Kini gelaran kesenian itu bukan hanya untuk syukur atas hasil bumi ang melimpah, namun kini berkembang menjadi kesenian arak-arakan yang disebut Benjang Helaran.
Arak-arakan ini biasanya berfungsi untuk mengarak anak khitanan maupun yang ulang tahun berkeliling kampung.
Dalam arak-arakan kesenian ini bukan hanya menyajikan seni bela diri saja namun juga, kuda lumping, rajawali, barongan dan lain-lain.
Dengan beragamnya arak-arakan membuat warga yang menonton menjadi lebih antusias lagi.
Terbukti kini banyak warga yang rela menunggu lama untuk melihat arak-arakan kesenian tradisional itu.
Halaman
1 2
Tag Terkait:

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan