HUT Kota Bekasi, Gelar Lomba Video Dokumenter Tingkat SMP

HUT Kota Bekasi, Lomba Video Dokumenter

KOTA BEKASI, Prolite – Dalam rangka memperingati HUT Kota Bekasi yang ke-26, Dinas Pendidikan Kota Bekasi melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya menggelar lomba Video Dokumenter Tingkat SMP se-Kota Bekasi di Balai Kota Bekasi, Kamis (9/3/2023)

Acara dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Drs. Deded Kusmayadi dan turut hadir perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bekasi Drs. Kepala Bagian Humas Setda Kota Bekasi, Dra. Amsiyah, Subkor Hudokin Humas Setda Kota Bekasi Diah Setiyawati, ., M.A, Perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi Titien Supriatin, , , MGMP Informatika Valentino Nicko, .

Sebanyak 94 Tim Peserta Mengirimkan Karya Lomba Video Dokumenter untuk memperebutkan piala bergilir dan piala tetap dalam acara tersebut.

Sebagai rangkaian acara, Perwakilan Siswa-siswi menampilkan Unjuk Bakat seperti Tari Tradisional, Paduan Suara, Band, serta penampilan lainnya.

Baca Juga: KOBAR Sambut HUT Kota Bekasi

Giat ini bertujuan untuk pembentukan karakter bangsa melalui pengembangan kearifan lokal yang ada di Kota Bekasi juga para peserta menjadi lebih paham mengenai perkembangan dan sejarah yang ada di Kota Bekasi.

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Pendidikan Drs. Deded Kusmayadi menuturkan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk motivasi untuk anak-anak dalam berkarya dengan melestarikan Kebudayaan khususnya di Kota Bekasi.

“Kegiatan ini kalau tidak di gali dan tidak dilibatkan akan musnah, artinya memang jika tidak ada yang melestarikan akan punah dengan sendirinya,“ paparnya.

Dukungan yang segambar dengan visi Kota Bekasi juga turut dituturkan beliau.

“Searah dengan Visi Kota Bekasi, perlombaan ini menjadikan bibit bangsa yang kreatif dan menggambarkan generasi penerus yang berbudaya.” ujar Deded.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Berikan Bantuan Fasilitas Sanitasi

Acara ditutup dengan pengumuman para pemenang dari lomba paduan suara dan lomba dokumenter. Adapun pemenang dari lomba dokumenter diraih oleh SMPN 2 Bekasi sebagai Juara 1 dan Juara 2, disusul oleh SMP Al-Azhar 9 sebagai Juara 3.
Sementara, Juara Harapan 1 diraih oleh SMPN 1 Bekasi, Juara Harapan 2 diraih oleh SMPN 12 Bekasi, dan SMPN 56 Bekasi sebagai Juara Favorit.

Melalui lomba ini diharapkan para siswa berbagai sekolah dapat menumbuh kembangkan kreativitas dan produktivitas untuk melahirkan karya besar yang mampu menginspirasi generasi muda untuk lebih baik.(rls/red)




Yana: Pejabat Wajib Laporkan Harta Kekayaan dan Pajak

Ilustrasi Lapor Harta Kekayaan dan SPT.

BANDUNG, Prolite – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengimbau agar para pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung taat laporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) perorangan yang berakhir pada 31 Maret 2023.

“Saya sudah minta di grup pimpinan para Kadis dan eselon 2 untuk lapor pajak. LHKPN saya sudah lapor di pertengahan Januari,” ungkap Yana di Balai Kota Bandung, Rabu 8 Maret 2023.

“Kemarin pajak bulan Februari sudah lapor. Saya harap sebelum 31 Maret teman-teman sudah lapor kewajibannya,” imbuhnya.

Ia pun mengimbau agar para pejabat tidak memamerkan harta kekayaan yang diperoleh. Meski ia mengakui jika saat menjadi pejabat, banyak fasilitas yang didapatkan.

“Saya sering dapat bayaran saat menjadi narasumber. Ada gaji juga. Sekarang, saya juga dapat fasilitas. Saya biasanya beli odol, sekarang odolnya disiapkan. Saya juga biasanya beli bensin. Sekarang bensin difasilitasi. Uang itu jadi saving (tabungan) buat saya,” katanya.

Oleh karena itu, ia mengatakan, naiknya kekayaan yang diperoleh para pejabat selama masih berada di batas tertentu, tidak perlu menjadi permasalahan.

“Memang pejabat itu mendapatkan beragam fasilitas, tapi dalam batas tertentu. Belanja yang biasanya dikeluarkan ya, jadi kita saving (tabung),” tuturnya.

Perlu diketahui, SPT merupakan dokumen yang digunakan oleh wajib pajak untuk melaporkan perhitungan serta pembayaran, objek pajak dan atau bukan objek pajak, dan atau harta dan kewajiban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan.

“Pajak bagi pemerintah penting karena merupakan sumber pendapatan yang akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur, pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan, serta pelayanan publik pada umumnya,” jelasnya.

Yana menegaskan, Pemkot Bandung berkomitmen terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar dan melaporkan pajaknya. Hal ini dimulai dari kesadaran para penyelenggara negara dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bandung.

“Dalam menyelenggarakan pemerintahan, transparansi dan akuntabilitas adalah yang utama bagi kami. Sebab dengan prinsip inilah zona integritas wilayah birokrasi bersih dan melayani Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (ZI – WWBM) dapat tercipta,” ucapnya.(rls/kai)

Baca Juga:

Ancol Creative Centre, Ikon Baru Industri Kreatif

Tekan Sampah, Kaji Ulang PLTSa




KOBAR Sambut HUT Kota Bekasi

KOBAR-jelang HUT

KOTA BEKASI, Prolite – Pelaksanaan Kongkow Bareng dan Pelayanan Publik (KOBAR) Kecamatan Bekasi Selatan digelar di Kelurahan Jakamulya tepatnya di RW 13 Perumahan Satria Mandala, dengan pelayanan publik yang berkoordinasi dengan beberapa perangkat daerah seperti Bapenda, Disnaker, Dinkes dan beberapa pelayanan lainnya.

Dihadiri oleh Plt. Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono yang ikut serta dalam pelaksanaan KOBAR yang juga dirangkaikan dengan menyambut Hari jadi Kota Bekasi ke 26 Tahun yang di isi dengan Parade makan bersama menu Nusantara, Jalan santai,dan Festival seni dan budaya nusantara pelajar.

Wiwiek Hargono mengapresiasi kegiatan tersebut karena pelayanan publik bagi warga sangat diperlukan untuk memudahkan masyarakat, juga dalam menyambut HUT Kota Bekasi ke 26 dengan rangkaian ini menjadi salah satu tradisi yang harus di teruskan.

“Parade makanan nusantara adalah kebudayaan yang harus diteruskan, karena dari makanan nusantara saja sudah ada banyak yang menjadi ciri khas di Indonesia, saya terima kasih kepada Camat dan Lurah karena terus melestarikan kebudayaan ini.” Kata Wiwiek.

Selanjutnya, Plt. Ketua TP PKK juga memberikan kepada para peserta jalan santai yang mengikuti kegiatan ini dengan dihadiahi doorprise yang menarik bersama Camat dan Lurah se Kecamatan Bekasi Selatan.

Camat Bekasi Selatan, Karya Sukma Jaya mengingatkan kepada warga Bekasi Selatan untuk peringatan KOBAR ini akan ada setiap minggunya, jadi diharapkan bagi warga yang dalam kesulitan mengenai pelayanan publik tidak harus mengurus di Kantor, bisa langsung di acara ini.

“Dalam memudahkan masyarakat di pelayanan publik ini, KOBAR menjadi solusi terbaik karena banyak untuk pelayanannya.” Kata Camat.(rls/red)




Tekan Sampah, Kaji Ulang PLTSa

Ilustrasi PLTSa Gedebage

BANDUNG, Prolite – Untuk menekan jumlah sampah yang menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali mengkaji ulang kebutuhan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, Dudy Prayudi di Balai Kota Bandung, Rabu 8 Maret 2023.

“Saat ini kita sedang koordinasi dengan Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) dikomandoi oleh Bappelitbang. Melihat dari aspek yuridis, hukum, dan aspek lainnya sesuai dengan regulasi yang ada,” aku Dudy.

Perlu diketahui, Pemkot Bandung sempat berencana membangun PLTSa di kawasan Gedebage setelah bencana longsor di TPA Leuwigajah. Untuk itu, Pemkot Bandung telah bekerja sama dengan PT BRIL.

Namun menurut Dudy, dari 2013 hingga sekarang tentu sudah banyak aturan yang berubah. Oleh karena itu, untuk memastikan hal tersebut, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kemenkomarves.

“PT. BRIL (Bandung Raya Indah Lestari) memang sedang melakukan penghitungan ulang. Kajian 2013 harus diupdate contohnya contohnya dari sisi biaya. Kalau tenggat waktu nanti akan dibahas kembali,” katanya.

Ia menuturkan, strategi lain untuk penanganan sampah sambil menunggu keputusan PT. BRIL di antaranya dengan mengoptimalkan program Kang Pisman.

“Kita masih menggunakan TPA Sarimukti karena Legok Nangka belum bisa digunakan. Kita jalankan dengan Kang Pisman. Sudah tersebar di 180 kawasan bebas sampah. Kalau dari sisi jumlah memang belum menyesuaikan, setidaknya mengurangi,” ungkapnya.

Berbagai metode lain juga dilakukan, seperti kompos, magotisasi, biodigester, dan RDF. Tahun ini akan dibangun tiga tempat pengolahan sampah terpadu yang metodenya sama dengan di Cicukang Holis, tapi kapasitasnya lebih besar.

“Di Holis itu bisa olah sampah sampai 10 ton per hari. Kalau tiga lokasi yang nanti dibangun bisa mencapai akumulasi 100 ton sampah per hari,” paparnya.

“Bahkan, tahun depan akan dibangun di tiga lokasi lagi, yakni Pasir Impun, Jelekong, dan Taman Sehati. Dengan upaya tersebut, bisa mengubah tempat penampungan sampah menjadi tempat pengolahan sampah. Sehingga setidaknya bisa mengurangi sampah yang dikirim ke TPA,” jelasnya.

Dudy mengatakan, saat ini ada perusahaan tekstil di Bandung yang sedang bekerja sama dengan Pemkot Bandung untuk menyerap Refuse-derived fuel (RDF) ini.

Meski sebenarnya kebutuhannya besar, tapi produksinya saat ini masih kecil. Dari 10 ton sampah yang diolah RDF, hanya menghasilkan 3-4 ton.

“Ini kita melakukan kerja sama dengan pabrik tersebut didampingi oleh BRIN. Karena kami ingin memastikan RDF yang dihasilkan oleh kita ini cocok untuk pabrik tekstil,” tuturnya.(rls/kai)

Baca Juga:

Sampah Faktor Utama Pencemaran Sungai

Ancol Creative Centre, Ikon Baru Industri Kreatif

Kolam Retensi Gedebage, Solusi Tuntaskan Banjir




Antisipasi Kanker Serviks, Gelar IVA Test

IVA Test - Kanker Serviks

KOTA BEKASI, Prolite – Guna mencegah kasus penyakit tidak menular (PTM) khusunya penyakit kanker serviks di Kota Bekasi.

TP PKK Bantargebang berkolaborasi dengan Puskesmas Bantargebang melaksanakan kegiatan Iva Test (tes inspeksi visual asetat).

Plt Ketua TP PKK Wiwiek Hargono Tri Adhianto saat meninjau pelaksaan kegiatan tersebut mengatakan adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang bahaya dari kanker serviks secara dini, karena jumlah kasus penyakit ini sangat tinggi dan bersifat sangat ganas.

“Dengan adanya IVA Test ini diharapkan segera terdeteksi sedini mungkin akan dapat mengurangi resiko kematian dan dapat disembuhkan” ucapnya.

Ia juga mengatakan kegiatan Iva Test ini merupakan salah satu program kerja sekaligus agenda sosialisasi bahwa TP PKK, berkolaborasi lembaga kesehatan lainnya dalam membantu pemerintah memberikan pengetahuan, pemahaman dan pendampingan dalam pengobatan kanker, khususnya di Kota Bekasi

Dikesempatan kesempatan itu, Wiwiek Hargono Tri Adhianto juga mengatakan bahwa IVA Test bertujuan untuk mengupayakan penanggulangan kanker dengan menyelenggarakan kegiatan di bidang promotif, preventif dan supportif.

“Kami menyadari bahwa penanggulangan hanya akan berhasil bila dilakukan oleh semua pihak, baik pemerintah, organisasi profesi, lembaga swadaya masyarakat, swasta dan badan usaha lainnya. oleh karena itu, kami senantiasa berupaya untuk dapat berainergi dan bekerja sama dalam penanggulangan penyakit kanker” ujar Wiwiek Hargono Tri Adhianto

Dengan itu tak lupa Wiwiek juga menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan ini. Menurutnya ini merupakan cerminan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi yang baik. bagaimana semua stakeholder dan pemangku kepentingan bekerja sama untuk mensukseskan kegiatan ini.

“tentu ini yang harus kita kombinasikan, bagaimana mengedukasi dan mempromosikan sehingga kegiatan ini terutama kanker serviks dapat difahami secara baik oleh masyarakat dan bukan lagi merupakan sesuatu aib atau tabu, karena deteksi secara dini dapat mengurangi resiko dan juga dapat disembuhkan” pungkasnya

Beliau juga mengingatkan bahwa leading sektor pada kegiatan ini adalah Dinas kesehatan, bagaimana mentransformasikan kepada masyarakat sehingga pemeriksaan melalui IVA Test ini menjadi familiar.

“ini suatu tindakan pemeriksaan sederhana, kemudian apa tindak lanjut dari iva test itu adalah bagaimana kita lakukan screening dengan pendekatan papsmear tadi, kegiatan iva test ini sesungguhnya ini merupakan tupoksi dinas kesehatan didukung oleh TP. PKK diperkuat sehingga informasi mengenai iva test ini dapat dikampanyekan kepada masyarakat” ucapnya.

Turut hadir mendampingi Plt Ketua TP PKK, diantaranya Ketua TP PKK Kecamatan Bantargebang dan pengurus, serta jajaran Puskesmas Bantargebang.(rls/red)




Pemkot Bekasi Berikan Bantuan Fasilitas Sanitasi

Fasilitas Sanitasi tangki septik

KOTA BEKASI, Prolite – Dalam rangka mewujudkan tempat tinggal dengan fasilitas sanitasi yang layak, hal tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kota Bekasi terhadap warga Kota Bekasi, khususnya untuk warga tidak mampu.

Hal tersebut diwujudkan melalui pemberian bantuan Sanitasi Layak Tangki Septik untuk 75 rumah di Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna yang diserahkan langsung secara simbolis oleh Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto pada Selasa (07/03).

“Sebuah bentuk perhatian kami kepada para warga yang tidak mampu untuk mendapatkan tempat tinggal dengan fasilitas sanitasi yang memadai, sehingga hidup sehat dapat tercipta ditengah lingkungan keluarga yang sehat,” ucap Tri.

Dalam mewujudkannya Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan bersinergi baik bersama Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di wilayah tersebut.

“Terima kasih juga saya sampaikan kepada KSM sudah cepat dan sigap bergerak menjembatani kami langsung turun memantau kebutuhan warga,” tambah Tri.

Tri Adhianto pun juga menegaskan bahwa, “guna meningkatkan dan menggencarkan program ini ke depannya, maka Disperkimtan, Camat, dan Lurah akan melakukan pemantauan ke wilayah secara intens, mana saja rumah tangga yang masih membutuhkan bantuan serupa, agar lebih merata penerima manfaatnya dan juga target syarat pemenuhan fasilitas layak sanitasi di Kota Bekasi meningkat,” pungkas Tri.(rls/red)

Baca juga:

Fun Walk CFD, Menuju Hari Jadi Kota Bekasi

INACRAFT, Bangkitkan Pasar Produk Lokal Berkualitas




Wiwiek: Guru PAUD Berperan Penting Pembentukan Karakter

Bunda PAUD-apresiasi Guru PAUD

KOTA BEKASI, Prolite – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto yang merupakan istri dari Plt Wali Kota Bekasi menyebutkan bahwa dirinya sangat mengapresiasi dan memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian para guru PAUD.

Apresiasi tersebut tidak lain atas kinerja para guru PAUD yang tanpa lelah mendidik anak-anak menuju generasi Indonesia emas terutama di Kota Patriot.

“Mecetak cikal bakal penerus bangsa. Pendidikan yang didapatkan anak usia dini sangat berarti hal tersebut tak lepas dari peran pendidik. Oleh sebab itu, maka sudah selayaknya bersama, kita berikan apresiasi bagi guru-guru,”kata Bunda PAUD Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto saat mengunjungi PAUD Pelangi , Jati Raden, Jatisampurna, Kota Bekasi

Dikatakannya bahwa dalam mendidik anak usia dini ini tentu bukan hal yang mudah, butuh proses dan kesabaran dan ketulusan agar bisa menjadikan anak-anak terbiasa dengan lingkungannya.

“Oleh sebab itu, saya selaku Bunda PAUD mengucapkan banyak terima kasih kepada guru guru yang mana kita ketahui mempunyai peranan yang teramat penting dalam mendidik dan membentuk karakter anak-anak dalam periode golden age,”ucap Wiwiek Hargono Tri Adhianto

Selain itu, Wiwiek juga menyampaikan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan awal dari pendidikan yang lebih tinggi dan menjadi kunci untuk kesuksesan pada tingkat pendidikan selanjutnya.

“Memang sebagian orang mungkin profesi pendidikan PAUD itu remeh, akan tetapi pendidikan PAUD ini merupakan pondasi dasar untuk anak belajar tentang pengetahuan yang mana ini penting untuk tumbuh kembang anak selanjutnya”, jelas Bunda PAUD Wiwiek Hargono.

Dikesempatan itu, Bunda PAUD berkolaborasi dengan stakeholder yang peduli akan kemajuan PAUD, memberikan bantuan berupa satu unit Laptop dan perlengkapam sekolah kepada PAUD Pelangi.(rls/red)

Baca juga:

Festival Qosidah Syarikat Islam, Tingkatkan Iman Taqwa

Wiwiek Ajak Lindungi Anak dari Kekerasan




Sampah Faktor Utama Pencemaran Sungai

BANDUNG, Prolite – Pada tahun 2022, dari 24 sungai di Kota Bandung, kualitas 20 sungai di antaranya sudah membaik. Sedangkan sisanya, masuk kategori cemar sedang.

“Ada beberapa lainnya memang masih masuk tercemar ringan. Maka dari itu, kita membuat kajian mengenai penyebab terjadinya pencemaran sedang pada empat sungai tersebut. Selanjutnya kita akan turun ke lapangan untuk tindak lanjut terhadap penyebab pencemaran,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, Dudy Prayudi.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya, salah satunya dari limbah domestik.

“Salah satu upaya yang bisa kita optimalkan yakni dengan 100 persen Open Defecation Free (ODF) untuk meningkatkan kualitas air sungai yang dari cemar sedang ke cemar ringan,” jelasnya.

Selain itu, permasalahan sampah pun masih menjadi PR untuk menciptakan kebersihan di Kota Bandung. Dudy mengatakan, selama sarana prasarana jalan di TPA Sarimukti belum diperbaiki, maka kondisinya akan seperti ini terus. Meski saat musim kemarau tidak terlalu berpengaruh.

“Ya untuk saat ini kita tingkatkan program Kang Pisman yang sudah berjalan. Kita ubah tempat penampungan sampah jadi tempat pengolahan sampah. Jadi sampah diolah bukan ditampung. Kalau ini kita laksanakan di seluruh TPS, bisa mengurangi sampah yang dikirim ke TPA,” paparnya.

Pengolahan sampah bisa dilakukan dengan komposting sampah organik. Hasil kompos bisa menjadi pupuk untuk tanaman. Lalu, bisa juga dengan melakukan magotisasi.

“Sampah organik diolah jadi bubur organik untuk pakan maggot. Setelah 14 hari, maggot bisa dipanen dan dijadikan pakan ternak,” ungkapnya.

Selanjutnya, pengolahan sampah bisa dengan biogester. Sampah bisa diubah menjadi listrik. Tak hanya itu, salah satu solusinya pun bisa dengan mengubah sampah jadi refuse-derived fuel (RDF).

“Bahan-bahan substitusi dari batu bara bisa dipakai industri tekstil dan semen. Memang kalau bicara kuantitas masih kecil. Kalau kita konsistenkan ini bisa jadi salah satu solusinya,” imbuhnya.(rls/kai)




Festival Qosidah Syarikat Islam, Tingkatkan Iman Taqwa

Festival Qosidah Syarikat Islam Kota Bekasi

KOTA BEKASI, Prolite – Festival Qosidah Syarikat Islam Kota Bekasi resmi dibuka oleh Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto yang berlangsung di Gedung Serba Guna Bekasi Creative Center Kota Bekasi, Margahayu, Bekasi Timur, pada Senin (06/03).

Pembukaan festival tersebut turut dihadiri juga oleh Abdul Manan, Ketua FKUB Kota Bekasi, KH. Madinah, Ketua PCNU Kota Bekasi, KH. Sukandar Ghozali, Ketua PDM Kota Bekasi, KH. Badeng Saputra, Ketua Syarikat Islam Kota Bekasi.

Acara yang digelar oleh DPC Syarikat Islam Kota Bekasi meraih antusias dari masyarakat sekitar dan Tri Adhianto beri apresiasi atas penyelenggaraannya.

“Apresiasi tinggi saya sampaikan atas digelarnya festival Qosidah ini, karena mampu meningkatkan rasa keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT sekaligus menggugah generasi muda untuk melestarikan kesenian islami, sehingga mampu mempertahankan eksistensinya di era modern,” ujar Tri saat sambutannya.

Apresiasi atas festival tersebut pun ditunjukkan Tri Adhianto dengan siap berpartisipasi untuk membantu menyediakan hadiah kepada para juara dan memberikan kesempatan tampil di gelaran Bekasi Bershalawat tanggal 18 Maret mendatang.

“Insya Allah akan saya berikan piala dan uang tunai untuk pemenang dari lomba qosidah ini, dan para pemenang silahkan nanti tampil pada acara Bekasi Bershalawat di Stadion Patriot Chandrabhaga,” tambah Tri.

Terkait acara Bekasi Bershalawat, Tri Adhianto pun berharap, “semoga acaranya berjalan dengan lancar dan saya harap seluruh Ormas Islam di Kota Bekasi pun ikut turut serta membantu dan mendukung melancarkan acara tersebut,” pungkasnya.(rls/red)




Ancol Creative Centre, Ikon Baru Industri Kreatif

ruang industri kreatif Ancol Creative Centre

BANDUNG, Prolite – Kota Bandung dikenal sebagai kota kreatif. Bicara soal kreatif, kini ada satu tempat yang jadi ikon baru industri kreatif Kota Bandung. Namanya Ancol Creative Centre (ACC).

Ancol Creative Centre (ACC) diresmikan langsung oleh Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Senin 6 Maret 2023.

Terletak di Lantai 2 Pasar Ancol Jalan Karapitan Kecamatan Regol, ACC merupakan salah satu ruang kreatif dengan aneka ragam aktivitas kreatif anak muda dan ruang UMKM kuliner.

Yana mengatakan, ACC telah mengubah stigma pasar yang tidak nyaman menjadi ruang baru bagi anak muda Kota Bandung untuk mengembangkan kreativitas juga menjadi ruang untuk peningkatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Sangat mengapresiasi diaktivasinya Pasar Ancol yang selama ini punya stigma tidak nyaman. Hari ini kita saksikan Pasar Ancol menjadi tempat yang nyaman, pascapandemi bersama melakukan pemulihan ekonomi. Salah satunya peningkatan UMKM,” kata Yana.

Menurut Yana, UMKM merupakan salah satu penggerak ekonomi masyarakat dan juga menjadi kelompok yang paling tahan terhadap resesi maupun pandemi. Maka pertumbuhannya harus terus dikembangkan terutama untuk pemulihan ekonomi pascapandemi.

“Insyaallah, kita sudah tindaklanjuti dengan Perda tentang Perlindungan Pengusaha UMKM yang sedang dibahas. Ini semakin mengukuhkan Kota Bandung kota yang berbasis pertumbuhan UMKM,” ujarnya.

Yana berharap, dengan adanya ACC dapat meningkatkan potensi ekonomi masyarakat dan menjadi ruang kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan lebih sering melakukan kegiatan kreatif. Ini tentu berpotensi meningkatkan ekonomi. Tentunya menghadirkan kegiatan kreatif dan kuliner terbaik,” kata dia.

Sebagai informasi, ruang kreatif di Pasar di Kota Bandung telah terlebih dahulu hadir di Pasar Kosambi, bernama Hallway.

Sementara itu, Camat Regol, Sri Kurniasih mengatakan, ACC sudah diisi oleh 20 tenan kuliner. Di antaranya, Marro Coffee, cuanki, seblak, lumpia basah, dan pizza.

“UMKM di sini (Ancol Creative Centre) adalah UMKM terbaik di Kecamatan Regol,” katanya.

Ke depan, Sri akan mengembangkan berbagai kegiatan kreatif masyarakat di ACC bekerja sama dengan berbagai pihak.

“Ini dibuat untuk mengembangkan UMKM di daerah Regol. Dibantu mahasiswa dari Unla (Universitas Langlang Buana) dan Unpas (Universitas Pasundan) juga komunitas. Ke depan dibuat kegiatan tertentu untuk mengisi acara,” ujarnya.

Sedangkan Plt. Direktur Utama Perumda Pasar Juara, Riki Ferlino mengaku akan mengembangkan digitalisasi di ACC. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan visi dan misi Wali Kota Bandung untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

“Ini merupakan icon anak muda dan tematik baru, menyusul kesuksesan Pasar Kosambi menjadi magnet baru bagi kaula muda untuk beraktivitas. Perumda akan akan mendukung digitalisasi sesuai tujuan Creative Centre yang digitalisasi,” ujarnya.

Ia berharap, digitalisasi yang sedang dikembangkan dapat memperluas jangkauan dan menaikan omzet UMKM yang ada di ACC.

“Kami harap ini dapat berkembang lebih baik, semakin banyak tenant dan dapat menjangkau seluruh masyarakat dan omzet dapat terus meningkat,” katanya.(rls/kai)