Viral Video Kebakaran Gunung Manglayang , Senin Sore 2 Oktober 2023

Kebakaran Gunung Manglayang terjadi Senin 2 Oktober 2023 (Video Whatsapp).

Viral Video Kebakaran Gunung Manglayang , Senin Sore 2 Oktober 2023

BANDUNG, Prolite – Viral video kebakaran hutan di Gunung Manglayang yang terletak di anatara Kota Bandung dan Kabupaten Bandung.

Salah satu akaun TikTok @Aseprcgd3 membagikan video yang terlihat adanya kobaran api di salah satu puncak gunung.

@aseprcgd3/video/7285350188456086791?is_from_webapp=1&sender_device=pc&web_id=7254213976832558594

Akun tersebut juga menjelaskan bahwa kebakaran hutan terjadi kebakaran sejak Senin sore 2 Oktober 2023.

Hingga kini belum diketahui penyebab kebakaran itu terjadi. Namun Kapolsek Cileunyi Kompol Suharto dan kanit Pol PP Kecamatan Cileunyi Rosyid membenarkan adanya kejadian kebakaran hutan pada Seni sore tersebut.

WhatsApp Video
WhatsApp Video

“Betul, saat ini api masih berkobar di hutan Gunung Manglayang. Hutan yang terbakar masuk wilayah Kecamatan Cilengkrang,” kata Rosyid dikutip dari .

Banyaknya kejadian kebakaran yang akhir-akhir ini serinf terjadi di beberapa hutan ataupun lahan kosong karena kondisi tanah dan rumput yang sangat kering.

Kemarau panjang juga menjadi penyebab utama terjadinya gampang terbakarnya rumput.




Kenaikan Harga BBM Mulai Awal Bulan Oktober 2023

Kenaikan harga BBM mulai Oktober 2023 (detik).

Kenaikan Harga BBM Mulai Awal Bulan Oktober 2023

Prolite – Beberapa jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami kenaikan harga dan itu sudah berlaku sejak 1 Oktober 2023.

Pengumuman kenaikan tersebut oleh PT Pertamina (Persero) untuk penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).

“PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/ sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum,” tulis Pertamina melalui laman resminya, Sabtu (30/9).

Untuk jenis yang bahan bakar minyak yang mengalami kenaikan yakni Pertamax, Pertamina Dex, Dexlite hingga Pertamax Turbo.

Per tanggal 1 Oktober untuk harga Pertamax resmi naik Rp 550 per liter, dari harga sebelumnya Rp per liter kini menjadi Rp per liter.

Harga Pertamax Turbo naik sebesar Rp 700 per liter dari harga sebelumnya Rp per liter kini menjadi Rp per liternya.

Harga Pertamax Green 95 juga naik per liter, dari sebelumnya dijual per liter, kini menjadi per liter.

Sementara itu, kenaikan tertinggi tercatat dialami Pertamina Dex yang sebelumnya dijual per liter, kini menjadi per liter atau naik per liter.

Kemudian harga Dexlite juga mengalami kenaikan Rp850 per liter menjadi per liter, dari sebelumnya per liter.

Namun ada satu jenis BBM yang tidak mengalami kenaikan harga mulai Oktober 2023 yakni Pertalite dengan harga Rp per liter dan Bio Solar Rp per liter.

Kenaikan harga ini juga di rasakan di beberapa wilayah seluruh Indonesia.




Krisis Air, 10 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan

krisis air - pembagian air bersih

Warga Kelurahan Babakansari Kiaracondong Alami Krisis Air Bersih

BANDUNG, Prolite – Antisipasi krisis air, Perumda Tirtawening Kota Bandung menyuplai air ke RW 17 Kelurahan Babakansari, Kecamatan Kiaracondong sebanyak liter air bersih.

Direktur Utama Perumda Tirtawening Sonny Salimi mengatakan pengiriman air ini sudah sebulan lalu dan kali ini masuk ke dua bulan.

“Kita membagikan air secara gratis ke warga RW 17, kita bagikan ke pelanggan dan bukan pelanggan karena kondisi krisis air seperti ini meski air buat semua harus diproduksi tapi ini darurat jadi semua harus dapat air bersih,” tegas Sonny di lokasi pembagian air.

Pengiriman ini terpaksa dilakukan menggunakan mobil tangki karena melalui perpipaan terganggu, karena produksi Perumda menurun hampir 50%.

Direktur Utama Perumda Tirtawening - Sonny Salimi - krisis air
Direktur Utama Perumda Tirtawening, Sonny Salimi.

“Contoh di Badaksinga biasa olah 1400 – 1500 liter per detik sekarang hanya 80 liter per detik. Ini sebagai upaya kita respon dan peduli, walau memang tidak bisa mencukupi 100% paling tidak sedikit membantu. Terlebih di sini airnya belum layak komsumsi, ucapnya.

Di RW tersebut Perumda Tirtawening mengirim 2 unit tangki air. Kata Sonny karena Perumda hanya memiliki 14 tangki dihimbau yang akan menerima suplai air agar disediakan penampungan atau torn besar, sehingga saat loading atau menurunkan tidak butuh waktu lama sehingga bisa melayani wilayah yang lain.

Masih kata Sonny sebenarnya semua wilayah di Kota Bandung terdampak krisis air. Namun ada dampak kecil, sedang, dan berat.

“Kita ada 6 wilayah ada, wilayah 1 tidak begitu terdampak krisis air karena dekat, wilayah 2,3,4,5, dan 6 pasti terdampak krisis air karena suplai makin jauh makin kecil, belum lagi wilayah yang ketinggiannya cukup tinggi sehingga debit air dan tekanan tidak sampai,” ucapnya lagi.

Bagi warga yang ingin mendapat bantuan tersebut kata Sonny, bisa datang langsung ke kantor, via WA, atau melalui medsos dengan catatan berkelompok bukan individu. Untuk pembagian sendiri diserahkan ke aparat wilayah setempat.

Sonny juga menyampaikan pengiriman air ini akan berlangsung hingga air baku normal atau hujan kembali di wilayah cekungan Bandung.

Lanjut Sonny pelanggan yang hingga kini belum mendapat suplai air Perumda kemungkinan air tidak mengalir karena ada gangguan teknis atau debit kurang.

Dan karena secara hitung-hitungan suplay demand masih jauh. Perumda butuh 6000 sedang baru disuplai 2000 literan pasti banyak terganggu.

“Mohon sabar kita sedang mengerjakan proyek besar SPAM terintegrasi menghadirkan 3500 liter per detik. Air bakunya dari bendungan atau danau Saguling, ini untuk kesejahteraan semua. Kami tahun 2021 terakhir sudah mengajak anggota dewan ke lokasi pengambilan air baku di kota baru Parahyangan. Dan sekarang belum bisa ditindak lanjur karena sedang dilakukan evaluasi oleh BPKP dan tim independen dari Unpad, kalau sudut pandang sudah disamakan pemkot tidak ada alasan tidak mengijinkan,” tegas Sonny.




Kasus Kekerasan Anak Kian Marak, DP3A: Butuh Perhatian Serius!

bullying-kekerasan anak-perundungan

Edukasi Cegah Kekerasan Anak, DP3A Keliling Sekolah

BANDUNG, Prolite – Kasus kekerasan anak atau biasa disebut perundungan atau bullying saat ini banyak bermuncul, yang paling menghebohkan beberapa hari lalu adalah kasus di salah satu SMPN di Cilacap Jawa Tengah setelah sebelumnya kasus siswi SD dicolok matanya oleh kakak kelasnya.

Menanggapi itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung Uum Sumiati membenarkan bahwa kasus kekerasan anak banyak terjadi disekolah.

Karena itu selain memang memberikan edukasi ke sekolah pihaknya juga berkerjasama dengan forum anak Kota Bandung (Forkab) melaksanakan program ‘Abah Cekatan’ (aksi barudak Bandung cegah kekerasan anak).

“Aksi mereka ini sudah setahun lebih baik secara keliling langsug atau online seperti sempat di car free day, kampanye cegah dan berani lapor jika ada kekerasan antara teman sebayanya,” ujar Uum saat dihubungi.

DP3A sendiri kata Uum, tengah keliling ke 18 kecamatan dan baru 4 kecamatan yang didatangi guna penguatan edukasi tindak kekerasan kerjasama dengan kewilayahan, pol pp, kader PKK atau posyandu, babin kamtibmas, Babinsa, dan karang taruna.

“Semua jenis kekerasan di lingkungan rumah keluarga tapi kalau di sekolah itu kerjasama dengan forkab dan kepala sekolah termasuk pada waktu menjelang ppdb kita sudah mengumpulkan para kepala sekolah terkait untuk tidak terjadi kekerasan disekolah, dan ada yang langsung bermitra dengan forkab itu,” tegasnya.

“Ya kebetuan kita ambil yang tertinggi kasusnya yang jadi prioritas aja yang 18 itu. Kalau kasus kekeraasan ada di semua kecamatan. Kota Bandung ini tertinggi se-Jawa Barat,” ucapnya lagi.

Bila kasus tertinggi itu, kata Uum jangan dianggap selalu negatif terlebih ada program pemerintah pusat ke daerah dimana harus mengenjot pencegahan kekerasan.

Kata Uum, kekerasan perempuan dan anak ini seperti fenomena gunung es, namun semakin tinggi angka tercatat artinya perempuan yang mengalami kekerasan sudah berani lapor atau speak up.

“Abah Cekatan sendiri anak-anak menjadi pelopor cegah dan pelapor bila terjadi kekerasan. Dampak menyosialisaikan ini jadi banyak yang lapor ke kami UPT PPA sehingga tercatat otomatis angkanya naik. Jadi ada baiknya kalaupun naik berarti juga berani melapor ke kami, kasus muncul 3 4 tahun ke belakang itu karena tidak berani dan sekarang berani speak up,” pungkasnya.




2 Pelaku Aksi Pencabulan Terhadap Pelajar yang Dikenalnya Melalui Aplikasi Walla

Ilustrasi pencabulan (en.sun.mv).

2 Pelaku Aksi Pencabulan Terhadap Pelajar yang Dikenalnya Melalui Aplikasi Walla

BANDUNG, Prolite – Kasus pencabulan kembali terjadi di Kota Bandung, kini seorang pelajar laki-laki dicabuli oleh 2 orang tersangka yang penyuka sesame jenis.

Awal mula kejadian pencabulan terjadi karena seorang pelajar laki-laki yang berinisial D berkenalan dengan 2 pria melalui aplikasi Walla.

D diketahui berkenalan dengan 2 pria yakni AA (33) dan RK (29) yang sehari-hari berprofesi sebagai supir online.

Kedua pria penyuka sesame jenis itu menjebak D melalui aplikasi chat Walla untuk berkunjung ke indekosnya yang berada di wilayah Bandung Kidul.

Setelah D tiba di kossan kedua tersangka, tersangka langsung melampiaskan nafsu bejadnya kepada korban.

Aplikasi Walla merupakan aplikasi chatting yang diketahui berisi orang-orang dengan latar belakang homoseksual.

Republika
Republika

Walla sendiri sudah memiliki banyak penggunanya di seluruh dunia hampir 58 ribu pengikutnya.

Setelah kejadian yang menimpa anaknya, ia mengatakan ibu korban melaporkan pelaku kepada polisi. Petugas pun akhirnya berhasil menangkap dua pelaku tersebut.

Laporan yang dibuat oleh orang tua korban lantas, Satlantas Polrestabes Bandung langsung melakukan pencarian terhadap kedua tersangka tersebut.

Tidak membutuhkan waktu lama tersangka pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur AA dan RK berhasil diamankan oleh Satreskrim Polrestabes bandung.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa handpone tersangka dan korban yang digunakan untuk berkomunikasi.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan pelaku AA berkenalan dengan korban pada aplikasi chatting Walla. Tidak lama berselang, pada Ahad (24/9) lalu pelaku AA dan korban saling janjian untuk bertemu di kosan.

“Dari HP tersangka dan korban ada aplikasi Walla yang ternyata isinya kelompok homoseksual sesama jenis untuk mencari pasangan disalahgunakan di Indonesia. Ini aplikasi luar negeri 58 juta pengguna,” kata dia.

Korban yang saat itu berada di bawah tekanan kedua tersangka. Hingga kini pihak kepolisian masih mendalami kasus ini apakah masih ada korban-korban lainnya yang memiliki nasib sama seperti D.

Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono pun meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk bisa memblokir aplikasi Walla yang menjadi pintu masuk insiden memilukan itu terjadi.

Polisi pun berencana untuk mengirimkan surat ke Kemenkominfo supaya aplikasi Walla tersebut bisa segera diblokir.




34 Siswa di KBB Alami Keracunan Massal , Akibat Konsumsi Cimin

Ilustrasi keracunan massal (Aktual).

34 Siswa di KBB Alami Keracunan Massal , Akibat Konsumsi Cimin

Prolite – 34 Siswa SDN Jati 3 Desa Saguling, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami keracunan massal pada Kamis dini hari.

Kejadian yang mengakibatkan 34 siswa ini terjadi duduga karena jajanan cimin yang di jual di sekitar sekolah.

Jajanan berbahan dasar dari olahan aci ini lah yang menjadi dugaan sementara penyebab terjadinya keracunan masal siswa SDN Jati 3.

Seluruh korban keracunan massal sudah dilarikan ke Puskesmas dan sejumlah rumah sakit di wilayah Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.

Pikiran Rakyat
Pikiran Rakyat

Rata-rata korban mengalami gejala pusing, mual, muntah, diare hingga demam.

Kejadian bermula ketika para siswa yang sedang istirahat dan jajan cimin yang berada di sekitar sekolah sekitar pukul WIB.

Para siswa sudah merasakan gejala-gejala awal sejak Selasa 26 September 2023 hingga puncaknya di Hari kamis.

Kepala Puskesmas Saguling Burhan mengatakan puncak insiden massal itu terjadi pada Kamis (28/9) mulai pukul WIB hingga pagi hari.

“Untuk kasus keracunan massal ini, yang dirawat di puskesmas 15 orang, rawat jalan 13 orang, di RSCK 1 orang, RS Kartini 3 orang, klinik Assyida 1 orang, dan di RS Dustira itu 1 orang. Jadi sampai hari ini ada 34 orang,” ujar Burhan saat ditemui di Puskesmas Saguling, Kamis (28/9).

Camat Saguling Kemal Adhiyaksa mengatakan peristiwa ini bermula saat para siswa SDN 3 Jati itu mengeluhkan mual, diare, pusing, demam, dan muntah-muntah secara bersamaan. Gejala tersebut dirasakan para siswa usai mengonsumsi jajanan di sekolah.

Setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas dingga rumah sakit di wilayah Cimahi dan KBB kini kondisi para korban sudah berangsur membaik.

Untuk insiden yang mengakibatkan puluhan anak harus dilarikan ke rumah sakit karena keracunan masih menunggu perkembangan untuk melakukan uji laboratorium sampel makanan.

 




Status Darurat Sampah di Kota Bandung Diperpanjang Hingga 25 Oktober

darurat sampah

Penjabat Wali Kota Bandung Keluarkan Instruksi Penanganan Darurat Sampah

BANDUNG, Prolite – Masa darurat sampah di Kota Bandung diperpanjang hingga 25 Oktober 2023. Hal itu disampaikan Penjabat Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono, Rabu 27 September 2023.

Ia pun mengajak seluruh elemen di Kota Bandung untuk bergandengan tangan agar Kota Bandung segera mengakhiri masa darurat sampah ini.

Bambang akan mengeluarkan Instruksi Wali Kota dan Surat Edaran terkait pengelolaan sampah di Kota Bandung pada masa darurat sampah.

Di sisi lain, Bambang menyebut Pemkot Bandung juga masih menunggu upaya Pemprov Jabar dalam upaya normalisasi TPA Sarimukti.

“Betul, kami masih menunggu Pemprov Jabar (upaya penanganan TPA Sarimukti), tetapi tumpukan sampah terus berlangsung. Di sisi lain, kami harus bergerak dan tidak bisa sepenuhnya menunggu,” ujar Bambang.

Ia mengungungkapkan, Pemkot Bandung sedang dalam proses penjajakan untuk memanfaatkan lahan di Kabupaten Sumedang sebagai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.

Meski begitu, langkah ini baru sebatas penjajakan. Berbagai hal teknis masih perlu dikomunikasikan.

“Tentu perlu ada komunikasi agar kolaborasi (pemanfaatan TPA) ini bisa segera dilakukan,” katanya.

Berbagai upaya juga dilakukan Satgas Darurat Sampah Kota Bandung dengan rencana aksi sebagai berikut:

1. Mendorong normalisasi operasional TPA Sarimukti meliputi pembukaan Zona yang aman pasca kebakaran sebanyak 2 Zona, menambah jam operasional menjadi – WIB dan kapasitas truk yang bisa masuk sejenis tronton.

2. Pengangkutan di TPS yang masih overload dan masih dalam penanganan dengan jumlah sebanyak 95 TPS per hari Kamis 21 September 2023. Penanganan sampah di jalur rute jalan harian pada 55 titik lokasi.

3. Penanganan sampah pasar dengan penempatan mesin gibrik di Pasar Gedebage sebanyak 1 unit.

4. Pemanfaatan lahan seluas 1 Ha di Gedebage untuk pembuangan sampah anorganik residu dan pengolahan organik dengan kapasitas m3 setara dengan ton sampah.

5. Mendorong percepatan pemanfaatan TPA Cijeruk di Kabupaten Sumedang denga fasilitasi kebutuhan sarana dan prasarana, pengelolaan operasional, dan bentuk kompensasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

6. Penerbitan Instruksi Wali Kota Bandung tentang Pengelolaan Sampah Mandiri dan Berkelanjutan, dan kemudian menetapkan ketaatan warga dalam memilah dan mengolah sampah, serta pembentukan Kawasan Bebas Sampah (KBS) setiap RW menjadi indikator kinerja Camat dan Lurah.

7. Penguatan Satuan Tugas Pengelolaan Sampah Mandiri yang telah terbentuk di 30 Kecamatan dan ditindaklanjuti dengan pembentukan Satuan Tugas Tingkat Kelurahan.

8. Aktivasi Kawasan Bebas Samopah (KBS) yang telah terbentuk, dengan minimal 2 RW KBS di tiap Kelurahan maka akan terdapat 302 KBS yang telah melakukan pengelolaan sampah secara mandiri.

9. Mengoptimalkan Lubang Olah Organik yang telah dibuat di seluruh kecamatan dan kelurahan. Data sampai saat ini telah terdapat lubang dengan sampah organik terolah sebesar m3 dan 652 ton.

10. Memasifkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dengan melibatkan relawan dan kader PKK untuk melakukan pemilahan dan pengolahan sampah di sumber.

11. Penerapan dan penegakan hukum pengaturan/jadwal pembuangan sampah terpilah ke TPS dengan pengawasan oleh aparat kewilayahan, melibatkan unsur TNI dan Polri di 142 lokasi TPS dan titik rawan pembuangan sampah sembarangan.

12. Penambahan sarana dan prasarana melalui Bantuan Keuangan (Belanja Tidak Terduga) Provinsi Jawa Barat dan Pusat antara lain untuk pembelian Loader sebanyak 3 unit, Eskavator sebanyak 2 unit, Forklift 1 unit, Mesin Gibrik lengkap 3 set dan sarana prasarana lainnya.

13. Pemberian sarana dan prasarana pengolahan sampah organik antara lain Loseda (Lodong Sesa Dapur) sebanyak unit (untuk setiap rumah tinggal) yang bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Barat dan pusat atau CSR.

Di sisi lain, Ketua DPRD Kota Bandung mendorong adanya 100 kawasan bebas sampah baru, berkaca pada kondisi darurat sampah yang dihadapi Kota Bandung.

“Saat ini sudah ada 237 Kawasan Bebas Sampah. Tentu kami dorong ada 100 lagi. Hadirnya Satgas Penanganan Sampah juga diharapkan dapat bahu membahu dalam menangani masalah darurat sampah,” ujar Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan.

Selain itu, Tedy juga berharap kehadiran alat pengolah sampah Gibrik Mini dapat memberi dampak signifikan.

“Tentu kami akan supervisi (pengaruh Gibrik Mini). Bagaimana pengurangan sampah, dan lain sebagainya,” ujar Tedy.




Bapemperda DPRD Jawa Barat Menyoroti Urgensi Pembentukan Raperda Penyelenggaran Kepariwisataan

Bapemperda DPRD Jawa Barat Menyoroti Urgensi Pembentukan Raperda Penyelenggaran Kepariwisataan (Pemprov Jabar).

Bapemperda DPRD Jawa Barat Menyoroti Urgensi Pembentukan Raperda Penyelenggaran Kepariwisataan

BANDUNG, Prolite – DPRD Jawa Barat menyoroti Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan Provinsi Jawa Barat dibentuk untuk harmonisasi dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

Hal itu disampaikan Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jawa Barat, R Yunandar Rukhiadi Eka Perwira, Bandung, Selasa (26/9/2023).

Yunandar menjelaskan, Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan saat ini belum selaras dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, dan sudah tidak relevan lagi dengan tuntutan serta perkembangan kepariwisataan saat ini. Belum lagi, sudah banyak aturan lain terkait kepariwisataan dari pemerintah pusat yang harus segera disesuaikan.

“Dengan kata lain, Perda Nomor 8 Tahun 2008 tentang Penyelenggaran Kepariwisataan yang kita punya ini sudah out of date atau kadaluarsa. Sehingga perlu segera dilakukan perubahan, perbaikan atau harmonisasi,” jelas Yunandar.

Ditambah sejak 2015, pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sudah mempunyai dokumen terkait rencana strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang intinya menekankan pemerintah memandang penting sektor kepariwisataan demi pembangunan perekonomian nasional, pengembangan wilayah dan kesejahteraan masyarakat.

“Salah satu dari industri jasa ini pun telah memberikan kontribusi dalam menyumbangkan devisa, kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), dan tentunya menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Yunandar.

Kemudian, kontribusi pariwisata pun tak hanya ke pertumbuhan ekonomi tetapi berperan penting dalam pelestarian bidang sosial, budaya dan lingkungan, termasuk dianggap mampu meningkatkan rasa cinta tanah air.

“Saat ini pun kepariwisataan harus memenuhi hak asasi manusia, yaitu hak atas rekreasi. Rekognisi terhadap Pasal 24 dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia sudah disebutkan dalam konsiderans menimbang huruf B UU Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, dan hak untuk berekreasi juga menjadi bagian dari hak atas pekerjaan,” tegas Yunandar mengakhiri. *




Pelantikan Pengurus Hands For Help Bandung Dan Baksos Kepada Anak-anak

Pelantikan Pengurus Hands For Help Bandung Dan Baksos Kepada Anak-anak (prolitenews).

Pelantikan Pengurus Hands For Help Bandung Dan Baksos Kepada Anak-anak

BANDUNG, Prolite – Pengurus Yayasan Ibnu Sina Peduli (Hands For Help) Jakarta melakukan pelantikan Pengurus Hands For Help Bandung, ditunjuk Sani Afdhaluddin , SE Msi,Ak sebagai ketua Hand For Help cabang Bandung.

Pelantikan pengurus cabang Bandung sekaligus berbagi kebahagiaan melalui kegiatan Baksos kepada anak-anak di Bandung.

Melina Alaydroes, Ketua Umum Yayasan Ibnu Sina Peduli, mengatakan Pelantikan Hands For Help Bandung, merupakan bagian dari kampanye sosial Hands For Help di daerah-daerah.

Prolitenews
Prolitenews

“Pelantikan Hands For Help Bandung ini dimaksudkan untuk memperluas jangkauan baksos Hands For Help di Bandung dan sekitarnya sekaligus memperkenalkan Hands For Help kepada Masyarakat dan membantu masyarakat lebih luas lagi melalui kegiatan-kegiatan sosial”. Kata Melina.

Melina mengungkapkan,
Pelantikan Hands For Help Bandung merupakan perwakilan/cabang ke 4 Hands For Help selain di Jakarta, Makassar dan Cirebon. Selain Pelantikan, salah satu aksi nyata yang dilakukan yaitu Baksos untuk membantu anak-anak pada dua lokasi di Bandung Jawa Barat.

Prolitenews
Prolitenews

“Aksi nyata yang kami lakukan setelah pelantikan yaitu mengunjungi dan memberikan bantuan kepada anak-anak di Panti Asuhan Malikul Ala di lokasi di Kosambi Bandung dan Bantuan kepada Anak Anak warga sekitar area Kiaracondong Bandung Jawa Barat,”. Ungkap Melina

Harapan saya semoga dengan dilantiknya pengurus Hands For Help Bandung, Yayasan Ibnu Sina Peduli (Hands For Help) semakin maju, dikenal, dipercaya dan dapat membantu lebih banyak masyarakat dan semoga setiap kegiatan yang dilakukan untuk membantu sesama, menjadi ladang ibadah bagi keluarga besar Hands for Help. Amin

Selamat atas dilantiknya pengurus Hands For Help Bandung, selamat bekerja untuk melayani dan membantu masyarakat melalui kegiatan-kegiatan Baksos Hands For Help.




Nostalgia Generasi 90-an , Wartel dan Warnet Hadir di Paskal Food Market

Nostalgia generasi 90-an Paskal sulap jadi ada warnet dan wartel (suara).

Nostalgia Generasi 90-an , Wartel dan Warnet Hadir di Paskal Food Market

BANDUNG, Prolite – Mana nih suaranya kaum generasi 90-an, kita bernostalgia sedikit dengan kisah tahun 90-an dari sisi teknologi dan komunikasi.

Mungkin sudah tidak asing lagi buat generasi 90-an untuk berkunjung ke warung telekomunikasi atau yang di sebut wartel. Bukan hanya wartel aja warnet pun ada pada tahun 90-an.

Nah buat kalian yang ingin bernostalgia dengan momen-momen jaman dulu bisa langsung datang ke Paskal Food Market yang berada di Kota Bandung.

Di Paskal Foot Market Kota Bandung dari 23 September hingga 8 Oktober sedang berlangsung acara untuk bernostalgia era 90-an dengan mengujungi instalasi seni yang disulap jadi wartel dan warnet.

23Paskal
23Paskal

Acara ini digagas oleh PT Fliptech Lentera Inspirasi Pertiwi (Flip). Startup Flip mengajak masyarakat untuk merasakan kembali era 1990-an dengan menggelar acara berbentuk instalasi seni Ruang Nostalgia.

Acara ini akan membawa pengunjung dalam perjalanan nostalgia menyusuri aktivitas generasi 90-an dan perjalanan teknologi industri keuangan di Indonesia.

“Dalam aktivitas ini, Flip mempersembahkan misi khusus yang memungkinkan pengguna untuk mengeksplorasi pengalaman unik seperti mengunjungi warung telekomunikasi (wartel), warung internet (warnet), berinteraksi dengan teller bank, hingga menggunakan kacamata 3D, semua dengan sentuhan nostalgia yang mendalam,” kata Adhitya Insan Mahaputra, Brand Manager Flip.

Pengguna yang berhasil menyelesaikan misi Flip berkesempatan memenangkan hadiah utama berupa Samsung Z Flip 5 128gb, Airpods Gen 2, dan Air Purifier Philips. Masyarakat dapat berkunjung dan menikmati instalasi seni ini dengan bebas biaya masuk.

“Kami ingin membangun pengalaman yang tak terlupakan bagi masyarakat, memberikan kesempatan untuk bernostalgia dengan masa lalu sekaligus mengapresiasi bagaimana teknologi telah memperkaya hidup kita saat ini,” kata Adhitya Insan.

Selain menjadi momen nostalgia, acara ini juga mengajak masyarakat untuk merefleksikan peran teknologi keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi telah menjadi salah satu pilar dalam memajukan industri keuangan di Indonesia.