“Ada perbaikannya walaupun sedikit, belum semuanya. Yang penting harus ada perbaikan karena rekomendasi sudah diberikan dan operasional masih berjalan,” katanya.

Sony menuturkan, pengawasan terhadap SPPG dilakukan secara rutin. Dinkes melalui sanitarian puskesmas melaksanakan survei dan pemantauan setiap pekan, umumnya setiap hari Sabtu. Selain itu, pihak pengelola SPPG juga kerap mengundang petugas kesehatan lingkungan untuk memberikan pendampingan langsung di lapangan.

Sejauh ini, Dinkes belum menerima laporan adanya permasalahan serupa pada SPPG lain di Kota Bandung. Menurut Sony, secara umum pengelolaan SPPG yang beroperasi di Kota Bandung berjalan baik, meskipun pengawasan tetap dilakukan secara ketat sebagai langkah antisipasi.

Sebelumnya, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan terdapat tiga SPPG yang saat ini masuk dalam pengawasan khusus Pemerintah Kota Bandung, yakni satu SPPG di Kecamatan Mandalajati dan dua SPPG di Kecamatan Lengkong.

Rizki Oktaviani
Editor