BPJS PBI Nonaktif, Farhan : Tak Perlu Khawatir

BPJS PBI Dinonaktifkan, Farhan : Tak Perlu Khawatir
BANDUNG, Prolite – Penonaktifan BPJS PBI di Kota Bandung tidak perlu dikhawatirkan menurut Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Malah kata dia pelayanan bagi pengguna BPJS PBI tetap berjalan seperti biasa.
“Saya besok akan rapat langsung ya dengan Dinkes, dengan RSUD, untuk memastikan bahwa pemerintah tetap harus memberikan layanan kesehatan terbaik, dengan akses yang mudah kepada masyarakat. Nah, detailnya, saya lagi cek dlu berapa banyak yang ada di kota Bandung, yang tetap harus kita berikan aksesnya,” tegas Farhan kepada wartawan.
Farhan menyampaikan bahwa sebenarnya sudah ada skema lain selain BPJS PBI, salah satu diantaranya Universal Health Covarage ( UHC). Namun Farhan ingin memastikan dahulu bahwa UHC itu bisa meng-cover.
“Salah satu yang parah itu kan thalassemia, cuci darah, itu bisa seberapa sering dan berapa lama, karena bagaimanapun juga memang ada keterbatasan,” lanjutnya.
Pengobatan bagi thalasemia sendiri kata Farhan sampai hari ini tidak ada masalah.
“Kalau sejauh ini sih nggak ada masalah apa-apa. Siapapun yang sudah terjadwal untuk melakukan cuci darah, ya cuci darah. Di RSUD Ujungberung, walaupun kapasitasnya sedikit, tapi antriannya tetap dilayani,” ucapnya.
Anggaran UHC sendiri kata dia masih ada, selain itu Farhan memastikan tidak ada pemangkasan anggaran seperti disampaikan menteri keuangan.
“Enggak ada hubungannya ini. Kan kita masih bisa memanfaatkan beberapa ruang fiskal yang ada di Kota Bandung, tapi bukan juga masuk ke dalam biaya tidak terduga atau dana darurat. Masih dalam kerangka anggaran untuk layanan kesehatan. Anggaran UHC Dinkes yang hafal, tapi perkiraam 200-an,” ujarnya.