“Konsepnya kita ingin memperbesar kapasitas saluran dan menata utilitas yang ada. Kalau saluran ini bisa terkoneksi dengan baik hingga Sungai Citarum, saya optimistis dapat mengurangi risiko banjir di kawasan Dayeuhkolot ini,” ungkapnya.
Sementara itu, titik ketiga berada di kawasan Sungai Cigede. Kang DS mengaku telah berkoordinasi dengan pemilik lahan di sekitar lokasi guna mendukung rencana pelebaran jalur sungai.
“Alhamdulillah pemilik lahan mendukung. Ini menjadi kabar baik karena pelebaran jalur Sungai Cigede sangat dibutuhkan untuk memperlancar aliran air dan mengurangi potensi banjir,” tutur KDS.
Dalam penanganan banjir, KDS menegaskan bahwa Pemkab Bandung mengedepankan pendekatan pentahelix yang melibatkan unsur pemerintah, masyarakat/komunitas dunia usaha, akademisi dan media.
Ia mengaku bersyukur karena dukungan terhadap program pentahelix tersebut terus mengalir. Bahkan, tim pentahelix penanganan banjir telah terbentuk di sejumlah kecamatan yang menjadi prioritas.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan