Antisipasi Dampak Kebakaran TPA Sarimukti, Plh Wali Kota Dorong Warga Kelola Sampah
BANDUNG, Prolite – Pasca Kebakaran TPA Sarimukti, Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna mendorong masyarakat untuk dapat mengelola sampah mulai dari sumbernya.
Salah satunya dengan menjadikan Kawasan Bebas Sampah (KBS) di wilayahnya masing-masing.
Hal tersebut juga untuk mengantisipasi dampak kebakaran di TPA Sarimukti.
“Saya harapkan para pengurus RT dan RW mengedukasi masyarakat untuk bisa menghadirkan sampah yang selesai di lingkungan,” kata Ema di Balai Kota Bandung, Selasa 22 Agustus 2023.
Ema menilai, kebakaran TPA Sarimukti berpotensi mengganggu ritasi sampah dari Kota Bandung ke TPA Sarimukti.
“Mudah-mudahan tidak terjadi hambatan untuk pembuangan sampah ke TPA. Artinya ada potensi penumpukan sampah di Kota Bandung,” ujarnya.
Untuk itu, lanjutnya, akselerasi Kawasan Bebas Sampah (KBS) baru di level RW harus ditingkatkan. Saat ini terdapat 234 RW yang berstatus KBS di Kota Bandung naik dari sebelumnya 154 RW
“Alhamdulillah ada progres dari 154 RW sekarang sudah diatas 234 RW KBS. Ini terus kita dorong dan agar Bandung menjadi zero waste city. Ini harus kita lakukan secara masif,” ujarnya.
Ema menyebut, KBS juga menjadi tolak ukur kinerja camat dan lurah. Semakin banyak KBS di wilayahnya maka semakin baik pula kinerjanya.
Terakhir, ia berharap kebakaran di TPA Sarimukti segera dapat ditangani dan tidak berulang, sehingga ritasi pembuangan sampah tidak terganggu.
“Mudah mudahan itu tidak meluas sehingga proses ritasi ke TPA tidak terganggu,” ujarnya.
Sebelumnya, Api melahap gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) sejak Sabtu, 19 Agustus 2023. Hingga Senin, 21 Agustus 2023 api masih belum bisa dipadamkan.
Tolak Rencana Pembangunan TPST Cicabe, Warga Demo
Category: Daerah
22 Agustus 2023
Tolak Rencana Pembangunan TPST Cicabe, Warga Demo
BANDUNG, Prolite – Tolak rencana pembangunan tempat pembuangan sampah terpadu TPST Cicabe, warga komplek City Garden Residence (CGR) melakukan aksi demo.
Ketua Paguyuban Warga CGR, Muhammad Arfan menjelaskan aksi demontrasi dilakukan karena rencana pembangunan TPST Cicabe akan dibangun persis di atas lereng pemukiman penduduk.
“Sebetulnya yang jadi masalah utama itu adalah pemilihan lahan dan proses kontruksinya. Kami menyuarakan kemana-mana termasuk ke Camat juga ini gimana maksudnya akan dibangun fasilitas dengan sekala pabrik, ada mesin yang bergetar disitu dengan beban ber ton-ton tapi di atas tanahnya labil dari struktur tanah juga tidak bisa,” jelas Arfan saat ditemui, Selasa (22/8/2023).
Aksi demontrasi itu dilakukan di depan kantor Pusat Daur Ulang Kota Bandung yang terletak di Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati.
Arfan dan 175 kepala keluarga lain yang bermukim tepat dibawah rencana lokasi pembangunan TPST Cicabe khawatir kondisi bangunan yang berada di atas lereng ambruk dan menimpa rumah warga sekitar.
“Di Indonesia belum ada bagunan di atas sampah, artinya ini masih coba-coba dan belum ada analisa lanjut. Melihat ini, apakah kita mau di korbankan kalau stabilitasnya gagal longsornya pasti semua kesini yang meninggal kita juga,” tegas Arfan.
Selain posisi struktur tanah, Arfan dan ratusan warga lain khawatir pencemaran udara yang ditimbulkan ketika TPST Cicabe beroperasi dikemudian hari. Belum lagi, hilir mudik kendaraan berat di jalan yang relatif sempit menjadi hal lain yang menjadi poin keberatan warga sekitar.
“Sosialisasi sudah kami lakukan disampaikan akan keluar bau tapi seperti peuyeum. Bau tetap bau, juga tempat yang dilaluinya ini penuh dengan aktifitas warga akan dilalui sampah, berceceran air limbah. Ini yang kami tolak,” jelasnya.
Disisi lain, Arfan mengakui bersama warga lainnya mendukung pembangunan TPST Cicabe untuk bisa membantu mengurai permasalahan sampah di Kota Bandung. Hanya saja, tidak dilokasi yang saat ini ditentukan.
“Memang masalah sampah kami setuju dengan dibangun TPST. Kami hanya minta direlokasi tempat pembangunannya, kami dukung program Citarum Harumnya sangat mendukung, tapi untuk lokasinya kami minta direlokasi itu yang kami mohonkan,” tandasnya.
Sementar itu, warga menuntut agar rencana pembangunan TPST Cicabe dilakukan pengkajian ulang baik dari struktur bangunan yang berdiri di lereng hingga menuntut agar pembangunan TPST Cicabe dilakukan relokasi.
Tampak Lebih Rapih, 23 PKL Jalan Eyckman Ditata
Category: Daerah
22 Agustus 2023
Jadi Lebih Rapi, Pemkot Bandung dan RSHS Tata PKL Jalan Eyckman
BANDUNG, Prolite – Sebanyak 23 PKL Jalan Eyckman (kawasan Rumah Sakit Hasan Sadikin/RSHS) ditata. Penataan ini dilakukan untuk menjaga aspek estetika, juga melancarkan arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Para PKL Jalan Eyckman tersebut kini menempati ruang baru yang telah disiapkan RS Hasan Sadikin yang letaknya tidak jauh dari lokasi mereka berjualan sebelumnya.
Pelaksana Harian Wali Kota Bandung Ema Sumarna mengapresiasi dan berterima kasih atas kerja sama Pemkot Bandung, RSHS, para PKL yang ditata, serta PT. Danone Indonesia dalam proses penataan ini.
“Kita bisa rasakan, arus lalu lintas di Jalan Prof. Eyckman lebih lancar. Tidak ada lagi hambatan (akibat PKL di sepanjang jalan). Hal ini perlu disyukuri dan harus kita jaga,” kata Ema usai meninjau PKL di Jalan Eyckman, Senin 21 Agustus 2023.
“Saya titip tidak ada lagi toleransi orang berhenti atau parkir, tidak boleh. Jalur ini harus lancar,” katanya menambahkan.
Meski begitu, Ema menyebut penataan PKL Jalan Eyckman di kawasan lebih luas, seperti di persimpangan Jalan Eyckman – Jalan Sederhana, atau Jalan Sukajadi masih jadi pekerjaan rumah bersama.
Ia juga menjelaskan, dalam waktu dekat, penataan PKL akan dilakukan di kawasan Tegalega dan Basemen Alun-alun. Saat ini, berbagai koordinasi telah dilakukan Dinas Koperasi dan UKM.
“Dalam waktu dekat, kita bisa melihat lokasi Tegalega yang jauh lebih baik,” kata Ema.
Di tempat yang sama, Kepala Diskop UKM Kota Bandung Atet Dedi Handiman menjelaskan, ada 23 pelaku UKM yang telah ditata. Penataan ini merupakan kerja sama dengan beberapa pihak, yakni RSHS dan juga PT. Danone Indonesia.
Selain itu, ada 8 pelaku UKM (penjual kopi) di sisi selatan kawasan RSHS yang akan bergabung ke ruang yang telah disediakan tersebut.
“Insyaallah 8 pedagang akan masuk ke space yang ada. Selain itu, area taman ini kabarnya akan ditata oleh RSHS untuk nantinya jadi area tempat makan,” ujar Atet.
Viral Oknum TNI Memukul Tukang Parkir di Bandung
Category: Daerah
22 Agustus 2023
Viral Oknum TNI Memukul Tukang Parkir di Bandung
Prolite –Viral di media sosial kejadian pemukulan, oknum TNI memukul tukang parkir di Bandung.
Video yang di unggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni di akun Instagram pribadinya @ahmadsyahroni88.
Kejadian oknum TNI memukul tukang parkir tersebut terjadi pada Hari Minggu (20/8). Bahkan Ketua Komisi III DPR RI juga menuliskan caption dalam unggahnya “Norakkk ga sih ini manusia???!!! Tanyanya.
Menurut saksi yang berada di lokasi kejadian bernama Robby R Nainggolan. Ia bersama teman-temannya sedang berada di restoran.
@ahmadsyahroni88
Kejadian yang bermula saat tukang parkir yang sedang memarkirkan mobil secara otomatis dia memberhentikan sepeda motor yang sedang melintas di jalan raya.
Saat pengendara motor di hentikan oleh tukang parkir ternyata tidak terima, telihat sosok yang melakukan pemukulan terhadap tukang parkir tersebut diduga anggota TNI karena menggunakan seragam loreng.
“Nah ternyata gue engga tahu si pakaian seragam pengen cepat-cepat, terus diberhentikan,” kata Bobby.
“Setelah diberhentikan pria berpakaian berseragam enggak terima dan dia langsung turun dari sepeda motornya,” imbuhnya.
Tanpa basa-basi anggota TNI yang mengenakan seragam itu langsung turun dari motor dan melepas helem dan memukul kepala tukang parkir tersebut dengan sangat keras.
Pukulan yang di lakukan oleh anggota TNi tersebut tepat mengenai pipi sebelah kanan dari tukang parkir.
Melihat kejadian tersebut sontak warga yang berada di lokasi kejadian menjadi menyoraki pria yang diguga anggota TNI tersebut.
Bahkan ada wanita yang berada di lokasi kejadian meneriaki “Eh, Astagfirullah! Viralin, viralin, viralin, viralin,” ujar wanita tersebut.
Erick Tohir: Usai Konser Dewa 19, Stadion Si Jalak Harupat Butuh Pemulihan 4-5 Hari
Category: Daerah
22 Agustus 2023
Erick Tohir: Usai Konser Dewa 19, Stadion Si Jalak Harupat Butuh Pemulihan 4-5 Hari
BANDUNG,Prolite – Konser band rock Dewa 19 Featuring All Star yang sudah digelar di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten bandung pada Hari Sabtu 19 Agustus 2023 kemarin.
Konser ini merupakan bagian dari Dewa 19 Feat All Stars Stadium Tour 2023 yang sebelumnya digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK).
Setelah menggelar konser di Stadion yang berada di Kabupaten Bandung, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erik Tohir menyampaikan kehawatirannya dengan kondisi rumput yang berada di Stadion Si Jalak Harupat.
Viva jabar
Meski saat menggelar konser kondisi rumput di Stadion kondisinya dilapisi oleh pelindung rumput. Penggunaan pelindung rumput merupkan standar konser yang harus dilakukan saat menggunakan Stadion.
Kondisi lapangan mamang masih dalam pemantauan karena nantinya pada bulan November mendatang Stadion Si Jalak Harupat bandung akan digunakan untuk Piala Dunia U-17.
Namun Erick Tohir optimistis rumput lapangan SJH bakal kembali pulih dan siap digunakan untuk pertandingan Piala Dunia U-17 mendatang.
“Enggak lah, kalau sudah dipakai konser begitu kan butuh pemulihan hanya 4 sampai 5 hari saja,” katanya saat ditemui di lokasi.
Dengan fasilitas yang ada di SJH harus mampu menggelar konser bertaraf nasional maupun Internasional
Si Jalak Harupat sudah lolos menjadi Stadio yang layak untuk digunakan pada venue Piala Dunia U-17.
Meski masih ada beberapa catatan terkait SJH, Erick mengaku tak terlalu khawatir. Pasalnya, pemerintah pusat telah menyiapkan guna perbaikan itu.
WFH ASN DKI Jakarta Dimulai: Kritik dan Respon Warganet Meledak di Twitter
Category: Daerah
22 Agustus 2023
JAKARTA, Prolite – Kebijakan WFH ASN DKI Jakarta mulai diberlakukan hari ini, Senin 21 Agustus 2023. Langkah ini merupakan implementasi dari kebijakan terbaru yang diambil oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kebijakan ini diambil sebagai tanggapan terhadap kondisi udara yang buruk di Ibu Kota dan juga sebagai upaya untuk mengatasi masalah kemacetan lalu lintas yang sering terjadi.
Langkah ini terkait dengan persiapan menyambut event internasional yaitu Konferensi Tingkat Tinggi Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (KTT ASEAN) yang akan diselenggarakan di Jakarta pada bulan September 2023.
Dalam rangka mengurangi dampak negatif yang mungkin timbul akibat event internasional tersebut, kebijakan WFH diterapkan khususnya untuk pejabat negara atau Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan komposisi sekitar 50%.
Hal ini bertujuan untuk mengurangi jumlah kendaraan di jalan raya, mengurangi polusi udara, serta meminimalkan kemacetan yang dapat terjadi selama persiapan dan pelaksanaan KTT ASEAN.
Ilustrasi ASN di wilayah DKI Jakarta – Cr. Antara
Namun, kebijakan Work From Home (WFH) ini biasanya diterapkan dengan pertimbangan tertentu, dan dalam beberapa kasus, sektor-sektor pelayanan masyarakat yang memerlukan kehadiran fisik ASN masih tetap beroperasi seperti biasa.
Pada kebijakan WFH ASN DKI Jakarta, kelompok ASN yang berurusan langsung dengan layanan publik, seperti RSUD, Puskesmas, Satpol PP, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Perhubungan, dan pelayanan tingkat kelurahan, masih diharuskan untuk tetap bekerja di tempat.
Hal ini karena layanan-layanan tersebut memerlukan kehadiran fisik ASN untuk menjalankan tugas-tugas yang tidak dapat diakomodasi dengan bekerja dari rumah.
Tanggapan Warganet Terhadap Kebijakan WFH ASN DKI Jakarta
Twitter/X – Cr. Unsplash
Di Twitter, warganet sedang ramai membahas kebijakan Work From Home (WFH) yang baru saja diberlakukan oleh pemerintah DKI Jakarta bagi sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ibu Kota.
Pendapat warganet mengenai kebijakan ini beragam. Meskipun ada yang setuju dengan langkah ini, banyak juga yang mengekspresikan ketidaksetujuan mereka dan meragukan efektivitas kebijakan ini.
Beberapa warganet merasa bahwa kebijakan WFH ASN DKI Jakarta ini mungkin tidak akan menghasilkan dampak yang signifikan.
Mereka menyoroti bahwa beberapa pejabat atau ASN mungkin akan memilih untuk tetap berada di rumah dan tidak melakukan perjalanan menggunakan kendaraan, sehingga tujuan mengurangi polusi dan kemacetan di Jakarta mungkin tidak akan tercapai sepenuhnya.
Di sisi lain, ada juga pandangan yang mengkritik kebijakan WFH ini dengan asumsi bahwa pemerintah DKI Jakarta mungkin percaya bahwa polusi di Jakarta hanya disebabkan oleh kendaraan bermotor dan bukan faktor lain.
Pandangan ini menyoroti bahwa polusi di Jakarta juga dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti industri, konstruksi, dan faktor alam.
Berbagai kritik terhadap kebijakan WFH ASN DKI Jakarta juga mulai bermunculan dari berbagai kalangan, termasuk dari beberapa tokoh masyarakat.
Salah satu yang mengutarakan kritik tersebut adalah Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, yaitu Hardiyanto Kenneth.
Kenneth secara tegas menyatakan pandangannya bahwa kebijakan WFH ASN DKI Jakarta yang diterapkan, memiliki ketidakadilan terhadap masyarakat Jakarta.
Ia menyoroti bahwa kebijakan WFH hanya berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hanya terbatas pada sekolah-sekolah di sekitar wilayah penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN.
Kenneth menyampaikan pandangan bahwa hal ini merupakan tindakan tebang pilih, dengan pertanyaan retoris mengapa kebijakan tersebut hanya berlaku pada ASN dan sekolah-sekolah di sekitar KTT ASEAN.
Ia juga mempertanyakan mengapa tidak diberlakukan kebijakan serupa di daerah-daerah lain yang juga terkena dampak polusi dan mengapa hal ini tidak diterapkan untuk mengurangi kesenjangan sosial.
Kenneth menegaskan bahwa ASN DKI dan ASN Kementerian menerima gaji dari pajak yang dibayar oleh masyarakat, dan ia merasa hal ini merupakan suatu tragisitas.
Cr. beritajakarta
Selain itu, ia juga mengemukakan kekhawatiran bahwa masyarakat yang bekerja di sektor swasta tidak mendapatkan perhatian yang seharusnya terkait kebijakan WFH ini, padahal mereka juga turut membayar pajak.
Tidak hanya Kenneth, beberapa pengamat juga memberikan pandangan mereka terkait kebijakan WFH ASN DKI Jakarta ini.
Mereka berpendapat bahwa kebijakan WFH mungkin tidak akan memiliki dampak signifikan terhadap perbaikan kualitas udara di Jakarta.
Pandangan ini muncul dengan argumen bahwa sumber polusi udara di Jakarta bukan hanya terkait dengan asap kendaraan, tetapi juga melibatkan berbagai industri yang beroperasi di wilayah tersebut, serta pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).
Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah, menjelaskan bahwa sumber polusi udara di Jakarta tidak hanya berasal dari moda transportasi, tetapi juga terkait dengan kegiatan industri dan PLTU.
Menurutnya, meskipun kebijakan WFH ASN DKI Jakarta ini dapat mengurangi jumlah kendaraan di jalan, namun dampaknya mungkin terbatas karena faktor-faktor lain yang juga berperan dalam menciptakan polusi udara di kota tersebut.
Argumen ini menunjukkan bahwa permasalahan polusi udara di Jakarta bersifat kompleks dan multidimensional, melibatkan berbagai sektor dan faktor.
Oleh karena itu, penanganan polusi udara memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif dan integratif, termasuk upaya untuk mengurangi emisi dari industri dan sektor energi.
Pendaki Gunung Kerinci yang Jatuh di Shelter 3 Selamat Dievakuasi oleh Tim SAR
Category: Daerah
22 Agustus 2023
Prolite – Martinus, seorang pendaki berusia 31 tahun dari Jakarta, yang terjebak di Gunung Kerinci, akhirnya berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan.
Tim tersebut terdiri dari Basarnas, Pos SAR Kerinci, Balai Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), anggota Organisasi Mapala, serta juga melibatkan partisipasi warga setempat.
Proses Penyelamatan Pendaki Gunung Kerinci oleh Tim SAR
Tim SAR saat akan memulai proses evakuasi – Cr. beritasatu
Setelah menerima informasi awal pada Hari Jumat, 18 Agustus 2023, Tim SAR Gabungan memutuskan untuk bergerak menuju lokasi kejadian yang terletak di Shelter 3.
Pergi pada siang hari dengan kondisi cuaca hujan ringan, mereka melibatkan diri dalam misi penyelamatan.
Setelah menjalani perjalanan selama kurang lebih 10 jam, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil mencapai lokasi pada malam harinya.
Tanpa ragu, mereka segera mengambil langkah-langkah penanganan awal terhadap korban, Martinus, dengan tujuan untuk menstabilkan cederanya pada bagian kaki.
Pada dini hari tanggal 19 Agustus, korban, Martinus, segera dievakuasi dengan menggunakan tandu oleh Tim SAR Gabungan dari Shelter 3 menuju Posko R10.
Proses evakuasi dilakukan dalam cuaca yang penuh tantangan, dengan hujan deras yang membuat jalur menjadi licin dan berlumpur di lokasi.
Akhirnya, setelah berjuang keras, pada pukul WIB, korban berhasil dievakuasi menuju Posko R10.
Pendaki Gunung Kerinci saat berhasil dievakuasi – Cr. jektvnews
Dari sana, korban selanjutnya dibawa menggunakan ambulance menuju puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Komandan Pos SAR Kerinci, Bambang Hermawan, mengucapkan terima kasih kepada semua unsur yang terlibat dalam proses evakuasi ini.
Dia berharap agar Tim SAR Gabungan selalu dapat menjaga kekompakan dan bekerja sama dengan baik dalam setiap pelaksanaan operasi SAR.
Kasi BB (Kepala Balai Besar) TNKS, Nurhamidi, juga mengonfirmasi kejadian ini. Saat ini, korban yang jatuh di shelter 3 masih dalam perawatan untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.
TULIP FUNRUN 2023 “Bersama Wujudkan Kekeluargaan”
Category: Daerah
22 Agustus 2023
TULIP FUNRUN 2023 “Bersama wujudkan kekeluargaan”
Prolite – TULIP FUNRUN 2023. Peringati HUT RI ke 78 warga cluster tulip komplek Bumi Adipura kelurahan Rancabolang kecamatan Gedebage kota Bandung gelar marathon bersama bertema “Bersama Wujudkan Kekeluargaan”.
Acara yg dimulai pagi hari mulai pukul wib, dihadiri oleh Bapak Camat dan Bapak Lurah setempat bersama jajarannya berlangsung sangat meriah meskipun hanya menempuh jarak 4 KM di dalam komplek cluster Tulip.
“Acara marathon TULIP FUNRUN 2023 yg sudah beberapa kali diadakan dicluster kami ini bertujuan untuk menjalin silahturahmi antar warga komplek dan memasyarakatkan olah raga dikalangan keluarga “ungkap Ricky Nito sugesti selaku RW 10 .
Acara yg berlangsung sekitar 2 jam ini diakhiri dengan pembagian dorprize hasil sumbangan dari warga setempat dan para donatur yang ada didalam komplek salah satunya dari Grup Kharisma 18 empat dua,Wira Arya Mobilindo, Baso urat Saturnus grup, Indopta Karya Netrtama, Pasar modern Sinpasa, Bandung Jaket Rompi dan masih banyak lagi yang tidak bisa disebutkan satu persatu.
Acara ini berjalan dgn lancar berkat kerjasama yg baik antara panitia dengan dukungan para pengurus RT setempat dan karang taruna yang ada.
Parade Foto : Dusun Bambu Cetak Rekor MURI Ketan Bakar Terbanyak di Dunia Sebanyak 2023 Potong
Category: Daerah
22 Agustus 2023
Prolite – Outdoor Dining Resort Restaurants Dusun Bambu telah mencapai prestasi luar biasa dengan meraih pengakuan dari Rekor MURI (Museum Rekor Indonesia).
Acara tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan, yang diadakan di lokasi Dusun Bambu, Jalan Kolonel Masturi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada tanggal 19 Agustus 2023.
Tidak hanya memberikan sambutan, Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan juga turut terlibat dalam proses pembuatan ketan bakar dan meletakkan potongan pertama saat pembuatan miniatur Gedung Sate.
Raih Rekor MURI Ketan Bakar Terbanyak Di Dunia
Dalam acara ini, Dusun Bambu meraih rekor MURI untuk jumlah ketan bakar terbanyak di dunia, dengan mengusung tema ‘The New Art of Ketan Bakar 2023’.
Proses pembakaran ketan tersebut melibatkan 78 orang, yang terdiri dari berbagai kalangan, seperti chef profesional, praktisi kuliner, pelajar, mahasiswa dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Ketan Bakar Lembang.
Total ketan bakar yang digunakan untuk membuat miniatur Gedung Sate ini mencapai 2023 potong, dan dengan angka tersebut tentunya telah menjadi suatu pencapaian yang sangat mengesankan.
Keunikan dari rekor ini semakin menonjol ketika para juru masak Dusun Bambu mengatur ketan bakar tersebut dalam bentuk miniatur Gedung Sate.
Pemilihan ketan bakar sebagai elemen untuk membuat miniatur Gedung Sate ialah dengan alasan, ketan bakar telah menjadi simbol kuliner khas Lembang dan memiliki nilai historis dan budaya yang kuat, serta menjadi bagian integral dari identitas daerah tersebut.
Sementara itu, pemilihan Gedung Sate sebagai model miniatur juga memiliki kaitan dengan perayaan HUT Provinsi Jawa Barat. Ini adalah wujud kreativitas yang unik dalam merayakan momen penting bagi daerah tersebut.
Dengan menggambarkan Gedung Sate sebagai miniatur dari ketan bakar, Dusun Bambu berhasil menggabungkan aspek kuliner dan budaya setempat dalam satu pencapaian yang kreatif.
Semarak HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 di Kelompok Belajar Innayah Kabupaten Bandung
Category: Daerah
22 Agustus 2023
Semarak HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelompok Belajar Innayah Kabupaten Bandung
KABUPATEN BANDUNG, Prolite – Semarak HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78 yang sudah berlangsung pada Kamis 17 Agustus 2023, namun semangatnya masih membara di berbagai kalangan.
Kini semarak perayaan memperingati HUT Kemerdekaan RI ke -78 terjadi di golongan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Rizky Oktaviani/
Seluruh siswa dan siswi Kelompok Belajar Innayah yang telah menggelar berbagai perlombaan di halaman sekolah demi semarak HUT Kemerdekaan.
Bukan hanya siswa dan saswi saja yang ikut dalam perlombaan yang diadakan oleh Kelompok Belajar Innayah, namun para orang tua juga antusias mengikuti perlombaan.
Anak-anak usia dini memang sangat penting untuk dikenalkan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang jauh pada 17 Agustus 1945.
Kelompok Bermain Innayah berada di Soewanda, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimeunyan, Kabupaten Bandung.
Rizki Oktaviani/
Berbagai macam perlombaan yang diselenggarakan oleh Kelompok Bermain ini.
Meski terlihat sederhana, namun tidak menyurutkan semangat dari peserta lomba, di mana gelak tawa dan senyum nampak terpancar dari wajah para peserta lomba menunjukan rasa senang mereka di momen Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78.
Jenis Perlombaan yang digelar oleh Kelompok Bermain Innayah terdiri dari memakai kaos kaki, memasukan pensil kedalam botol, dan memindahkan air dari ember ke dalam botol.
Rizki Oktaviani/
Seluruh siswa dan siswi terlihat sangat antusias sekali untuk mengikuti perlombaan ini.
Sedangkan perlombaan para ibu-ibu terdiri dari estafet gelas menggunakan balon dan estafet karet.
Terdengat sorakan kebahagian dan keseruan dari seluruh peserta lomba dari KB Innayah ini.
Bahkan Ketua Pengelola dari KB Innayah, Diah Rachmawati menyampaikan rasa senang karena banyaknya antusias dari mamah-mamah dan siswa KB Innayah yang hadir untuk mengikuti perlombaan memperingati HUT RI ke-78.
Semoga dengan adanya peringatan HUT RI ini rasa optimisme senantiasa terus tumbuh di dalam diri tiap peserta didik KB Innayah terkhusus dalam keseharian pembelajaran. Anak-anak terus menunjukkan semangat belajarnya, dan mau mencoba hal baru untuk menambah pengalaman dan wawasan mereka sehingga mereka memiliki sikap yang pantang menyerah.