Misalnya, jika kamu biasa tidur pukul 01.00, cobalah tidur pukul 00.30 selama beberapa hari, lalu perlahan maju ke pukul 23.00.

2. Hindari Gadget di Malam Hari

Paparan cahaya biru dari layar smartphone atau laptop dapat menghambat produksi hormon melatonin, yaitu hormon yang mengatur rasa kantuk.

Sebaiknya hentikan penggunaan gadget setidaknya 30–60 menit sebelum tidur. Kamu bisa menggantinya dengan aktivitas ringan seperti membaca buku atau mendengarkan musik santai.

3. Perhatikan Pola Makan dan Minuman

Hindari konsumsi kafein di sore hingga malam hari karena dapat membuat tubuh tetap terjaga. Selain itu, jangan makan terlalu berat menjelang waktu tidur.

Pilih makanan ringan yang mudah dicerna jika memang lapar, seperti buah atau yogurt.

4. Terapkan Sleep Hygiene yang Baik

Sleep hygiene adalah kebiasaan-kebiasaan yang mendukung kualitas tidur. Beberapa tips yang bisa kamu coba:

  • Buat suasana kamar nyaman dan minim cahaya
  • Gunakan kasur dan bantal yang mendukung
  • Jaga suhu ruangan tetap sejuk
  • Gunakan tempat tidur hanya untuk tidur, bukan untuk bekerja atau bermain gadget

5. Konsisten dengan Jadwal Bangun

Selain mengatur waktu tidur, penting juga untuk bangun di jam yang sama setiap hari, termasuk saat akhir pekan. Hal ini membantu tubuh membentuk ritme yang stabil.

6. Manfaatkan Cahaya Matahari Pagi

Paparan sinar matahari di pagi hari membantu ‘mengatur ulang’ jam biologis tubuh. Cobalah untuk berjemur atau sekadar berjalan santai di pagi hari selama 10–15 menit.

Jam tidur yang berantakan setelah Lebaran memang hal yang wajar, mengingat padatnya aktivitas selama momen tersebut. Namun, bukan berarti kondisi ini bisa dibiarkan berlarut-larut.

Ananditha Nursyifa
Editor