Reza menyebut kebersamaan dengan Lula selama proses produksi menjadi kenangan yang sangat berarti bagi dirinya maupun seluruh kru dan pemain.

“Setiap detiknya bersama Lula harusnya indah, kami berdua benar-benar menghargai setiap waktu bareng. Semua kru dan pemeran di film ini juga merasakan betapa besarnya dukungan dan kehadirannya selama produksi. Film Harusnya Horror menjadi memori terindah kami,” ujar Reza Oktovian.

Sementara itu, Harusnya Horor juga menjadi debut akting layar lebar bagi para member AAAClan, termasuk George Tierson (Jot), Yuka Theo, Niko Junius, dan Teguh Prakoso (Tepe).

Antusiasme yang terlihat dalam meet and greet di Cihampelas Walk menjadi salah satu gambaran tingginya rasa penasaran penggemar Bandung terhadap film tersebut.

Tak hanya menawarkan cerita komedi-horor yang absurd, Harusnya Horor mengajak penonton melihat lebih dalam tentang arti persahabatan, kehilangan, pengkhianatan, memaafkan, dan pengorbanan.

Rizki Oktaviani
Editor