Bocah Korban Penyiksaan Ayah Kandung Jalani Therapy

Ilustrasi penyiksaan ayah kandung

BANDUNG, Prolite – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung mengunjungi bocah korban penyiksaan ayah kandung.

Itu dilakukan karena ayah korban ber KTP Kota Bandung. Selain kepada korban selamat, DP3A pun melayat kakak korban yang telah meninggal serta menyempatkan bertemu dengan pelaku atau ayah korban.

Kepala DP3A Kota Bandung, Uum Sumiati.

“Kami melihat langsung kondisi anak atau korban penyiksaan ayah kandung, yang terjadi beberapa hari yang lalu,” ujar Kepala DP3A Kota Bandung, Uum Sumiati, Rabu (08/02/2023).

Berdasarkan pantauannya kata Uum, korban terlihat masih trauma, namun bisa diajak berkomunikasi. Masih ada bekas luka di beberapa bagian wajah dan tubuh korban, sehingga korban belum bisa dipulangkan dari rumah sakit.

“Secara kasat mata, memang ada bekas luka di beberapa bagian muka dan tubuh, tapi sudah berangsur membaik,” tuturnya.

Kata Uum, selanjutnya, pihaknya akan melakukan pendampingan, untuk mengetahui perkembangan anak secara psikologis. Sehingga bisa melupakan trauma dan meneruskan kehidupan dan beraktifitas seperti biasanya.

“Bagaimanapun juga, yang sudah dialaminya, pasti menimbulkan trauma dalam, sehingga harus kita lakukan pendampingan dan therapy dengan melibatkan psikolog,” paparnya.

Dan karena si anak masih semangat meneruskan pendidikan. Maka, pihaknya akan berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Kota Bandung untuk membuka kemungkinan anak tersebut meneruskan pendidikan.

“Usianya sudah 12 tahun, namun masih duduk di kelas 3 sekolah dasar. Padahal semestinya, sudah duduk di kelas 6,” ucapnya lirih.

Masih kata Uum, sepulang dari rumah sakit, si anak akan tinggal bersama adik dari ayah kandungnya.

“Sebelumnya juga anak ini tinggal bersama adik dari ayahnya. Tapi beberapa tahun belakangan, ayahnya membawanya,” jelasnya.

Berkaca dari kasus ini, Uum mengajak warga Kota Bandung untuk lebih peduli pada tetangganya dan segera melapor jika mengetahui ada tindak kekerasan, walaupun itu di dalam rumah tangga.

“Kami kan tidak mungkin memantau setiap rumah tagga di Kota Bandung. jadi kami sangat senang jika ada warga yang melaporkan jika mengetahui ada tidak kekerasan dalam rumah tangga,” imbuhnya.

Disinggung motif sang ayah melakukan tidak kekerasan terhadap anaknya, kata Uum, kemungkinan besar karena masalah ekonomi.
Namun Uum kedua orang tua anak tersebut, bukan tanggungjawabnya untuk melakukan pengawasan.

“Kan pelaku, jadi di bawah pengawasan kepolisian. Kami hanya mendampingi anaknya sebagai korban,” pungkasnya.(kai)




Flyover Ciroyom Ditargetkan Selesai Juli Ini

Fly Over Ciroyom Ditargetkan Tuntas Juli

BANDUNG, Prolite – Proyek pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) dan flyover Ciroyom di Kecamatan Andir dan Cicendo ditargetkan selesai pada Juli 2023 mendatang. Saat ini progres pembangunan sudah mencapai 26 persen.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna saat meninjau pembangunan Flyover Ciroyom bersama Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Barat, Rabu 8 Februari 2023.

“Kita melihat semua sedang berprogres. Semua bangunan sudah dihancurkan, pekerjaan sudah 26 persen,” kata Ema.

Ema menyebutkan, proses penertiban bangunan yang diisi 265 Kepala Keluarga di Kelurahan Ciroyom Kecamatan Andir telah selesai.

Selanjutnya, penertiban bangunan yang diisi 120 Kepala Keluarga di Jalan Arjuna Kelurahan Husein Kecamatan Cicendo segera dilakukan. Mayoritas bangunan yang akan ditertibkan berupa kios dan rumah tinggal.

“Sedang berproses untuk penertiban bangunan di Jalan Arjuna Kelurahan Husein Kecamatan Cicendo. Mereka akan mendapatkan kerohiman sesuai peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Terkait Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) yang merupakan cagar budaya juga terkena imbas pembangunan, Ema mengatakan, nantinya akan dibuat dulu kajian mengenai cagar budayanya.

“Di sana (Kantor DKPP) ada posko yang masuk cagar budaya. Itu bagian dari desain yang ada konsekuensi harus mundur, kita saling dukung saja nanti dibuatkan kajiannya dulu,” katanya.

Menurut Ema, Pemkot Bandung juga telah menghibahkan tanah seluas meter persegi untuk pembangunan Flyover Ciroyom tersebut.

Ema berterima kasih kepada masyarakat yang telah tertib dan kondusif sehingga proses pembangunan berjalan lancar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang memahami tentang proyek ini berjalan dengan lancar tidak ada keributan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Barat, Erni Basri mengatakan, penertiban lahan selama ini telah berjalan lancar. Masyarakat sangat kooperatif dan merasa terbantu karena telah difasilitasi dalam pembangunan infrastuktur.

Senada dengan Ema, Erni juga menyebut progres pembangunan Flyover Ciroyom ditargetkan selesai Juli 2023.

“Ini ditargetkan bulan Juli. Insyaallah kalau kita bisa ekseskusi segera percepatan, Juli sudah beres. Alhamdulillah lahan sudah clear tinggal kita eksekusi,” katanya.

Titik lokasi pembangunan sepanjang 700 meter akan dikerjakan di sepanjang bundaran Jalan Arjuna, Aruna, dan Ciroyom.

Diharapkan, hadirnya Flyover ini pada 2023 nanti bisa jadi solusi mengatasi lonjakan kendaraan yang melintas di area tersebut saat KCJB sudah beroperasi.(rls/kai)




Adu Kemampuan Survival Evakuasi Korban

Survival evakuasi korban

KOTA BEKASI, Prolite – Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi dalam pelaksanaan Skill Competition Tahun 2023 di hari ketiga yang juga merupakan hari terakhir kegiatan, dilakukan untuk melatih para petugas Damkar dalam ikuti ajang perlombaan uji praktek di lapangan untuk evakuasi korban dan berbagai skill bagi petugas.

Pada hari ini, para petugas Damkar berlomba dengan bertemakan Survival yakni cara bertahan bagi si korban untuk di evakuasi saat terjadi kebakaran dengan para petugas kebakaran memakai pakaian lengkap dan membawa oksigen untuk memberikan nafas kepada korban kebakaran.

Hadir Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Aceng Solahudin, Kabid Pemadam Kebakaran, Koswara yang tetap memantau jalannya Skiil Competition 2023.

Hal ini menjadi hari terakhir penilaian pada ajang tersebut, sebanyak 3 agenda lomba yakni dari House Laying, Ladder Pitching dan pada hari ini yakni Survival. Para petugas diberikan jeda istirahat dan akan ditampilkan kembali untuk pemenang pada hari Sabtu, Tanggal 11 Februari 2023 pada puncak perayaan HUT DAMKAR.

Pada Sabtu nanti, direncanakan untuk menyaksikan langsung Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto untuk melihat langsung agenda Skill Competition 2023.

Pada hari ini juga akan ditampilkan para petugas Srikandi Damkar dalam menangani Rescue mengenai penangkapan ular dan hewan buas lainnya, dan akan ditampilkan kembali pada Sabtu nanti.(rls/red)




Taman Edukasi Terakota, Pertama di Kota Bandung

BANDUNG, Prolite – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meresmikan Taman Edukasi Terakota berada di Jalan Budi Indah Kecamatan Cidadap, Senin 6 Februari 2023.

Taman tersebut merupakan taman tematik edukasi pertama di Kota Bandung. Taman itu bisa digunakan masyarakat, khususnya para pelajar untuk belajar di ruang terbuka.

“Taman Edukasi Terakota sebagai tempat ruang publik yang digunakan untuk siswa siswi melakukan kegiatan di luar kelas,” kata Yana.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berupaya memberikan ruang terbuka untuk masyarakat. Kali ini khususnya sebagai wahana edukasi.

“Terpenting dipelihara dengan baik, termasuk oleh warga. Sehingga ruang ini selain ruang edukasi juga ruang resapan air yang bisa berdampak peningkatan debit air,” tuturnya.

Pembiayaan kawasan seluas 435 meter persegi menggunakan dana APBD Kota Bandung dan dukungan berbagai pihak.

“Ini juga hasil dukungan berbagi pihak. Mudah-mudahan warga berpartisipasi sehingga bisa termanfaatkan,” ujarnya.

Yana menuturkan, meskipun ini taman tematik edukasi pertama tetapi ruang publik lainya juga bisa dimanfaatkan seperti Taman Terakota.

“Sebetulnya seperti taman Lansia juga bisa dibuat edukasi, itu bisa saja. Taman yang tematiknya khusus edukasi baru di sini,” katanya.

Yana berharap, hadirnya ruang publik mampu meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat Kota Bandung.

“Tentunya ruang publik ini selain memperbaiki ekosistem serapan air, juga termanfaatkan oleh warga untuk bisa beraktivitas meningkatkan indeks kebahagiaan, yang berdampak langsung imunitas,” bebernya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, Didi Ruswandi menerangkan, kawasan tersebut merupakan hutan lindung yang dimanfaatkan sebagai ruang edukasi.

“Secara keseluruhan ini hutan yang harus dilindungi. Kita berkeinginan, warga sadar. Ini sebuah objek strategis bagi kehidupan warga Bandung,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, luas kawasan tersebut 435 meter persegi dengan biaya kontraktual berjumlah Rp189 juta dengan lama pengerjaan sekitar 3 bulan.

“Harapannya proses belajar tidak hanya di ruang kelas, tapi ruang terbuka juga bisa dimanfaatkan,” jelasnya.(rls/red)




Danza Jewelry, Hobi Jadi Penghasilan

BANDUNG, Prolite – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya membantu para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berpromosi. Salah satunya yaitu melalui Pasar Kreatif, salah satu pesertanya yaitu Danza Jewelry.

Pada Pasar Kreatif yang digelar di Trans Studio Mal, Danza Jewelry yang mengkhususkan diri pada aksesoris perhiasan cincin berbatu mulia bagi wanita.

Pemilik Danza Jewelry, Sri Susiagawati mengungkapkan, usahanya berawal dari hobinya yang suka mengoleksi batu mulia. HIngga akhirnya ia berhasil mendesain cincin wanita menggunakan batu mulia tersebut.

Sri mengaku usahanya sempat tidak berjalan. Namun kemudian Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bandung memintanya untuk memproduksi sejumlah perhiasan untuk displai.

Bagi pensiunan PNS, Sri mengatakan, memasarkan batu mulia untuk perempuan itu merupakan tantangan. Karena pada umumnya kaum wanita hanya menyukai intan untuk dijadikan sebuah cincin.

Padahal jenis batu mulia lain selain intan itu sangat beragam dan memiliki warna dengan kilauan yang sangat indah.

“Jadi sebelum dijual dan dipasarkan, kita perlu ada edukasi dulu, karena memang ibu-ibu biasanya suka berlian dibanding batu mulia yang peminatnya lebih banyak bapak-bapak,” kata Sri.

Danza Jewelry menjamin, batu mulia yang dipasarkan terjamin keasliannya. Cincin didesain dalam berbagai bentuk dan model dengan menggunakan bahan emas, emas putih, maupun perak.

“Ada cincin yang two in one, kalau dibalikin blue safir dibalikin lagi nanti cincin yang lain kemudian ada juga cincin-cincin yang bisa bercerita pake huruf Sunda,” ungkapnya.

“Bahkan dulu ada cincin-cincin yang menggunakan alat musik tradisional. Ada juga pewayangan artinya konsep-konsep sunda saya buat cincinnya tapi prinsipnya semua cincin yang saya buat harus ada batunya,” imbuh Sri.

Kini produk Danza Jewelry ini pun bisa diketahui melalui Instagram @.(rls/kai)




Wali Kota Bekasi Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

KOTA BEKASI, Prolite – Kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan kembali dilakukan Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Hari ini, Selasa (07/02) Tri Adhianto kunjungi SMA As Syafi’iyah dan SMA Yadika 6, Pondokgede.

Turut hadir dalam sosialisasi kebangsaan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Uu Saiful Mikdar, Kepala Badan Kesbangpol, Cecep Suherlan, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Lia Erliani, Kepala Bagian Humas Amsiyah, Camat Pondok Gede, Zainal Abidin, dan unsur Polsek Pondokgede.

Sosialisasi wawasan kebangsaan disampaikan langsung oleh Tri Adhianto guna memberikan pengarahan kepada peserta didik mengenai pentingnya memiliki sikap nasionalis dan menjunjung tinggi persatuan Bangsa.

“Indonesia terdiri atas banyak pulau, dengan berbagai suku, ras, agama yang beragam, maka penting bagi kalian, adik-adik pelajar, generasi penerus bangsa, untuk memperkuat, memperkokoh, dan mempertahankan keutuhan NKRI, agar tidak terpecah belah. Jadikanlah perbedaan untuk menyatukan diri, sebagai satu kesatuan Bangsa Indonesia,” ujar Tri.

Selain menjaga keutuhan NKRI, Tri pun juga berpesan kepada para peserta didik bahwa, “adik-adik sekalian akan meneruskan perjuangan para pahlawan yang dahulu telah merebut kemerdekaan Indonesia, dengan mengamalkan sikap-sikap perjuangannya dengan rajin belajar, jangan malas, kejar prestasi, hindari tawuran, perdalam ilmu agama, serta patuh kepada orang tua,” pungkas Tri.

Acara Wawasan Kebangsaan dirangkaikan dengan kuis kepada para peserta didik seputar materi yang disampaikan Tri Adhianto juga tersedia layanan perekaman KTP gratis dari Disdukcapil Kota Bekasi, sehingga siapapun yang sudah memasuki usia 17 tahun dapat dengan mudah dan cepat aksesnya memiliki KTP.(rls/red)




Skill Competition 2023, Sambut HUT Damkar ke-104

KOTA BEKASI, Prolite – Menjelang Hari jadi Pemadam Kebakaran ke 104 Tahun, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi gelar acara Skill Competition Tahun 2023 dengan diawali apel gabungan Anggota Damkar se Kota Bekasi. Aceng Solahudin selaku Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi menjadi Pembina Apel di Alun Alun Kota Bekasi diikuti jajaran dan para anggota se Kota Bekasi.

Dalam amanatnya, Aceng mengatakan bahwa berterima kasih atas partisipasi dalam bertugas dalam aksi laporan masyarakat Kota Bekasi dalam upaya melaksanakan tugasnya. Hal ini dilaporkan dari Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi bahwa di tahun 2022 sekitar 1400 laporan dari warga mengenai tindakan kebakaran, laporan penyelamatan hewan liar, tindakan warga permasalahan cincin di jari bahkan bentuk apapun yang membahayakan yang langsung dilaporkan ke posko damkar.

“Terima kasih atas peran tugas yang telah dilaksanakan, segala bentuk tindakan sangat berpengaruh kepada pelayanan masyarakat, buktikan bahwa pasukan Damkar adalah pasukan yang sigap melayani masyarakat.” Ujar Aceng.

Dalam HUT Damkar ke 104 ini, Damkar Kota Bekasi melakuan hal pertama yakni skill Competition 2023 yang dimana antar sektor damkar di Kota Bekasi melalui pasukannya berkompetisi dalam lomba di berbagai rintagan. Skill Competition ini dilakukan sekaligus menjelang HUT Kota Bekasi ke 26 tahun dan akan melakukan puncak perayaan HUT Damkar pada 01 Maret 2023 nanti.

Sebanyak 330 personel Damkar, diuji per sektor untuk melatih mental menjadi anggota Damkar, hal ini dalam pembuktian bahwa Damkar ada untuk melayani warga Kota Bekasi jika ada kesulitan ataupun kebakaran selain itu respon warga selalu sigap hingga tuntas.

Skill Competition ini diawali dengan lomba House Laying yang merupakan para anggota Pemadam Kebakaran dari beberapa sektor mengantisipasi bagaimana cara menolong salah satu korban jika terjadi kebakaran di rumah.

Diinformasikan bahwa acara skill Competition 2023 ini secara resmi di siarkan di Instagram Live Damkar Kota Bekasi hingga Sabtu mendatang.(rls/red)




Perayaan Cap Go Meh di Bekasi Meriah

KOTA BEKASI, Prolite – Masih dalam suasana Tahun Baru Imlek 2574/2023, Yayasan Pancaran Tri Dharma selaku pengurus Klenteng Hok Lay Kiong bersama para warga sekitar menggelar perayaan Cap Go Meh dimana Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto hadir untuk ikut meriahkan perayaan tersebut, Minggu (05/02).

Cap Go Meh Kota Bekasi 2023 diisi dengan pawai yang melibatkan sebanyak 800 peserta dimana perayaan ini sempat tertunda karena Covid-19, dan kembalinya di tahun ini menandakan euphoria meriahnya Cap Go Meh bisa dirasakan oleh segenap warga Kota Bekasi.

Pawai yang diisi dengan pertunjukkan Naga, Barongsai, Atraksi Liong dan Tatung, Ondel-Ondel, Defile Paskibra, Kirab Band dari Kodim /0507 Bekasi, serta berbagai pertunjukan Seni dan Budaya Tionghoa lainnya dilakukan dengan memutari area sekitar Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur yang dimulai dari Klenteng Hok Lay Kiong melalui Jl. Mayor Oking, Jl. Agus Salim, Jl. Ir. H. Juanda, Jl. Perjuangan, lalu kembali dan finish di Klenteng Hok Lay Kiong.

Perayaan ini menjadi sebuah momentum toleransi dan keberagaman yang nyata terlihat dimana semua warga dari berbagai suku, ras, dan agama yang berbeda berkumpul di tempat yang sama dan semua yang hadir terlihat senang menyaksikan aneka pertunjukkan Seni dan Budaya yang sudah lama tidak digelar.

“Gelaran Cap Go Meh merupakan sebuah momentum spesial dan sangat ditunggu-tunggu oleh kita semua warga Kota Bekasi, karena sudah lama tertunda karena Covid-19, dan hari ini semua berkumpul di sini untuk bersama meriahkan dan menikmati bermacam pertunjukkan, sehingga menjadi sebuah bukti nyata bahwa Kota Bekasi adalah Kota Toleran dengan beragam suku, ras, agama, namun tetap satu, tidak membeda-bedakan, dan saling menghargai satu sama lain,” ujar Tri Adhianto saat sambutannya.

Selain sebagai wujud nyata toleransi, perayaan Cap Go Meh juga dianggap mampu membangkitkan sektor Pariwisata dan Budaya Kota Bekasi dengan mempersembahkan Klenteng Hok Lay Kiong sebagai Cagar Budaya dan kearifan lokal warga Tionghoa sekitarnya yang masih menjunjung tinggi kebudayaan para leluhurnya.

“Cap Go Meh memiliki daya tarik untuk membangkitkan sektor Pariwisata dan Kebudayaan, karena kita memiliki cagar budaya kebanggaan, yakni Klenteng Hok Lay Kiong yang sampai saat ini masih dirawat dan digunakan apalagi didukung dengan peran serta warga sekitar yang aktif melestarikan kebudayaan lokal, sehingga dapat menarik perhatian para wisatawan untuk berkunjung, dan kami pun Pemerintah akan segera mengembangkan dan menata area ini, sehingga menjadi lebih iconic layaknya Chinatown di daerah lain,” tambah Tri.

Terakhir, Tri Adhianto pun menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada para pihak yang telah mendukung dan mewujudkan perayaan Cap Go Meh yang meriah dan aman.

“Rasa bangga tiada tara saya ucapkan kepada Yayasan Pancaran Tridharma selaku panitia Cap Go Meh Kota Bekasi 2023 yang berhasil menggelar kemeriahan untuk warga Kota Bekasi dan juga terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama dengan baik demi mengamankan dan menertibkan jalannya pawai. Semoga perayaan tahun depan bisa kembali digelar dan lebih meriah!” pungkas Tri.(rls/red)




BPN Kota Bandung Canangkan GEMAPATAS

BANDUNG, Prolite – Kepala BPN Kota Bandung Nugraha menyampaikan ada sekitar aset Pemkot Bandung. Untuk yang sudah didaftarkan ada sekitar , dan masih sisa sekitar aset belum didaftarkan.

“Pada tahun 2021 sudah di sertifikatkan sebanyak 650. Dan tahun ini sekitar lebih target aset-aset Pemkot yang akan kita sertifikatkan. Secara berturut-turut ya tidak sekaligus di tahun 2023, bertahap,” ujar Nugraha usai mencanangkan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas) yang merupakan program kegiatan Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Kata Nugraha, kegiatan Gemapatas di Kota Bandung sengaja dilaksanakan di Pendopo, karena Pendopo belum ber sertifikat.

“Makanya sengaja untuk wilayah Kota Bandung itu dilaksanakan di Pendopo. Karena ternyata Pendopo masih belum sertifikat,” ungkapnya.

Kata dia, Gemapatas merupakan bagian awal dari Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan termasuk dalam program BPN Kota Bandung untuk mensertifikasi aset-aset Kota Bandung.

“Kita tahu banyak ikon-ikon Kota Bandung ternyata masih belum tersertifikat. Kita akan bantu support pemerintah daerah untuk mensertifikatkan dalam rangka penertiban aset pertanahan,” ungkapnya.

Ikon-ikon yang termasuk dalam program sertifikasi aset-aset Kota Bandung, kata Nugraha, di antaranya Pendopo dan juga Alun-alun. Namun Alun-alun, masih pihaknya masih sedikit kebingungan terkait kepemilikan asetnya.

“Kita minta kejelasan apakah Alun-alun termasuk aset pemerintah daerah, karena itu termasuk target yang akan kita laksanakan pensertifikatannya, untuk penertiban aset-aset pemerintah,” terangnya.

Sementara itu untuk GBLA, sudah selesai dan diserahkan pada Jumat (3/2/2023) ini.

Gemapatas yang memiliki jargon tanpa cekcok tanpa caplok, diakui Nugraha itu karena permasalahan tanah atau lahan terjadi ketika pemilik tidak menjaga tanah atau lahannya.

Sementara itu Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan berharap, kegiatan ini dapat mengakselerasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kota Bandung.

“Semakin jelasnya batas-batas tanah dan dilengkapi sertifikatnya, masyarakat akan mendapat kepastian hukum. Di sisi lain, sertifikat ini memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat,” ucap Yana.

Ia berharap, pemasangan patok bidang tanah di Kota Bandung ini dapat meminimalisir konflik pertanahan yang sering terjadi.

“Secara teknis, kami berharap para lurah dan camat untuk membantu. Karena teman-teman di kewilayahan ini lebih tahu kebutuhan di wilayah,” ujarnya.

Masih kata Yana untuk yang 5000 bidang tanah disebutkan kepala BPN bukan hanya berupa gedung tetapi jalan dan taman kota.

“Alhamdulilah mudah mudahan keseluruhan bidang bidang tanah milik pemkot bisa tersertifikatkan sehingga ada kepastian hukum kepada kami pemkot Bandung terhadap aset yang dipergunakan dan ditempati,” ucapnya. (kai)

 

 

 

 




Kerjasama Sister City Semakin Erat

Sister City

BANDUNG, Prolite – Kerjasama Sister City antara Kota Bandung dengan Petaling Jaya Malaysia semakin erat. Terbaru, Kota Bandung dan Petaling Jaya bakal bekerja sama pada pengembangan sumber daya manusia dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hal ini terungkap saat Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menerima Wali Kota Petaling Jaya, Mohamad Azhan di Balai Kota Bandung, Rabu 1 Februari 2023.

Yana dan Mohamad sempat berdiskusi tentang tindak lanjut kerja sama, khususnya dalam hal pertukaran staf atau pegawai. Termasuk juga membahas rencana kunjungan pelaku usaha Petaling Jaya ke Kota Bandung untuk mempelajari kreativitas dan pemasaran produk-produk lokal.

“Pemerintah Kota Bandung terbuka untuk kerja sama saling menguntungkan. Baik itu antar daerah dalam negeri Indonesia maupun dengan kota di luar negeri,” kata Yana.

Melalui pertemuan ini, Yana menegaskan, Kota Bandung siap untuk menyambung kembali kerja sama sister city.

“Pemkot Bandung siap untuk menyambung kembali MoU sister city dengan Petaling Jaya. Kami juga siap bekerja keras untuk menyukseskan kerja sama ini. Termasuk bagaimana kita mengawalinya dengan magang dan pertukaran pegawai untuk sama-sama belajar pemerintahan dan pelayanan publik,” bebernya.

Seperti diketahui, Kota Bandung dan Petaling Jaya Malaysia telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sister city pada 27 November 2015 untuk jangka waktu 5 tahun dengan berbagai bidang kerja sama. Rencananya, MoU tersebut akan diperbaharui.

Sementara itu, Wali Kota Petaling Jaya, Mohamad Azhan menerangkan, agenda kali ini mendiskusikan tindaklanjut kerja sama, khususnya dalam hal pertukaran staf.

“Tujuan kita mempelajari praktek yang baik di Kota Bandung soal pengambangan pelaku usaha dan hal lainya,” kata Azhan.

Tak hanya itu, Kota Petaling Jaya terinspirasi oleh penerapan smart city di Kota Bandung. Sehingga pada 2018 lalu, Petaling Jaya membangun PJ Smart Centre. Hal itu mengantarkan Petaling Jaya menjadi smart city terdepan di Malaysia.

“Kunjungan ini bermanfaat. Kerja sama antara Kota Bandung merupakan salah satu kerja sama sister city yang paling aktif,” ujarnya.

Pada pertemuan tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM), Atet Dedi Handiman sempat menjelaskan tentang UMKM di Kota Bandung.

Atet menjelaskan, Kota Bandung sebagai kota jasa dan perdagangan, memiliki kekayaan dalam bidang kuliner, fesyen, pariwisata, dan industri kreatif dan semua bertumbuh dengan baik.

“Terkait Pedagang Kaki Lima (PKL), kami punya regulasinya. Ada beberapa lokasi memang khusus untuk PKL. PKL merupakan potensi ekonomi, sehingga perlu pembinaan dan penataan,” ujarnya.

Atet juga mengungkapkan, di Kota Bandung memiliki kawasan halal bagi PKL. Di dalamnya, para PKL sudah memiliki sertifikasi halal.

“Ada 1 kawasan halal itu, khusus PKL yang bersertifikasi halal. Mereka binaan kami. Itu ada di kawasan Malabar,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Elly Wasliah menerangkan, Pemkot Bandung berupaya memberikan ruang kepada para pelaku usaha untuk mengembangkan produknya.

“Kami punya kegiatan Pasar Krearif. Di sana, para pengusaha memamerkan dan mempromosikan produknya. Kita bekerja sama dengan pusat perbelanjaan atau mal,” tuturnya.(rls/red)