnya.

Asisten Pemerintahan Lintong Dianto Putra yang mewakili Plt. Wali Kota Bekasi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan Kolaborasi Jaringan Telusur ini, karena untuk mensukseskan jalannya pelayanan publik tidak hanya tanggung jawab pemerintah tapi kolaborasi antara elemen masyarakat baik pers, ormas dan masyarakat diwilayah tentunya.

Upaya Pemkot Bekasi dalam percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik di kecamatan adalah dengan selalu memotivasi camat dan perangkat kecamatan guna memiliki kinerja yang baik dan bersinergi dengan perangkat daerah atau stakeholder terkait dalam meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat imbuhnya.

Pemkot Bekasi juga sambungnya mendorong kreatifitas dan inovasi serta sinergitas kinerja yang baik di kecamatan sehingga dapat bersama-sama berkomitmen mendorong kecamatan sebagai pusat pelayanan terdekat dengan masyarakat, sebagai pusat pemberdayaan masyarakat dan pusat pertumbuhan ekonomi dan sosial budaya.

Selain itu yang dilakukan oleh Pemkot Bekasi dalam peningkatan pelayanan adalah dengan menyelenggarakan penambahan waktu layanan malam hari dan pelayanan jemput bola bagi warga berkebutuhan khusus pungkasnya.

Diakhir sambutannya Asisten Pemerintahan ini menyampaikan harapan agar ruang diskusi ini dapat memberikan saran dan masukan yang membangun sehingga Pemkot Bekasi dapat meningkatkan kualitas dalam penyelenggaraan pelayanan publik serta dituntut selalu mampu dan cepat beradaptasi dengan segala perubahan agar dapat memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat.

Di kesempatan berbeda Camat Jatisampurna Nata Wijaya menyampaikan bahwa di Kecamatan Jatisampurna memiliki program pelayanan Peselam Jasam yaitu Pelayanan Senin Malam Jatisampurna yang di buka sejak pukul s.d WIB.

Saya berharap inovasi yang telah kita buat dapat bermanfaat untuk warga dan dengan kegiatan ini kami mendapat saran dan masukan dari warga masyarakat sehingga kami dapat memaksimalkan pelayanan untuk warga masyarakat.(rls/*red)




Smart City, Pelayanan Publik Wajib Terintegrasi Data

pelayanan publik

BANDUNG, Prolite – Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengintruksikan seluruh perangkat daerah untuk menghadirkan pelayanan publik terintegrasi dengan data terpadu.

Hal ini untuk menghadirkan pelayanan publik yang mudah, aman, cepat serta birokrasi kredibel dan transparan dalam penerapan konsep kota Cerdas (Smart City) Kota Bandung

Hal tersebut diungkapkan Ema saat memimpin rapat evalusi dan progres Smart City dan pelayanan publik di Balai Kota Bandung, Rabu 15 Februari 2023

“Smart city itu ujungnya perubahan dan kemudahan. Saya ingin segala sesuatu mudah. Semua ingin hanya dalam satu genggaman, apapun urusannya bisa selesai dengan mudah dengan berbasiskan data,” tegas Ema.

Ema menyebutkan, implementasi smart city dalam perspektif pelayanan untuk publik adalah membangun sistem berbasis data yang update, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya.

“Kalau sudah terkoneksi antar layanan untuk publik, akan memudahkan masyarakat. Misalnya masyarakat sudah tidak perlu melampirkan FC KTP dan lainnya. Karena data administrasi kependudukannya sudah teringrasi dengan seluruh layanan,” ujarnya.

“Kalau sistem sudah berjalan baik ini juga akan memotong birokrasi karena sudah satu data,” imbuhnya.

Untuk itu, Ema mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk menghindari ego sektoral dan berkolaborasi bersama.

Ema berharap, berbagai upaya menghadirkan kemudahan pelayanan dapat dirasakan oleh masyarakat luas.

“Kuncinya integrasi, untuk membuat layanan dalam satu genggaman, hak rakyat mendapatkan pelayanan prima yang mudah efektif dan efisien. Sehingga nanti ribuan aplikasi teringrasi dapat dirasakan kebermanfaatannya,” tuturnya.(rls/*kai)




Kobar, Urus Administrasi Sambil Kongkow

Kobar

KOTA BEKASI, Prolite – Warga masyarakat Kecamatan Bekasi Selatan yang ingin membuat kebutuhan administrasi diri ataupun pelayanan publik ekstra, pada saat ini tidak perlu repot – repot untuk mengurus ke kantor, cukup hadir di Kelurahan Jakasetia Kecamatan Bekasi Selatan pada hari ini rabu 15 Pebruari 2023 dengan pelayanan ekstra Kongkow Bareng ( Kobar ) dan pelayanan Publik.

Camat Bekasi Selatan, Karya Sukma Jaya mengajak seluruh warga Bekasi Selatan yang ingin mengurus administrasi pada hari ini berpusat di Kelurahan Jaka Setia, karena program KOBAR ini sudah berjalan sejak bulan Januari 2023, dilaksanakan setiap bulan setiap Hari Rabu bergilir ke Kelurahan di Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

“Tidak ingin merepotkan warga tepatnya, program KOBAR ini sudah berjalan berminggu minggu usai diresmikan oleh Plt. Wali Kota Bekasi di Kelurahan Pekayon Jaya lalu, terdapat beberapa pelayanan yang berkerjasama dengan instansi lain, juga ada pelayanan SIM Keliling, Samsat Keliling dan lainnya.” Ujar Karya.

Pada hari ini, di Kelurahan Jaka Setia tepatnya di Jalan Bultok RT 03 RW 09 terdapat pelayanan publik diantaranya ;

• Pelayanan administrasi kependudukan dari Disdukcapil
• Kerjasama dari RS Hermina Galaxy dan Klinik Parahita untuk mengecek darah, gula, asam urat dan kolesterol.
• Uptb PLKB Bekasi Selatan melayani penimbangan balita dan bayi, Pil KB, Alat Kontrasepsi, dan penyuluhan stunting.
• Bank BJB pembayaran BPHTB, Samsat, PBB dan pelayanan Kartu ATM.
• Dpmptsp melayani permohonan NIB
• Kerjasama Imigrasi mengenai pelayanan pembuatan paspor
• dan pelayanan UPTD Puskemas Jakasetia untuk vaksinasi booster,
Juga didukung BPJS Kesehatan, BPJS Ketenaga Kerjaan, Polres Metro Bekasi, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pendqpatan, Dinas UMKM, Klinik Parahita, KPP Pratama Bekasi Barat, Samsat Bekasi, Dukcapil, Bank BJB, Dinas Kesehatan dan Steakholder lainnya.

Ditegaskan oleh Camat Bekasi Selatan bahwa pelayanan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik baiknya oleh warga yang mungkin tidak sempat mengurus saat kerja, jika sudah tau penjadwalannya maka bisa disempatkan untuk mengurus kepentingan adminitrasi diri.

Sumber : PPID Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.




Bunda Literasi: STOP Bullying!

Bunda Litersi - Stop bullying

KOTA BEKASI, Prolite – Bunda Literasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto fokus dan mengajak berbagai pihak memerangi perundungan, Stop Bullying ! Hal tersebut ia sampaikan saat mengunjungi sekolah didaerah Mustikajaya dalam kegiatan gali potensi siswa.

Istri dari Plt Wali Kota Bekasi itu juga menyatakan akan mendukung kampanye dalam memerangi penindasan atau perundungan disekolah. Menurutnya bullying atau perundungan tidak sesuai dengan nilai maupun budaya bangsa Indonesia.

Dalam kunjungan itu, Wiwiek Hargono mengajarkan keterampilan inklusif kepada anak-anak serta mendesak siswa untuk bersikap hormat dan selalu menyebarkan kebaikan antara satu sama lainnya.

“Saling menolong dalam kebaikan dan kepedulian, menanamkan nilai-nilai Pancasila sehingga anak-anak memiliki karakter yang baik,” ujarnya kepada para siswa.

Bunda Literasi juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan para pendidik dan siswa.

Wiwiek Hargono Tri Adhianto menekankan pentingnya peran dari berbagai pihak untuk mensosialisasikan. Hal tersebut diutarakan sebagai bagian dari kampanye anti-bullying, Stop Bullying !

“Bersama membahu-bahu sosialisasikan kepada masyarakat luas, karena bullying dapat menjatuhkan mental anak dan berdampak buruk pada tumbuh kembang anak,” kata Wiwiek Hargono

Membimbing anak kearah positif, lanjut Wiwiek menyampaikan dapat mendorong anak-anak lebih berprestasi dan percaya diri akan potensi yang dimiliki.

“Dengan memberikan perhatian yang lebih khusus, membimbing kearah yang postif mendorong anak-anak tercinta untuk berprestasi dan percaya diri akan potensi yang dimiliki,”tutup Bunda Literasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto.(rls/red)




Kenaikan Harga Beras Sumbang Inflasi

kenaikan harga beras

BANDUNG, Prolite – Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Bambang Promono mengatakan kenaikan harga beras di Kota Bandung rupanya menyumbang inflasi 2,9 persen.

“Jadi upaya operasi pasar dengan harga beras dibawah HET berharap deflasi tidak sebabkan kenaikan. Bulan depan kita lihat lagi inflasinya akan terus kita lakukan, sekarang yang beli 2 kantong atau 10 kg kan itu cukup untuk sebulan,” jelas Bambang usai menghadiri operasi pasar beras di Bulog Cabang Bandung.

“Kalau permintaan turun harga akan turun juga kan. Selain beras kemarin kenaikan pdam, bawang, ini biasa terjadi jekang hari besar keagamaan,” tutupnya.

Sementara itu Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan kota Bandung mendapat kuota kg akan dibagikan di 30 kecematan.

“Masing kecamatan dapat kg itu dipaking per 5 kg dadat 4000 paking. Ini syarat untuk warga sini maksimal 2 kantong per 5 kg dengan syarat KTP Bandung dengan harga per kg ” jelas Yana.

Selain beras, Yana juga berharap Kota Bandung bisa mendaparatkan tambahan suplay minyak goreng, terlebih MinyaKita.

“Jika kita mendapat tambahan subsidi, maka kami bisa menjual HET,” tambahnya.

Disinggung mengenai kemungkinan adanya penimbunan, Yana mengatakan, hingga sekarang tidak meemukan oknum pedagang yang menimbun minyak goreng.

“Mudah-mudahan tidak ada ya. Kita juga kan sekarang ada perwakilan dari kejaksaan unntuk memastikan tidak ada oknum pedagan nakal yanng melakkan penimbunan,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Perum Bulog Cabang Bandung, Yuliani Alzam mengatakan, meski pihaknya mensuplay kebutuhan Operasi Pasar (OP) di Kota Bandung, namun dipastikan stok beras aman setidaknya hingga Ramadhan.

“Kalau stok beras pasti ada, hanya saja memang harganya yang cukup tinggi,” terangnya.

Untuk beras yang dijual pada OP ini, Yuliani mengatakan, semua dalam kondidi baik dan layak untuk dikonsumsi. Bahkan masuk ke level medium dengan hargadi bawah HET.(kai)




Bekasi Wedding Exhibition, Bangkitkan Ekonomi Kreatif

Bekasi Wedding Exhibition

KOTA BEKASI, Prolite – Gelaran pameran terbesar Bekasi Wedding Exhibition ke-10 yang diselenggarakan oleh Jakarta Event Enterprise Ballroom Group akan kembali hadir pada tanggal 17-19 Februari 2023 bertempat di Grand Galaxy Convention Hall lantai 2.

Dalam hal ini Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi juga stakeholder terkait turut serta mendukung kegiatan tersebut guna terselenggaranya acara.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi, Abi Hurairah mengatakan Event ini merupakan upaya memberikan kemudahan bagi masyarakat dan juga dalam rangka membangkitkan perekonomian ekonomi kreatif Kota Bekasi.

“Akan ada kolaborasi pelayanan dalam event ini, antara lain layanan perizian DPMPTSP dan konsultasi kesehatan pra nikah bagi calon pengantin dari Dinas-Dinas terkait juga masih banyak pelayanan lain”. Ujar Abi

Dalam Pameran Bekasi Wedding Exhibition akan banyak menghadirkan lebih dari 60 vendor terbaik yang bukan hanya berasal dari Bekasi namun juga dari Jakarta dan sekitarnya termasuk Jawa Barat pada umumnya.

Pengunjung dapat melihat dan membandingkan secara langsung vendor mana yang terbaik untuk nantinya dipilih. Tiket masuk dapat dipesan melalui . Dapatkan Grand Prize seperti, Sepeda Motor, Iphone, Honeymoon ke Bali, Logam Mulia, Wedding Ring dan Hadiah Langsung menarik lainnya.

Juga dalam giat pameran tersebut akan banyak menampilkan pertunjukan seperti Fashion Show, Talk Show, Mini Beauty Class, Dance, Health Talk by Prodia dan masih banyak lagi.(rls/red)




Viral Tarif Parkir Bus 150 Ribu, Ini Kata Dishub

BANDUNG, Prolite – Belum lama ini, viral tarif parkir bus di media sosial. Bus yang kena ‘ketok’ tarif parkir di pinggiran Jalan Kebon Kawung, Kota Bandung dekat toko oleh-oleh Kartika Sari sebesar Rp150 ribu untuk satu bus.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) memberikan klarifikasi terkait adanya tarif parkir ilegal tersebut.

Humas UPT Pengelolaan Perparkiran Dishub Kota Bandung, Rizky Maulana Yusuf mengatakan, dari hasil klarifikasi lapangan, ditemukan fakta bahwa yang melakukan ‘ketok’ harga parkir tersebut merupakan juru parkir (jukir) ilegal bukan dari juru parkir resmi Dishub.

“Terkait viral tarif parkir bus yg di Jalan Kebon Kawung, sudah klarifikasi bahwa jukir tersebut merupakan jukir preman. Ketika selesai jam kerja jukir resmi, jukir preman tersebut masuk,” katanya.

Untuk diketahui lanjut Rizki, tarif resmi parkir pelayanan parkir zona pusat kota untuk bus yakni sebesar Rp per jam.

Agar tidak terulang kejadian serupa, Dishub terus melakukan operasi bersama dengan Kepolisian dan TNI untuk menindak juru parkir ilegal di Kota Bandung.

“Kita bergabung dengan bidang pengendalian dan operasi, TNI serta Polri melakukan penindakan,” katanya.

“Namun, saat penindakan suka kucing-kucingan dengan petugas, disaat kami pergi mereka datang lagi,” imbuhnya.

Ia mengimbau, masyarakat untuk parkir di tempat resmi dan dengan juru parkir yang berseragam resmi serta dengan resmi.

Berikut merupakan ciri-ciri karcis parkir resmi dari UPT Parkir Dishub Kota Bandung; yakni terdapat nomor seri, cap pemerintah kota Bandung dan tertera tarif parkir satu jam pertama dan berikutnya.

Selain itu, ada pewarnaan karcis parkir resmi untuk pusat kota berwarna hijau, daerah penyangga berwarna merah muda, dan pinggiran berwarna kuning.

“Kalau di luar itu jangan diterima masyarakat,” kata dia.

Bagi masyarakat yang mendapati pelanggaran dan kejanggalan terkait parkir dapat menghubungi hotline WhatsApp 081818620165 atau menghubungi email @.

Juga dapat melakukan laporan melalui sosial media Instagram @uptparkirkotabandung dan layanan Lapor melalui . (rls/kai)




MinyaKita Langka, Yana: Permintaan Tinggi

minyakita

BANDUNG, Prolite – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana angkat bicara soal minyak goreng curah bermerk MinyaKita langka.

Yana menuturkan, MinyaKita langka itu diperkirakan karena suplai berkurang. Sedangkan permintaan semakin tinggi. Bahkan momentum dalam menjelang hari besar keagamaan.

“Sekarang meningkat karena menjelang hari besar keagamaan, kita harap coba cek dengan dinas juga Satgas Pangan. Apakah barang itu ditahan atau tidak ada?” beber Yana, Senin 13 Februari 2023.

Atas hal itu Yana berharap, pemerintah pusat bisa membantu daerah untuk melaksanakan operasi pasar.

“Pemerintah pusat mudah-mudahan bisa membantu untuk melakukan operasi pasar,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menegaskan, pembelian minyak goreng rakyat atau MinyaKita tidak perlu menggunakan kartu tanda penduduk (KTP).

Ia memastikan, penjualan MinyaKita hanya dapat dilakukan di pasar tradisional. Ini merupakan upaya untuk mencegah kelangkaan minyak goreng yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Dilansir dari

Kementerian Perdagangan (Kemendag) baru saja mengeluarkan kebijakan baru tentang pembelian MinyaKita. Berdasarkan Surat Edaran No 3 Tahun 2023 tentang Penjualan Minyak Goreng Rakyat, pembelian MinyaKita hanya diperbolehkan 10 kilogram per orang dan per hari.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Elly Wasliah menyebut tiga pasar di Kota Bandung akan mendapatkan tambahan pasokan Minyakita sebanyak 30 karton atau 360 liter Minyakita oleh Satgas Pangan per bulan.

Ketiga pasar tersebut yakni, Pasar Sederhana, Pasar Kiaracondong, dan Pasar Kosambi. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kekurangan pasokan Minyakita di masyarakat. (rls/kai)




Bunda PAUD: Kolaborasi Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan

Bunda PAUD

KOTA BEKASI, Prolite – Bunda PAUD Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto kunjungi SPS Sari Ayu 5 Bantargebang, Kota Bekasi.

Kehadiran Bunda PAUD bersama Kabid PAUD Anhar disambut hangat dan keceriaan anak-anak SPS Sari Ayu 5. Selain menyapa anak-anak dan para guru, Wiwiek juga menyerahkan bantuan berupa Laptop, Alat tulis dan Susu.

Pemberian bantuan tersebut sebagai bentuk dukungan kepada SPS Sari Ayu 5 dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan PAUD baik dari segi perlengkapan pendukung maupun segi kesehatan para murid.

“Alhamdulillah, menyapa anak-anak Kota Bekasi yang hebat dan keren. Disambut dengan senyum keceriaan serta berbagai bakat yang ditunjukan. Berkolaborasi dengan stakeholder memberikan bantuan untuk SPS Sari Ayu 5. Bentuk nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan PAUD,” jelas Wiwiek Hargono Tri Adhianto yang juga merupakan istri dari Plt. Wali Kota Bekasi.

Wiwiek Hargono Tri Adhianto juga mengutarakan akan terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan sejak dini , guna mempersiapkan generasi unggul di masa Indonesia Emas.

“Hak-hak dasar harus dipenuhi dan menjadi tanggungjawab kita bersama. Untuk mempersiapkan generasi dimasa depan,” kata Wiwiek Hargono Tri Adhianto

Ditempat yang sama Kepala Sekolah SPS Sari Ayu 5 Bantargebang Sri Wuryawetari, menyampaikan rasa terimakasih atas dukungan dari Bunda PAUD Kota Bekasi beserta stakeholder yang peduli akan peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini. (rls/red)