“Pada dasarnya, kita ingin meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan ekonominya harus berkualitas. Salah satu syaratnya adalah pertumbuhan ekonomi harus disertai dengan tingkat inflasi yang terkendali,” kata Farhan saat Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Kota Bandung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Selasa (3/11/2026).
Farhan menyebut lima momentum berdekatan yang perlu diwaspadai, yakni Nataru, Imlek, Ramadan, Idulfitri, dan SPMB. Peningkatan aktivitas masyarakat pada periode tersebut berpotensi mendorong kenaikan harga sejumlah kebutuhan.
Sebagai strategi pengendalian inflasi, Pemkot Bandung bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan memperkuat pemantauan harga, memastikan ketersediaan stok pangan, serta menjaga kelancaran distribusi dari pasar induk ke pasar tradisional. Koordinasi dengan Bank Indonesia (BI), Badan Pusat Statistik (BPS), dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga diperkuat untuk mengantisipasi potensi gejolak harga.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan