Menurut Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, tingkat penggunaan Galaxy AI yang mendekati 90 persen menjadi indikator bahwa AI telah benar-benar menyatu dengan rutinitas digital pengguna. AI kini dipercaya sebagai alat bantu produktivitas, bukan sekadar fitur tambahan.
Kreativitas Lebih Praktis Berkat Artificial Intelligence
Tidak hanya soal kerja, AI juga membawa dampak besar dalam dunia kreatif. Hambatan teknis yang dulu memperlambat proses produksi konten kini semakin berkurang berkat fitur AI yang terintegrasi langsung di smartphone.
Photo Assist, misalnya, memungkinkan pengguna meningkatkan kualitas foto, menyesuaikan komposisi, hingga memperbaiki detail visual secara otomatis. Proses editing yang sebelumnya memakan waktu kini bisa dilakukan dalam hitungan detik.
Generative Edit membuka ruang eksplorasi yang lebih luas. Pengguna dapat memindahkan objek, menyempurnakan latar, atau memodifikasi elemen foto dengan hasil yang tetap terlihat natural. Fitur ini relevan bagi mereka yang aktif membuat konten digital, baik untuk kebutuhan personal maupun profesional.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan