“Labilitas atmosfer berada pada kategori ringan hingga kuat. Ini menjadi kondisi yang mendukung pertumbuhan awan konvektif skala lokal, terutama pada siang hingga sore hari,” kata Teguh Rahayu saat dikonfirmasi, Kamis 5 Maret 2026.
Selain itu, BMKG juga memantau pertumbuhan Bibit Siklon Tropis 90S di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah. Bibit siklon ini memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur hingga Bali.
Pada Rabu, 4 Maret 2026 pukul 13.10 WIB, hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah Jawa Barat, termasuk Bandung Raya. Di Stasiun Geofisika Kelas 1 Bandung, tercatat kecepatan angin mencapai 31,5 km/jam dengan intensitas hujan 17 mm/jam. Intensitas ini tergolong lebat dan berpotensi meningkatkan limpasan air permukaan yang dapat menyebabkan genangan hingga banjir.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan