Farhan menyebut, salah satu gagasan yang akan ditampilkan yakni Jampana. Konsep tersebut diharapkan tetap mampu membuat perayaan HUT Kota Bandung berlangsung meriah tanpa membutuhkan biaya besar.

“Insyaallah kami sedang merancang sebuah pawai yang sifatnya lebih sederhana, lebih menampilkan karya-karya kreatif yang tidak perlu menggunakan anggaran yang besar. Insyaallah itu rame-rame,” ujarnya.

Dari sisi anggaran, Farhan memastikan biaya yang disiapkan untuk konsep perayaan baru tersebut jauh lebih kecil dibandingkan rencana awal.

“Sekarang mah kecil, nggak sampai Rp1 miliar kayaknya,” ucapnya.

Selain pawai, Pemkot Bandung juga menyiapkan peluncuran sejumlah buku dalam rangkaian peringatan HJKB. Peluncuran dijadwalkan berlangsung pada 25 September, bertepatan dengan rangkaian agenda setelah upacara sebelum menuju Rapat Paripurna di DPRD Kota Bandung.

Salah satu buku yang akan diluncurkan yakni Bandung Above, yang memuat perbandingan foto udara Kota Bandung dari masa lalu dan kondisi terkini.

Rizki Oktaviani
Editor