Kang Sule Angkat Bicara Soal Gugatan Hak Ahli Waris

Kang Sule Angkat Bicara Soal Gugatan Hak Ahli Waris
Prolite – Komedian Entis Sutisna atau yang akrab di sama Kang Sule kembali menjadi perbincangan publik usai Teddy Pardiyana meminta hak waris untuk anaknya.
Diketahui Teddy Pardiyana merupakan suami dari mantan istri Kang Sule yakni Lina Jubaedah, dari pernikahan Lina dan Teddy mereka di karuniai seorang anak perempuan bernama Bintang.
Usai Lina Jubaedah meninggal kini Teddy meminta hak waris untuk anaknya Bintang kepada sang komedian.
Teddy melayangkan permohonan ke Pengadilan Agama Bandung untuk status hak ahli waris anak perempuan semata wayangnya.
Dalam perkara ini telah memasuki empat kali agenda persidangan. Sidang selanjutnya akan digelar pada 27 Januari 2026, beragendakan pemanggilan Sule sebagai wali dari anak bungsunya dengan mendiang Lina, Ferdinand.
Pengacara Teddy, Wati Trisnawati menyatakan, perkara ini bisa diputus lebih cepat oleh majelis hakim jika Sule mangkir dari panggilan persidangan.
Dalam hal ini sang komedian Entis Sutisna mengaku terganggu dengan polemik ahli waris yang di ungkit Teddy.
Komedian itu menyebut anak-anaknya ikut merasa tidak nyaman. Situasi tersebut membuat Sule akhirnya angkat bicara lebih tegas.
“Jangan ganggu anak-anak gue,” tegas Sule dikutip melalui tayangan Youtube Reyben Entertainmet, Selasa (20/01).
Ia mengaku bukan tipe orang yang gemar mengumbar masalah pribadi ke publik. Namun, ia merasa terpaksa berbicara demi melindungi keluarganya.
Menurut Sule, anak-anaknya sudah bekerja keras membangun hidup masing-masing. Ia tidak ingin usaha mereka terganggu isu yang berlarut-larut.
“Kerja keras mereka jangan diganggu,” ucapnya.
Sule juga menegaskan soal tanggung jawab sebagai orang tua. Ia menyebut urusan membiayai anak adalah kewajiban ayah kandungnya.
Pernyataan tersebut disampaikannya dengan nada keras. Sule ingin pesan itu tersampaikan dengan jelas .
“Bapaknya yang harus hidupin,” kata Sule.
Selain itu, Kang Sule menyinggung peran media dalam memberitakan isu ini. Ia berharap pemberitaan tidak sengaja memanaskan situasi demi angka penonton.
Menurutnya, konflik keluarga bukan bahan adu domba. Ia meminta semua pihak lebih bijak menyikapi persoalan sensitif.