Isu-isu yang di ambil seperti isu lingkungan, isu mengenai ekosistem laut, lumpur Lapindo dan masih banyak lainnya.
Dengan banyaknya isu-isu tersebut maka dimaksud generasi gen Z dapat memahami karya seni sebagai ekpresi diri.
Publik diundang untuk hadir dan mengalami secara langsung bagaimana monokrom hitam–putih dirumuskan sebagai bahasa visual, sikap artistik, sekaligus perayaan dan respons terhadap zamannya.
Bapak Dr. Iendra Sofyan, ST., M.Si sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat juga memberikan komentar dengan diselenggarakannya Pameran Grey Award 2026.
Iendra Sofyan melihat dari sisi pemerintahan bahwasannya acara ini dapat membuat pengembangan ekonomi kreatif.
Salah satu ekonomi kreatif tersebut yakni seni rupa, dengan diselenggarakannya acara ini maka sebagai wadah untuk mendukung karya para seniman.
Ini juga sebagai kolaborasi pemerintah dengan grey untuk dapat memberikan wadah untuk para seniman-seniman Jawa Barat untuk bisa menumpahkan semua kreatifitasnya di pameran ini.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan