2. Andaliman — “Lada Batak” dengan Sensasi Seperti Setrum Listrik

Pernah makan arsik ikan mas atau natinombur khas Batak Toba? Kalau pernah, kamu pasti ingat sensasi getir dan kebas yang aneh tapi menggoda di lidah — seolah seperti setrum listrik ringan. Itulah andaliman (Zanthoxylum acanthopodium), si lada Batak yang kini mulai langka.

Andaliman hanya tumbuh di daerah tertentu di Sumatera Utara — khususnya Kabupaten Toba Samusir, Tapanuli Utara, Samosir, dan Dairi — pada ketinggian 1.100 hingga 1.500 meter di atas permukaan laut. Di luar habitatnya, andaliman sangat sulit ditemukan, dan biji tanaman ini dikenal sangat sulit berkecambah sehingga budidayanya menjadi tantangan tersendiri.

Di luar dapur Batak, andaliman sebenarnya memiliki potensi global yang luar biasa. Ia mengandung kandungan antioksidan tinggi dan senyawa hydroxy-alpha-sanshool yang bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Menariknya, andaliman bahkan sudah diekspor ke Jerman sebagai rempah premium eksotis — meski volumenya masih sangat kecil, yaitu sekitar 274 kg dengan nilai Rp431 juta.

Ananditha Nursyifa
Editor