Asuransi Jasindo Perkuat Literasi AUTP, Dorong Petani Lebih Tangguh Hadapi Risiko

Asuransi Jasindo Perkuat Literasi AUTP, Dorong Petani Lebih Tangguh Hadapi Risiko
BANDUNG – Asuransi Jasindo terus memperkuat komitmennya dalam memperluas literasi keuangan dan perlindungan asuransi hingga ke sektor produktif melalui kegiatan Literasi Asuransi bertajuk “Sharing Session h Sinergi Asuransi Usaha Tani Padi” (AUTP) yang dilaksanakan di Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Sumedang pada 4 dan 5 Februari 2026.
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema, menyampaikan perlindungan asuransi hadir sebagai bentuk pendampingan nyata bagi petani dalam menjaga keberlanjutan usaha taninya.
“Melalui literasi AUTP, petani diajak untuk lebih memahami berbagai risiko yang dapat terjadi dalam proses budidaya, seperti gagal panen akibat cuaca, serangan hama, maupun faktor lain yang berpotensi menimbulkan kerugian. Dengan perlindungan asuransi, petani diharapkan memiliki rasa aman dalam menjalankan usahanya sehingga dapat lebih fokus meningkatkan produktivitas,” ujarnya.
Ia menambahkan ketika terjadi hal-hal yang tidak diharapkan, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh para petani saja, tetapi juga keluarga, masyarakat, hingga pasokan pangan daerah. Karena itu, AUTP Asuransi Jasindo hadir untuk membantu petani tetap bangkit, melanjutkan usaha, dan terus berkontribusi bagi ketahanan pangan.
Kegiatan berlangsung secara interaktif, terbuka dan hangat. Peserta diajak berdialog langsung, berbagi pengalaman, sekaligus memahami perlindungan asuransi sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun ekosistem pertanian yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
“Dalam kesempatan ini, Asuransi Jasindo juga menegaskan pentingnya sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan komunitas petani agar program perlindungan yang dihadirkan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan,” kata Brellian.
Kabupaten Sumedang dan Tasikmalaya dipilih sebagai lokasi kegiatan literasi karena keduanya dikenal memiliki aktivitas pertanian padi yang cukup aktif serta peran strategis dalam mendukung pasokan pangan di wilayah Jawa Barat.
“Selain memiliki potensi produksi yang besar, kedua daerah ini juga merepresentasikan karakteristik wilayah pertanian yang beragam, sehingga menjadi ruang pembelajaran bersama dalam memetakan tantangan, memahami kebutuhan riil petani, serta merancang program perlindungan yang relevan berbasis kondisi wilayah,” jelas Brellian.
Ke depan, Asuransi Jasindo akan terus menghadirkan berbagai program literasi dan pendampingan serupa di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk senantiasa membersamai masyarakat, menghadirkan perlindungan yang mudah diakses, serta mendukung tumbuhnya kesejahteraan melalui layanan yang inklusif dan berkelanjutan.