Man’s Search for Meaning: Buku yang Mengubah Dunia

Setelah dibebaskan pada 1945, Frankl melakukan sesuatu yang luar biasa: dalam 9 hari, ia mendiktekan seluruh pengalaman dan teorinya ke dalam sebuah buku. Buku itu kemudian dikenal dengan judul Man’s Search for Meaning — dan hasilnya adalah salah satu buku paling berpengaruh yang pernah ditulis.

Viktor Frankl menerbitkan 40 buku yang telah diterjemahkan ke dalam 50 bahasa — sebuah pencapaian yang membuktikan bahwa ide tentang cinta, kebebasan, makna, dan tanggung jawab melampaui batas ras, budaya, agama, dan benua. Man’s Search for Meaning saja telah terjual lebih dari 16 juta kopi dan masuk dalam daftar “10 buku paling berpengaruh di Amerika Serikat” versi Library of Congress.

Relevansi Logoterapi di 2026: Lebih Penting dari Sebelumnya

Di era di mana depresi, kecemasan, dan existential crisis semakin menjadi topik sehari-hari — relevansi logoterapi justru semakin terasa.

Logoterapi telah terbukti meningkatkan kepercayaan diri dan memiliki dampak pada teknik-teknik terapeutik yang masih digunakan hingga hari ini. Penelitian yang diterbitkan di Springer Nature Philosophy of Management (Februari 2026) bahkan menegaskan bahwa pemikiran Frankl memiliki potensi besar untuk memperkaya berbagai bidang di luar terapi — termasuk manajemen humanistik dan kepemimpinan berbasis makna.

Di dunia yang dipenuhi oleh solusi cepat (quick fixes), prinsip-prinsip logoterapi menegaskan pentingnya meaning-making untuk pemenuhan sejati dan kesejahteraan hidup. Pertanyaan “untuk apa aku hidup?” bukan lagi pertanyaan filosofis yang mengawang — ia adalah pertanyaan klinis yang nyata, dan logoterapi punya cara untuk menjawabnya.

Ananditha Nursyifa
Editor