Paska Laporan, DKPP Gerak Cepat Vaksinasi Rabies

vaksinasi rabies

BANDUNG, Prolite – Hari ini Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian gerak cepat melakukan vaksinasi rabies hewan peliharan di wilayah Jl Samiaji Ujung Gg Saleh , 07/06, Kel Arjuna, Kec Cicendo, Kota Bandung Setelah sebelumnya satu ekor kucing diduga warga terkena virus rabies diboyong petugas,

Kabid Perternakan dan Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan dan Perternakan (DKPP) Kota Bandung Wilsandi Saefulloh mengatakan vaksinasi rabies ini guna meminimalisir hewan terkena penyakit rabies.

“Sebenarnya, kami memang ada rencana juga vaksinasi masal tanggal 26 Juni 2023 namun disini didahulukan karena ada laporan kucing sakit kemarin,” jelas Wili sapaan akrabnya.

Masih kata Wili vaksinasi nanti akan dilakukan di beberapa titik tersebar di Kota Bandung.

“Nanti ada link yang harus diisi. Itu untuk pendataan hewan peliharan ada berapa banyak dan agar ketahuan tahun depan di vaksin ulang,” ucapnya.

Warga Jl Samiaji Ujung sendiri antusias pemberian vaksin tersebut. Pasalnya selain vaksin diberikan secara gratis, warga pun kini merasa tenang dan nyaman karena hewan kesayangan mereka sudah divaksin rabies.

“Ya cukup antusias untuk kegiatan vaksin tadi, walaupun dadakan tapi yang datang buat vaksin hewan peliharaan ternyata cukup banyak, malah ada yang tidak kebagian karena datang telat. Saya harap kegiatan vaksin ini diagendakan lagi, karena masih banyak binatang peliharaan yang belum di vaksin,” jelas Bene salah seorang warga sekaligus pemilik kucing bernama Chiro.

Sementara itu Ketua RT 07 Lina Marlina mengaku senang adanya vaksinasi rabies tersebut. Lina sangat berterima kasih kepada DKPP yang telah gerak cepat menanggapi laporan warga dan langsung melakukan vaksinasi rabies masal.

“Alhamdulillah sudah terlaksana vaksin untuk kucing di daerah kami, walaupun dengan perjuangan berat kucing-kucingnya pada ngamuk tapi terlaksana dengan baik, berkat petugas yang sigap dan bantuan selaku tuan rumah Bapak Bene. Kami haturkan banyak terima kasih. Mudah-mudahan ke depan kucing-kucing di daerah kami khususnya pada sehat,” ujarnya.

“Sekali lagi kami haturkan banyak terima kasih kepada DKPP yang gercep menindaklanjutin laporan warga, dan sudah memberikan Vaksin kepada kucing-kucing warga kami,” ucapnya lagi.

Sementara itu kucing yang diambil petugas Rabu lalu menurut Wili dan dokter hewan tidak mengarah pada virus rabies, kemungkinan karena salah makanan. Namun menjaga hal negatif, pihak DKPP masih melakukan observasi terhadap kucing bernama Poli itu.