Kisruh Saat Syuting Squid Game 2 : Produser Akui Kesalahan dan Minta Maaf

Prolite – Produser dari serial Squid Game 2 telah menyampaikan permohonan maaf atas kontroversi yang terjadi selama proses syuting drama tersebut di Bandara Internasional Incheon.
Proses syuting untuk Squid Game 2, serial Netflix yang sangat dinantikan, telah dimulai meskipun rincian plot masih dirahasiakan. Informasi mengenai Squid Game 2 tetap menjadi misteri yang disimpan dengan tujuan menghadirkan kejutan dan mempertahankan antusiasme para penggemar.
Sutradara Hwang Dong-hyuk memberikan sedikit gambaran tentang Squid Game 2, dengan menjelaskan secara umum bahwa musim kedua akan melanjutkan peristiwa penutupan dari Squid Game sebelumnya. Dia memprediksi bahwa Squid Game 2 akan menjadi lebih kompleks dan menyuguhkan kejutan yang tak terduga bagi para penggemar serial tersebut.
Proses Pengambilan Gambar Squid Game 2 Mendapat Keluhan
Namun, proses pengambilan gambar Squid Game 2 di Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan, telah menuai kontroversi dan mengakibatkan kerusuhan.
Pada Selasa kemarin (11/07/2023), sebuah keluhan muncul dari seorang anonim dalam komunitas online mengenai proses pengambilan gambar Squid Game 2 di Bandara Incheon.
Dalam tulisannya, orang tersebut mengungkapkan ketidaknyamanan terhadap interaksinya dengan staf di Bandara Incheon pada hari sebelumnya. Ia mengeluh bahwa seorang staf dengan kasar menghalangi orang-orang untuk menggunakan eskalator umum.
Tidak hanya itu, staf tersebut juga tidak memberikan penjelasan atau permintaan dengan sopan agar orang-orang menggunakan lift. Sebaliknya, dengan nada yang memerintah, staf tersebut dengan tidak sabar menyuruh mereka pergi dengan kata-kata, “Kembalilah” atau “Pergilah”.
Produser Telah menyampaikan Permohonan Maaf
Pada Rabu (12/07/2023), produser Squid Game 2 merespons kejadian yang merugikan yang dilakukan oleh staf produksi dengan memberikan permohonan maaf secara resmi.
Produser tersebut menyatakan, “Kami telah melihat unggahan dari warga yang mengalami ketidaknyamanan selama proses syuting di Bandara Internasional Incheon pada tanggal 10 Juli.”
Tim produksi juga menyatakan bahwa mereka sebenarnya telah memberikan informasi tentang syuting yang akan dilakukan di area publik. Namun, mereka menyadari tindakan yang mereka lakukan sehingga timbul ketidaknyamanan akibat syuting tersebut.
“Meskipun kami telah berupaya memberikan informasi yang terbaik kepada masyarakat mengenai situasi syuting di ruang publik, kami tetap meminta maaf atas fakta bahwa kami telah membuat orang-orang merasa tidak nyaman,” ungkap tim produksi.
Selanjutnya, produser dan tim produksi mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas pengertian mereka terhadap situasi syuting yang dilakukan di ruang publik, serta berkomitmen untuk lebih berhati-hati di masa depan.
Mereka menyampaikan, “Kami dengan tulus mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memahami situasi kami selama proses syuting, dan kami akan meningkatkan kewaspadaan kami selama syuting di masa yang akan datang.”