Djoko Pekik Maestro Seni Lukis Tanah Air, Telah Berpulang : Dunia Kesenian Berduka

Djoko Pekik

YOGYAKARTA, Prolite – Kabar duka datang dari dunia seni lukis Indonesia. Djoko Pekik, seorang maestro seni lukis Indonesia, telah berpulang pada usia 86 tahun pada Sabtu pagi, 12 Agustus 2023.

Djoko Pekik meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit setelah mengalami kondisi tubuh yang panas.

Djoko Pekik Sudah Lama Mempersiapkan Pemakamannya

Cr. medcom

Anak ketiga Djoko Pekik, Inten Lugutlateng, mengungkapkan bahwa sang ayah akan dimakamkan di Kompleks Makam Seniman Imogiri, Kabupaten Bantul, pada Minggu, 13 Agustus 2023.

Inten menjelaskan bahwa permintaan untuk dimakamkan di sana telah disiapkan oleh Djoko Pekik sendiri beberapa tahun yang lalu.

Jenazah Djoko Pekik akan diistirahatkan di kediamannya di Sembungan, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul.

Dalam prosesi pemakaman tersebut, keluarga akan menggunakan mobil ambulans untuk membawa jenazah melintasi beberapa titik yang biasa dilalui oleh Djoko Pekik.

Dijelaskan bahwa salah satu rute yang akan dilewati adalah Jalan Malioboro. Bagi almarhum, Malioboro memiliki makna khusus, sehingga keluarga telah meminta pengemudi mobil ambulans untuk melewati Malioboro tanpa memedulikan kemacetan atau kendala lainnya.

Kedekatan Djoko Pekik dengan Jalan Malioboro tercermin dalam kesukaannya untuk melintasi area tersebut dengan menyaksikan cahaya lampu-lampu di sepanjang Malioboro.

Selain itu, jenazah juga akan singgah sejenak di rumah pertama Djoko Pekik di kawasan Wirobrajan, Kota Yogyakarta.

Inten, anggota keluarga, menjelaskan bahwa rumah di Wirobrajan memiliki makna sejarah sebagai tempat awal perjalanan keluarga bersama sang ayah.

“Rumah di Wirobrajan ini adalah rumah bapak, tempat saya dan keluarga sejak saya kecil. Pada tahun 1994, bapak membangun rumah di Sembungan, dan hingga saat ini rumah itu masih berdiri. Namun, rumah di Wirobrajan memiliki makna yang sangat berarti bagi bapak,” ungkap Inten.

Selanjutnya, keluarga akan menyelenggarakan misa dengan melibatkan lingkungan dan keluarga di rumah duka di Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan. Selain itu, pada pagi hari Minggu, acara akan diadakan dengan partisipasi para seniman.

“Rencananya, pemakaman akan dilakukan besok siang, dimulai dari rumah menuju Makam Seniman di Imogiri,” tambahnya.

Djoko Pekik dalam Pandangan Keluarga

Djoko Pekik
Foto. kompas

Beliau bukan hanya seorang maestro seni lukis, tetapi juga merupakan sosok yang sangat penting dalam perjalanan hidup keluarganya.

Inten, salah satu anggota keluarga, menyebutnya sebagai seorang ayah yang baik dan penuh perhatian terhadap anak-anaknya.

Inten sering menemani sang ayah dalam berbagai acara, terutama acara-acara yang berkaitan dengan seni lukis.

Meskipun dalam kondisi kesehatan yang tidak sepenuhnya prima, beliau tetap berusaha untuk hadir dalam berbagai pameran seni.

Contohnya adalah kehadirannya dalam sebuah pameran di Magelang, Jawa Tengah. Namun, seiring berjalannya waktu, beliau mulai mengurangi intensitas berkaryanya.

“Beliau sudah beberapa saat tidak melukis lagi, karena sudah sulit untuk bergerak. Kondisinya sekarang seperti umumnya orang tua pada umumnya. Meskipun makanannya masih banyak, namun aktivitasnya sudah terbatas,” jelas Inten.

Djoko Pekik tidak hanya dikenang sebagai seorang seniman besar, tetapi juga sebagai seorang ayah yang penuh kasih dan pengorbanan bagi keluarganya.

Lukisan Berburu Celeng karya Djoko Pekik (1998)

Dedikasinya dalam seni dan kehidupan keluarga akan terus menjadi kenangan yang tak terlupakan.

Djoko Pekik dikenal oleh masyarakat sebagai salah satu seniman lukis ternama Indonesia dan telah memberikan kontribusi besar dalam pengembangan seni lukis di tanah air.

Karya-karyanya memiliki pengaruh yang kuat dalam perkembangan seni visual Indonesia.

Kepergian beliau merupakan kehilangan besar bagi dunia seni lukis Indonesia. Kami, segenap tim redaksi mengucapkan turut berbela sungkawa.




Pernikahan Viral ! Ibuku Adalah Sahabatku, Menarik Terpaut Usia 24 Tahun

Viral di TikTok video pernikahan dengan keterangan ibuku adalah sahabatku (@mughni_2010).

Prolite – Viral di TikTok seorang ayah yang menikahi sahabat dari anaknya sendiri. Dalam unggahan video tersebut bertuliskan “Ibuku Adalah Sahabatku”.

Akun TikTok yang mengunggah video ibuku adalah sahabatku tersebut @mughni_2010 memperlihatkan seorang pria paruh baya mengenakan jas berwarna hitam sedang melangsungkan pernikahannya.

Namun ada yang aneh dalam video yang di unggah tersebut pasalnya ada perempuan yang menikah dengan sang ayah tersebut ternyata sahabat dari anaknya.

Tampak juga perempuan muda yang sedang menyiapkan pernikahan itu ternyata anak dari pria yang sedang menikah.

Selain itu, wanita muda tersebut turut menjadi wali dari ayahnya saat ijab kabul dilaksanakan.

Hingga berita ini diterbitkan, video ibuku adalah sahabatku tersebut telah ditonton sebanyak 5,8 juta kali, disukai lebih dari 240 ribu netizen, dan dikomentari oleh 717 orang.

Lantas apa fakta sebenarnya video “Ibuku Adalah Sahabatku”?

@mughni_2010
@mughni_2010

Di kutip dari pernikahan terpaut usia 24 tahun itu diketahui bernama A.S Yusuf Zauhari (43) menikahi sahabatnya yaitu Adelia Nur Atifah (19).

Sedangkan sahabat dari sang istri yang bukan lain adalah anak nya yang bernama Silva Nabila Dwi Andini (19) membenarkan adanya pernikahan sang ayah dengan sahabatnya sendiri.

Pernikahan yang berlangsung pada hari Kamis 3 Agustus 2023 lalu itu bertempat di kediamannya di Kecamatan Sindangkerta, Bandung Barat, Jawa Barat.

Silva pun menceritakan kisah ibuku adalah sahabatku yaitu awal pertemuan ayahnya dengan sahabatnya yaitu saat ayah Delia kerap bertemu dengan Zauhari yang berprofesi sebagai kontraktor.

Kemudian, Delia pun turut diajak ke rumah ayah Silva.

“Dulu tuh bapak aku (berprofesi) kontraktor proyek gitu. Dulu ada salah satu pegawai bapak aku sering bawa anaknya ke sini, ke rumah karena istrinya jadi TKW.”

“Jadi kan otomatis karena kita seumuran, jadinya kita sering main,” katanya .

Pertama kali bertemu dengan yang kini menjadi ibunya tersebut saat ia berusia enam tahun. Namun pertemuan pertama itu menjadi pertemuan terkhirnya pasalnya ia lama sekali tidak bertemu lagi dengan Adelia.

Ia kembali di pertemukan dengan Adelia pada saat mereka menempuh pendidikan di sekolah yang sama.

“Singkat ceritanya lagi, kita pernah ketemu pas kelas 1 SMP semester 2. Nah Adelia itu pindah dari sekolah lamanya ke sekolah aku, cuma kita beda kelas.”

“Selama satu sekolah itu, kita gak tegur sapa, kayak gak kenal,” jelasnya.

Namun setelah lulus dari SMP Silvia menyebutkan bahwa ia tidak bertemu lagi dengan Delia.

Hingga akhirnya pada Juli 2023 sang ayah tiba-tiba mengungkapkan bahwasannya ia ingin menikah. Sontak pertanyaan langsung di berikan ke pada sang ayah “Sama siapa?”.

Kaget pasti namun mau gimana lagi. Selanjutnya, Zauhari sempat bertemu lagi dengan ayah Delia dan menanyakan anaknya tersebut.

Diketahui bahwa ayah Delia sedang mencalonkan diri sebagai caleg DPRD Bandung Barat.

Dikatakan Silva, Delia sempat meminta persetujuannya untuk menikah dengan Zauhari.

Silva pun menyerahkan keputusan tersebut kepada sang ayah.

Silva pun berharap setelah sang ayah dan sahabatnya resmi menjadi suami-istri dapat menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah.

Selain itu, dirinya juga berharap bahwa pernikahan Zauhari dengan Delia menjadi perikahan yang terakhir.




Dedi Sopandi, Satu dari 3 Calon Pj Wali Kota Bandung yang Diusulkan DPRD

3 Kandidat Pj Wali Kota Bandung - dedi sopandi - ema sumarna - Muradi

Diusulkan Kandidat PJ Wali Kota, Dedi Sopandi: Terimakasih Kepercayaannya

BANDUNG, Prolite – Asisten Daearah (Asda) Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dedi Sopandi diusulkan DPRD Kota Bandung sebagai Pj Wali Kota Bandung pada masa pilkada 2024 mendatang.

Menurut Dedi pihaknya berterima kasih karena diusulkan dan percaya untuk mengemban amanah sebagai Pj Wali Kota selama 1,5 tahun nanti.

“Memang DPRD Kota Bandung mengusulkan 3 nama, begitu juga pemerintah Provinsi mengusulkan 3 nama, nanti keputusannya bagaimana Kemendagri,” ucap Dedi saat dihubungi, Rabu (9/8/2023).

Bagi Dedi siapapun yang akan mengemban tugas itu nantinya harus mampu mengembalikan dan mengharumkan nama Kota Bandung. Pasalnya, Kota Bandung belakangan terakhit ini dalam kondisi tidak baik-baik.

“Kota Bandung ini kan kota kreatif, harus terus ditingkatkan kretifitasnya,” imbuhnya.

Sedang yang diusulkan oleh Pemprov kata Dedi, selain namanya ada juga nama Bambang Tirto dan Taufik BS.

Masih kata Dedi, karena dirinya sempat bertugas di Kota Bandung sehingga banyak kawan dan koleganya, meminta Dedi menjadi Pj Wali Kota Bandung.

Hal sama dengan Sekertaris Daerah (Sekda) dan Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Ema Sumarna, mengucapkan terima kasih kepada anggota dewan yang mempercainya.

“Hatur nuhun atas apresiasinya kepada para anggota dewan,” ucap Ema di Balai Kota.

Ema sendiri mengaku karena sebagai aparatur sipil negera (ASN) harus selalu siap ditempatkan dimanapun.

“Sekarang saya sedang fokus sebagai sekda dan plh, kalau nanti diamanahi kita harus siap, ini bukan keinginan kita bukan pilkada,” ungkap Ema.

Kota Bandung ini kata Ema, masa transisi kepimpinan, karena tanggal 20 September masa berakhir maka tidak boleh ada kekosongan makanya harus ada Pj.

“Ya sampai Febuari 2025 karena menghantar sampai proses pelantikan. Ya lumayan beban pj jangan hanya dilihat fasilitasnya tanggungjawabnya,” ungkapnya.




Polrestabes: Larangan Sepeda Listrik di Jalanan Kota Bandung

Ilustrasi larangan dari Polrestabes Bandung penggunaan sepeda listrik di jalanan Kota Bandung (CNN).

Meningkatnya Kasus Kecelakaan Sepeda Listrik di Jalanan

BANDUNG, Prolite – Polrestabes Bandung melarang penggunaan sepeda listrik di Jalanan Kota Bandung. Larang itu di buat selain soal regulasi juga sebagai respon adanya kecelakaan lalu lintas sepeda listrik yang merenggut nyawa anak di Dago Kota bandung.

Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung
Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung

Trend penggunaan kendaraan listrik banyak dimana-mana bahkan ada tempat penyewaan sepeda listrik.

Namun kebanyakan yang menyewa sepeda listrik adalah anak-anak, bahkan banyak digunakan oleh anak-anak bukan lagi di dalam komplek perumahan namun banyak juga yang pergunakannya sampai ke jalan.

Kendaraan listrik digunakan di jalan raya apalagi oleh anak-anak itu sangat berbahaya sekali.

Hal itu mendapat respon dari Legislator di DPRD Jabar, Muhammad Sidkon. Dia menilai, regulasi terkait kendaraan listrik menjadi hal yang mendesak.

“Kalau setahu saya belum ada (regulasi) terkait sepeda, motor dan mobil listrik terutama soal retribusi, kami minta itu agar diperhatikan dan disiapkan regulasi dari Pemprov,” kata Muhammad Sidkon.

Muhammad Sidkon menuturkan, DPRD Jabar mendukung penuh langkah pemerintah untuk terus bermigrasi dari energi fosil ke energi baru terbarukan, termasuk kendaraan dengan penggunaan energi listrik.

Harga yang murah membuat banyak orang tua yang tidak ragu untuk membelikan anaknya kendaraan listrik.

IG @terang_media
IG @terang_media

Beberapa waktu lalu insiden kecelakaan yang disebabkan oleh pengendara sepeda listrik dibawah umur terjadi di Jalan Cibuntu Sayuran, Kecamaan bandung Kidul, Kota bandung.

Kendaraan listrik yang ditumpangi oleh kedua bocah laki-laki tersebut menabrak gerobak pedagang yang sedang mangkal di pinggir jalan hingga terguling.

Maka dari itu dengan adanya larangan kendaraan listrik di Jalanan Kota Bandung akan meminimalisir kecelakaan di jalan raya.




Jadi Kandidat Pj Wali Kota Bandung, Ema Sumarna : Yang Terpenting Jalankan Tupoksi

ema sumarna

Ema Sumarna: Yang Terpenting Jalankan Tupoksi

BANDUNG, Prolite – Diusulkan namanya untuk menjadi penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, Ema Sumarna mengaku menghargai dan mengapresiasi dewan.

Apalagi menurut Ema, institusi lembaga dewan tersebut merupakan mitra pemerintah kota.

“Makanya selama ini dipercaya sebagai Sekda, Plh, artinya gak ada masalah krusial saya di eksekutif dan legislatif, ini wujud sinergi, ini ucapan terima kasih,” jelas Ema di Balai Kota Bandung, Selasa (7/8/2023).

Soal ada nama-nama lain selain dirinya, Ema mengaku baru mengetahuinya.

“Saya hanya baru tau rumor-rumor saja. Dedi, Muradi. Seandainya terpilih (Pj Wali Kota Bandung) kita menjalankan yang sudah ada. Siapa pun juga dan yang terpenting harus jalankan. garansi konsolidasi, koordinasi yang baik dengan Forkopimda agar pesta demokrasi bisa berjalan dan sukses, tugas utamanya itu,” paparnya.

Lanjutnya, pada 2024 mendatang suksesi Pilkada serentak harus berjalan lancar dan aman, begitu pun pendidikan politik kepada masyarakat, sosialisasi harus maksimal, harus masuk ke seluruh lapisan.

“Kalau sudah kerja gak ada senior dan junior, jalankan saja tupoksi, kan dalam pekerjaan ada etikanya,” tutup Ema.




3 Nama Calon Pj Wali Kota Bandung Diajukan Pada Rapat Pimpinan Fraksi DPRD Kota Bandung

Rapat Pimpinan Fraksi - Pj Wali Kota Bandung

 3 Nama Calon Pj Wali Kota Bandung Tersebut: Dedi Sopandi, Ema Sumarna dan Prof. Muradi

BANDUNG, Prolite – Pada rapat pimpinan dihadiri oleh semua pimpinan fraksi disebutkan 3 nama calon Pj Wali Kota Bandung, Senin (7/8/2023) petang di ruang rapat badan musyawarah DPRD Kota Bandung.

Para pimpinan fraksi yakni fraksi PKS, Gerindra, PDIP, Golkar, Nasdem, Demokrat, dan fraksi gabungan (PSI, PKB, PPP) mengusulkan tiga nama untuk menjabat sebagai Pj Wali Kota Bandung.

Ketiga nama itu yakni Dedi Sopandi kini sebagai Asda Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ema Sumarna yang kini sebagai Sekda sekaligus Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bandung, dan Tim Kerja Percepatan Pembangunan Prof. Muradi merupakan Guru Besar Ilmu Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran (Unpad).

Sebenarnya disampaikan Wakil Ketua DPRD I Kurnia Solihat ada 4 nama yang diusulkan.

Selain tiga nama tersebut, Profesor Karim Suryadi termasuk yang diusulkan juga untuk menjadi calon Pj Wali Kota Bandung.

“Tapi sesuai Permendagri 24 tahun 2023 kita hanya dapat mengusulkan 3 nama, hasil kesepakatan kemarin akhirnya dimunculkanlah 3 nama yang kita susun berdasarkan alpabet tidak berdasarkan no urut, yakni pak Dedi, pak Ema, dan pak Muradi,” ujar Kurnia, Selasa (8/7/2023).

Hal itu kata dia karena Dewan tidak punya hak memberi skoring pada empat nama tersebut.

“Kita tidak boleh, jadi kalau bicara alpabeth itu Pak Dedi, Pak Ema, dan Pak Muradi, itu yang diusulkan,” tegasnya.

Terkait pemerintah pusat menyetujui atau tidak, kata Kurnia itu sepenuhnya hak menteri dalam negeri.

“Bahasanya untuk DPRD Kota dan Provinsi dapat mengusulkan, judulnya dapat mengusulkan, beda kalau Kemendagri mengusulkan dan akhirnya mendagri yang memutuskan. Jadi kalau kami mengusulkan (Pj Wali Kota Bandung) itu berdasarkan aturan saja,” paparnya.

Masig kata Kurnia yang boleh diusulkan hanya ASN eselon IIA, dan di Kota Bandung hanya satu-satunya yakni sekertaris daerah (sekda) Ema Sumarna.

Sedang yang pernah di Kota Bandung sekarang di Provinsi Jawa Barat ada nama Dedi Sopandi. Untuk prof Muradi sendiri dimunculkan karena pernah menjadi tim kerja wali kota.

“Intinya kita mengusulkan orang-orang yang paham Kota Bandung masalah nanti disetujui, dipilih oleh mendagri atau tidak ya itu kita hanya mengusulkan, tapi harapan kita di antara itu, yang menjadi pilihan mereka, yang mengerti masalah pembangunan Kota Bandung ke depan karena mereka paham akan Kota Bandung, itu aja harapan kami,” harapnya.

Kurnia pun membantah untuk pemunculan nama-nama itu bukan atas keinginan pribadi ataupun golongan. Pasalnya pengusulan dari semua fraksi, dewan, sehingga sudah berbau politis dan tidak bisa pribadi.

“Kita tahu pak Dedi cukup lama menjadi camat paham kota Bandung. Pak Ema beliau sekarang sekda paham bagaimana kondisi kota Bandung, dan prof Muradi sebagai TimJa sudah paham juga,” jelasnya.

Pemunculan ketiga nama itu juga bukan atas desakan ketiga orang tersebut. Pasalnya dewan tidak diperbolehkan memanggil apalagi melakukan seleksi untuk Pj Wali Kota Bandung.

“Kita tidak boleh dan tidak pernah bertemu dengan mereka. Kalaupun bertemu pak Ema tidak boleh membahas tentang itu dan memang kalau ketemu bukan masalah itu,” tutupnya.




Institut Teknologi Sepuluh Nopember Telah Resmi Kukuhkan 6.188 Mahasiswa Baru: Selamat Datang di Kampus Pahlawan!

Institut Teknologi Sepuluh Nopember

SURABAYA, Prolite – Setelah melalui berbagai tahap seleksi mahasiswa baru (maba) melalui berbagai jalur, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan bangga mengukuhkan orang maba, baik dari jenjang sarjana (S1) maupun sarjana terapan (D4).

Acara pengukuhan ini diselenggarakan secara tatap muka (luring) di Stadion Institut Teknologi Sepuluh Nopember pada pagi hari, Senin (7/8).

Antusiasme dan Semangat Maba Institut Teknologi Sepuluh Nopember Terus Berkobar

Cr. inews

Dalam suasana antusias dan semangat, seluruh mahasiswa baru (maba) Institut Teknologi Sepuluh Nopember terlihat bersemangat memasuki Stadion dengan mengenakan seragam atasan putih dan bawahan hitam.

Meskipun acara dimulai sejak pukul pagi, semangat para maba tetap berkobar, terlihat dari raut wajah mereka yang sumringah dan bangga mengikuti rangkaian kegiatan yang disajikan.

Kehadiran para maba ini menjadi sorotan acara pengukuhan, di mana mereka akan secara resmi menjadi bagian dari keluarga akademik Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Dalam momen bersejarah ini, jajaran pimpinan tinggi di lingkungan ITS juga turut hadir untuk menyemangati dan memberikan dukungan kepada para mahasiswa baru ini.

Semangat dan antusiasme para maba mencerminkan tekad mereka untuk belajar dan berkembang di kampus tersebut, serta menunjukkan komitmen mereka dalam mengejar ilmu pengetahuan dan pencapaian akademik yang gemilang.

Dalam upaya untuk lebih menghidupkan suasana dan memupuk rasa bangga di hati para mahasiswa baru (maba), pemandu acara terus menggemakan nama-nama fakultas di Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Hal tersebut disambut dengan tepukan riuh dan teriakan semangat serta antusiasme dari seluruh maba.

UKM ITS Meriahkan Suasana Dengan Unjuk Kebolehannya

Cr.

Suasana semakin meriah dengan kehadiran berbagai macam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) ITS yang memiliki talenta luar biasa.

UKM Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Institut Teknologi Sepuluh Nopember turut memberikan penampilan yang memukau, mengisi stadion dengan harmoni dan keindahan vokal.

Kemudian, para maba juga dapat menyaksikan kemahiran dan ketangkasan dalam olahraga panahan melalui penampilan dari ITS Archery.

Selain itu, kehebatan dalam seni bela diri Pencak Silat Setia Hati Teratai (PSHT) juga tampil memukau dan menginspirasi.

Kehadiran UKM-UKM ini tentu memberikan motivasi dan semangat tambahan bagi para maba untuk mengembangkan minat dan bakat mereka selama berkuliah di Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Semua penampilan yang mengesankan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pengukuhan yang menyenangkan dan memotivasi para maba.

Dan tak lupa hal ini juga menggambarkan semangat kolaborasi dan keberagaman di antara komunitas mahasiswa di ITS.

Mentri Kemendikbudristek Nadiem Makarim Turut Menyemangati Maba ITS

Cr. polibatam

Gelaran menyambut mahasiswa baru di ITS menjadi momen yang istimewa, dan untuk semakin menginspirasi semangat para calon mahasiswa, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI, Nadiem Anwar Makarim BA MBA, hadir secara virtual untuk memberikan sambutan.

Meskipun secara virtual, Nadiem berhasil menyampaikan pesan inspiratif yang memberikan motivasi bagi para mahasiswa baru.

Dalam sambutannya, Nadiem menegaskan bahwa menjadi seorang mahasiswa bukan hanya sekadar bergabung dengan perguruan tinggi, tetapi juga menjadi bagian dari entitas yang memiliki potensi besar dalam menciptakan inovasi dan kemajuan bagi Bangsa Indonesia.

Ia menggarisbawahi bahwa mahasiswa adalah ujung tombak kemajuan bangsa, dan melalui kreativitas yang tinggi, mereka memiliki potensi untuk mencapai cita-cita dan ambisi mereka.

Dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dihadirkan, Nadiem menekankan bahwa mahasiswa akan memiliki wadah yang luas untuk mengembangkan diri, mengejar mimpi mereka, dan meraih cita-cita yang tinggi.

MBKM memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menggali potensi mereka tanpa batasan, mendorong mereka untuk mengambil peran aktif dalam proses pembelajaran dan pengembangan diri.

Sambutan dan Pesan Dari Para Petinggi ITS

Ketua MWA ITS Prof Dr Ir KH Mohammad Nuh DEA – Cr.

Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) ITS, Prof Dr Ir KH Mohammad Nuh DEA, menekankan bahwa menjadi mahasiswa di ITS merupakan suatu anugerah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa, karena tidak semua calon mahasiswa memiliki kesempatan untuk diterima di perguruan tinggi tersebut.

Ia juga mengingatkan bahwa menjadi mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember berarti memiliki tanggung jawab yang besar, yaitu menjadi pembelajar sejati.

“Menjadi pembelajar sejati sangatlah penting mengingat kompleksitas persoalan di masa depan yang semakin rumit,” tegasnya.

Ketua Senat Akademik ITS Prof Dr Syafsir Akhlus MSc – Cr.

Tak hanya itu, Ketua Senat Akademik ITS, Prof Dr Syafsir Akhlus MSc, juga memberikan keyakinan kepada para mahasiswa baru dan orang tua yang menyaksikan acara melalui siaran langsung di kanal Youtube ITS TV.

Ia menegaskan bahwa “ITS siap menyediakan lingkungan pembelajaran yang bermutu dan komprehensif bagi para mahasiswa.”

Seluruh fasilitas dan dukungan akan diberikan untuk memastikan para mahasiswa dapat mengembangkan diri dengan optimal dan mencapai potensi terbaik mereka.

Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng IPU AEng – Cr.

Selanjutnya ialah sambutan Rektor ITS, Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng IPU AEng, menyampaikan bahwa Institut Teknologi Sepuluh Nopember telah berhasil menciptakan lingkungan yang heterogen dengan menerima mahasiswa dari 33 provinsi di seluruh Indonesia.

Data yang dipaparkan menunjukkan bahwa selain Jawa Timur, provinsi asal mayoritas mahasiswa baru (maba) yang diterima oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember adalah Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, dan berbagai daerah lainnya.

Hal ini menunjukkan bahwa ITS telah menjadi magnet bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah, dan mencerminkan semangat inklusifitas dan keberagaman di lingkungan kampus.

Setelah mendengar seruan dan sambutan yang penuh semangat dari segenap sivitas akademika ITS, Prof. Ashari berharap seluruh mahasiswa baru tahun 2023 dapat bersinergi bersama untuk meningkatkan citra positif Kampus Pahlawan ini.

Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika ITS untuk senantiasa membimbing para mahasiswa baru, agar mereka dapat menjadi generasi unggul yang akan menunjang cita-cita Indonesia sebagai generasi emas pada tahun 2045.

“Kami ucapkan selamat datang di ITS dan kami tunggu kontribusi besar dari kalian,” pungkasnya, memotivasi mahasiswa baru untuk bersemangat dan memberikan kontribusi terbaik dalam perjalanan studi mereka di Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Dengan semangat dan dukungan dari pimpinan, dosen, dan seluruh anggota komunitas Institut Teknologi Sepuluh Nopember, diharapkan para mahasiswa baru akan semakin termotivasi dan bersemangat untuk mengejar prestasi akademik dan non-akademik yang gemilang.

Semoga para mahasiswa baru di Institut Teknologi Sepuluh Nopember dapat meraih kesuksesan dalam setiap langkah perjalanan studi mereka dan menjadi generasi penerus yang berdaya saing tinggi serta berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Selamat bergabung di keluarga besar ITS, semoga perjalanan studi kalian penuh dengan inspirasi dan pencapaian yang luar biasa!




4 Hari Pasca Kebakaran Pasar Sadang Serang, Pedagang Belum Bisa Jualan

ema sumarna- kebakaran pasar sadang serang

Tempat Penampungan yang Disediakan Pemkot Ditolak Pedagang Pasar Sadang Serang

BANDUNG, Prolite – Kebakaran hebat yang terjadi di Pasar Sadang Serang pada Jumat silam mengakibatkan 170 kios hangus terbakar. Sejak kebakaran itu, sudah empat hari kegiatan para pedagang seperti mati suri.

Ketua Paguyuban Pasar Sadang Serang, Aris Hermansyah mengatakan, para pedagang ingin secepatnya bisa kembali berjualan.

“Kami memohon secepatnya kepada Kasatreskrim Polrestabes Bandung bisa percepat agar garis polisi bisa segera dibuka. Sehingga kami besok sudah bisa berjualan kembali walaupun ala kadarnya,” ujar Aris, Senin 7 Agustus 2023.

Ia menambahkan, jika Kepolisian sudah bisa membuka garis polisi, maka para pedagang siap untuk membantu petugas DLHK, Dinas Kebakaran, dan PD Pasar Kota Bandung untuk bebersih bersama.

“Ketika bebersih itu kami sudah menyiapkan SOP teknisnya. Pihak yang masuk ke dalam itu hanya boleh pedagang pemilik kios pasar sadang serang. Ketika dia bawa saudara atau temannya itu kita larang karena sudah ada petugas lain yang membantu,” lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna langsung menugaskan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) untuk segera menurun armada mobil pemadam.

“Hari ini saya lihat masih ada potensi asap. Saya khawatir masih ada bara api. Segera akan kami lakukan pendinginan terlebih dahulu. Setelah itu, kita sinergi dengan petugas Inafis yang akan hadir, supaya mereka juga berikan garansi keamanan. Jangan sampai berdagang berlangsung tapi kondisinya tidak aman,” tegas Ema.

Tak selang beberapa lama, sekitar pukul WIB, satu unit armada mobil pemadam tiba di Pasar Sadang Serang. Para pedagang pun menyambut dengan riuh tepuk tangan.

Ia menambahkan, upaya yang telah diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung adalah menyiapkan tempat penampungan pedagang sementara (TPPS). Namun, ternyata upaya ini ditolak para pedagang pasar sadang serang.

“Setelah kami langsung berdiskusi, para pedagang ternyata tidak mau ada TPPS. Hal yang diinginkan oleh mereka itu percepatan penarikan police line. Kita coba akomodir, tapi tentu tetap harus hormati SOP dari instansi lain, yakni Inafis Kepolisian,” ucapnya.

Untuk batas waktu dibukanya garis polisi, Ema menambahkan, pihaknya ingin segera bisa merealisasikan keinginan para pedagang. Namun, harus tetap bergerak sesuai dengan regulasi dan SOP yang ada.

“Karena pendinginan juga perlu waktu. Saya ingin secepatnya. Inafis juga hari ini berbarengan. Jangan dipatok kalau hari ini selesai memungkinkan atau tidak,” imbuhnya.

Terkait bantuan subsidi dari anggaran belanja tak terduga (BTT), Ema mengaku, opsi untuk hal tersebut akan dibahas lebih lanjut.

“Kita lihat dulu perhitungannya. Jangan sampai ada pedagang yang merasa dirugikan atau tidak proporsional dengan kebutuhannya. Kita akan bahas ini lebih lanjut. Subsidi juga ada di Permendagri nomor 77 tahun 2020,” ungkapnya.

Agar kejadian serupa tak terjadi lagi di pasar lainnya, Ema mengimbau untuk mengevaluasi aspek keamanan infrastruktur pasar.

“Lewat Diskar PB kita lihat nanti aspek keamanan ancaman kebakaran. Harus di ke jajarannya jangan sampai kembali berulang ada kejadian merugikan pedagang lagi,” tutur Ema.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Agah Sonjaya mengatakan, secepatnya garis polisi akan dibuka setelah proses pendinginan bara api selesai.

“Kita tunggu dulu apinya selesai. Harus benar-benar aman. Setelah itu tim Inafis akan turun menentukan agar tidak ada asumsi. Kita olah TKP dan saksi, baru simpulkan,” kata Agah.




Ancaman Bullying di Sekolah: 16 Insiden dalam 7 Bulan Terakhir

Bullying di sekolah

JAKARTA, Prolite – Selama rentang waktu Januari hingga Juli 2023, Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) telah mencatat 16 kasus bullying di sekolah.

Data ini mengungkapkan bahwa distribusi kasus perundungan mengikuti pola yang beragam di setiap jenjang pendidikan. Terdapat beberapa proporsi kasus bullying yang dapat diidentifikasi, di antaranya:

  • Pada tingkat Sekolah Dasar (SD), terdapat 25% dari total kasus perundungan.
  • Pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), juga tercatat 25% dari kasus perundungan.
  • Di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), proporsi kasus perundungan adalah 18,75%.
  • Sementara itu, pada tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), terdapat juga 18,75% kasus perundungan.
  • Di Madrasah Tsanawiyah (MTs), tercatat 6,25% dari kasus perundungan.
  • Dan pada tingkat pondok pesantren, juga terdapat 6,25% kasus perundungan.

Data ini memberikan gambaran bahwa perundungan masih menjadi permasalahan yang merata dan terjadi di berbagai tingkatan pendidikan.

Pelaku dan Korban Bullying di Sekolah Tak Memandang Usia

Cr. radartasik

Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Heru Purnomo, mengungkapkan bahwa jumlah total korban perundungan di lingkungan satuan pendidikan mencapai 43 orang.

Dari jumlah tersebut, 41 orang atau 95,4 persen merupakan peserta didik, sementara 2 orang atau 4,6 persen merupakan guru.

Lebih lanjut, Heru Purnomo menjelaskan bahwa mayoritas pelaku bullying di sekolah adalah peserta didik, yakni sebanyak 87 orang atau 92,5 persen dari total kasus.

Sisanya, tindakan bullying di sekolah yang dilakukan oleh pendidik sebanyak 5 orang atau 5,3 persen, 1 orang tua peserta didik (1,1 persen), dan 1 Kepala Madrasah (1,1 persen).

Hal ini mengindikasikan bahwa peserta didik menjadi kelompok terbesar yang menjadi korban bullying di sekolah dengan persentase sebesar 95,4 persen.

Serta sebagian besar kasus bullying di sekolah juga dilakukan oleh sesama peserta didik, yaitu sekitar 92,5 persen.

“Dari total 16 kasus perundungan yang terjadi di satuan pendidikan, mayoritas, yakni 87,5 persen, terjadi di satuan pendidikan yang berada di bawah kewenangan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).”

“Sementara itu, hanya 12,5 persen kasus perundungan yang terjadi di satuan pendidikan yang berada di bawah kewenangan Kementerian Agama.”

“Meskipun jumlah kasusnya hanya 2, namun jumlah korban yang terlibat mencapai 16 peserta didik,” demikian yang dijelaskan oleh Heru dalam keterangan resminya pada Jumat, (04/08/2023).

Kasus Bullying Tersebar di Berbagai Wilayah

Cr. Pinterest

Kasus bullying di sekolah tersebar di berbagai wilayah, melibatkan 8 provinsi dan 15 kabupaten/kota. Rinciannya adalah sebagai berikut;

  • Provinsi Jawa Barat (Kabupaten Bogor, Garut, Bandung, Cianjur, Sukabumi, dan Kota Bandung)
  • Provinsi Jawa Timur (Kabupaten Gresik, Pasuruan, dan Banyuwangi)
  • Provinsi Kalimantan Selatan (Kota Banjarmasin)
  • Provinsi Jawa Tengah (Kabupaten Temanggung)
  • Provinsi Bengkulu (Kota Bengkulu dan Kabupaten Rejang Lebong)
  • Provinsi Kalimantan Timur (Kota Samarinda)
  • Provinsi Kalimantan Tengah (Kota Palangkaraya)
  • Provinsi Maluku Utara (Kabupaten Halmahera Selatan).

Heru juga menjelaskan bahwa dari total 16 kasus tersebut, 4 di antaranya terjadi pada bulan Juli 2023, padahal pada saat itu tahun ajaran 2023/2024 baru berjalan satu bulan.

Terdapat 4 Kasus di Bulan Juli 2023

Cr. jawapos

Dalam rentang waktu bulan Juli 2023, terdapat 4 kasus bullying di sekolah yang patut diperhatikan.

Pertama, perundungan terhadap 14 siswa SMP di Kabupaten Cianjur, di mana siswa-siswa tersebut mengalami kekerasan fisik karena terlambat ke sekolah.

Tindakan tersebut termasuk kekerasan fisik seperti menjemur dan menendang, yang dilakukan oleh kakak kelas yang sudah bersekolah di tingkat SMA/SMK.

Heru melanjutkan dengan menjelaskan bahwa salah satu kasus terjadi di sebuah Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di kota Bengkulu.

Dalam kasus bullying di sekolah ini, seorang siswi yang didiagnosa mengalami autoimun menjadi korban perundungan dari 4 guru dan beberapa teman sekelasnya.

Selanjutnya, kasus lainnya terjadi di sebuah SMA di Samarinda, di mana seorang siswa yang diduga sering melakukan perundungan menjadi korban penusukan oleh siswa yang telah lama menjadi korbannya.

Kasus terakhir yang dijelaskan oleh Heru adalah peristiwa seorang guru yang diserang dengan ketapel oleh orang tua seorang siswa.

Serangan ini menyebabkan cedera berat pada mata sang guru dan akhirnya mengakibatkan kehilangan penglihatan permanen. Kejadian ini terjadi setelah sang guru menendang siswa yang tertangkap merokok di sekolah.

Heru juga memberikan pembaruan terkini terkait kasus tersebut. Kedua belah pihak, yaitu guru dan orang tua siswa, telah saling melaporkan kasus ini kepada kepolisian.

Guru dilaporkan atas dugaan kekerasan terhadap anak, sementara pihak guru yang menjadi korban melaporkan kasus ini sebagai penganiayaan yang mengakibatkan luka berat dan cacat permanen.

Perlu Tindakan Nyata Untuk Menangani Kasus Ini

Cr. perguruanalamjad

Rangkaian kasus-kasus yang disebutkan di atas memberikan sorotan tajam terhadap kompleksitas dan keparahan isu perundungan dalam konteks pendidikan.

Fakta-fakta ini menggarisbawahi pentingnya menghadapi tantangan ini dengan tekad dan tindakan yang nyata.

Karena perundungan tidak hanya mengakibatkan luka fisik, tetapi juga menyebabkan dampak psikologis yang serius bagi korban, termasuk rasa malu, rendah diri, dan bahkan depresi.

Selain itu, kasus bullying di sekolah dapat mengganggu proses belajar-mengajar dan menciptakan lingkungan belajar yang tidak aman dan tidak kondusif bagi semua pihak yang terlibat.

Upaya pencegahan bullying di sekolah harus dimulai dari pembentukan kebijakan dan sistem pendidikan dengan mendorong budaya sekolah yang saling menghormati, memiliki rasa empati, serta menghargai perbedaan.

Selain itu, pentingnya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang perundungan di kalangan guru, orang tua, dan siswa.

Program pendidikan tentang pencegahan perundungan harus diintegrasikan dalam kurikulum dan diberikan secara berkelanjutan agar dapat berpengaruh terhadap perilaku dan sikap siswa.

Tidak hanya mengedepankan pendekatan pencegahan, tapi langkah-langkah tegas juga diperlukan dalam menangani kasus perundungan yang telah terjadi.

Oleh karena itu, perlu dilakukan proses investigasi yang adil dan transparan untuk menegakkan keadilan bagi para korban.

Selain itu, penting juga menerapkan sanksi yang tepat dan efektif bagi pelaku perundungan sebagai bentuk tanggung jawab dan konsekuensi atas tindakan mereka.

Sekarang sudah saatnya bagi masyarakat, pemerintah, sekolah, dan pihak terkait lainnya untuk bersatu dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif, di mana setiap individu merasa dihormati dan dilindungi.

Hanya dengan kerjasama yang kuat dan komitmen bersama, isu bullying di sekolah dapat dihadapi secara efektif demi menciptakan masa depan yang lebih aman dan berdaya bagi para generasi mendatang.




Kebakaran Pasar Sadang Serang, 13 Unit Pemadam Dikerahkan

kebakaran pasar sadang serang

Sebab Kebakaran Pasar Sadang Serang Masih Diselidiki

BANDUNG, Prolite – Sekira pukul WIB pada Jumat 4 Agustus 2023 diinformasikan terjadi kebakaran Kebakaran Pasar Sadang Serang.

Sedikitnya 13 unit kendaraan pemadam dikerahkan oleh Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana untuk mengatasi Kebakaran Pasar Sadang Serang.

Lokasi Kebakaran tepatnya di Jl. Masjid An’Nur, Kelurahan Sadang Serang, Coblong, Kota Bandung.

kebakaran pasar sadang serang 2
(Tangkapan layar Smartphone warga)

“Berdaasrkan keterangan masyarakat sekitar terlihat api dari salah satu kios. Lalu api dengan cepat merambat dan membakar bangunan LOS lainya. Warga di lingkungan sekitar mencoba memadamkan dengan peralatan seadanya dan melaporkan ke Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung atas nama Herawati,” keterangan Diskar PB Kota Bandung.

Penyebab kebakaran sendiri masih dalam tahap penyelidikan.

Sebanyak 160 kios atau los terbakar.