Kelompok wirausaha yang terbentuk di kampus ini akan mempresentasikan proposal bisnisnya dan dinilai oleh dewan juri yang terdiri atas perwakilan kampus dan perwakilan dari Ideapreneur, satu lembaga pelaku wirausaha yang sejak tahun lalu sudah berkerjasama untuk menjadi juri, membimbing kelompok wirausaha yang terbentuk bahkan membuka peluang para mahasiswa yang juara untuk berusaha di luar kampus.
Selain mengembangkan keterampilan usaha, lomba ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar berkompetisi. Dari 12 kampus swasta yang berpartisipasi pada tahun ini, dari masing-masing kampus, ada 6 hingga 10 kelompok usaha mahasiswa yang mengikuti ajang penilaian proposal. Selanjutnya, tiga kelompok terbaik dari masing-masing kampus akan dipilih untuk mengikuti tahap kompetisi antarkampus pada 2 Agustus 2026.
“Kenapa harus dilombakan antarkampus? Agar mahasiswa terlatih berkompetisi, sebab dalam hidup itu memang penuh kompetisi, apalagi dalam dunia bisnis. Makin diasah tentu akan makin terampil menghadapi kompetisi,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan